Fokus Surabaya – JAKARTA – Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 14 September 2026, tidak hanya menjadi sorotan politik nasional, tetapi juga memunculkan reaksi tak terduga dari keluarganya. Yudo Achilles Sadewa, putra bungsu Purbaya, menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah mengunggah video dan komentar yang menyebut sang ayah kini bisa tidur lebih nyenyak dan akan kembali menekuni profesinya sebagai trader saham dan kripto.
Melalui akun Instagram pribadinya, Yudo mengunggah video pendek yang memperlihatkan dirinya tengah berada di sebuah taman. Dengan nada santai namun penuh syukur, ia menyatakan bahwa status ayahnya yang tak lagi menjabat sebagai menteri membuatnya bisa berbicara lebih bebas. “Sekarang Yudo udah bukan anak Menteri jadi boleh bebas asbun ya,” tulisnya dalam Instagram Stories, dikutip Selasa, 15 September 2026.
Dalam video tersebut, Yudo juga menyampaikan harapannya agar sang ayah meninggalkan dunia politik dan kembali menjadi trader. Menurutnya, profesi trader jauh lebih menguntungkan secara materi dibandingkan menjadi menteri. “Pensiun aja dari politik, enak jadi trader gajinya milyaran per bulan. Jadi Menteri gaji kecil, kerjanya nonstop ngurusin negara yang bawahan korup,” ujarnya.
Tak hanya itu, Yudo secara blak-blakan menyebut bahwa ayahnya kini bisa beristirahat dengan lebih tenang. “Guys akhirnya bapak bisa tidur nyenyak, aduh,” katanya. Ia kemudian menambahkan, “Jadi trader lagi guys bapak, nggak jadi Menteri lagi guys. Balik jadi trader.”
Unggahan tersebut langsung menuai beragam respons dari warganet. Hingga berita ini diturunkan, video yang diunggah di TikTok @Bitcoiners telah mendapatkan lebih dari 62 ribu like, 1.600 komentar, dan 6 ribu kali dibagikan ulang. Banyak warganet yang mengapresiasi keluguan Yudo, namun tak sedikit pula yang menyoroti gaya komunikasinya yang dianggap terlalu blak-blakan.
Purbaya Yudhi Sadewa sendiri menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Sebelumnya, ia merupakan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan pernah berkarier sebagai ekonom di Danareksa serta Direktur Utama PT Danareksa Securities. Ia juga pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Mei 2018 hingga September 2020.
Pencopotan Purbaya tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029. Presiden Prabowo menunjuk Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, sebagai penggantinya. Pelantikan Suahasil digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.
Usai dilantik, Suahasil menyatakan bahwa dirinya mendapat mandat langsung dari Presiden Prabowo untuk menyelesaikan masa Kabinet Merah Putih 2024-2029 sebagai Menteri Keuangan. “Melalui Bapak Presiden, Bapak Presiden memberikan arahan supaya saya menyelesaikan masa Kabinet Merah Putih 2024-2029 sebagai Menteri Keuangan,” kata Suahasil di Kantor Kemenkeu, Senin, 14 September 2026.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keuangan negara dan memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu mendorong pertumbuhan, stabilitas, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Suahasil berjanji akan melanjutkan program-program yang telah berjalan di Kementerian Keuangan.
Sementara itu, Purbaya sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait pencopotannya. Namun, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, ia pernah menyatakan tidak berminat kembali menjadi pejabat dan lebih memilih menikmati waktu dengan memancing. Pernyataan tersebut seolah diperkuat oleh komentar putranya yang menyebut Purbaya akan kembali menjadi trader.
Reaksi Yudo Achilles Sadewa ini menjadi cerminan bagaimana dinamika politik di Indonesia tidak hanya menyentuh para elite, tetapi juga keluarga mereka. Di satu sisi, publik melihatnya sebagai bentuk kejujuran dan kelegaan seorang anak atas beban yang selama ini ditanggung sang ayah. Di sisi lain, ada pula yang menilai bahwa pernyataan tersebut kurang etis mengingat posisi menteri adalah jabatan publik yang sarat tanggung jawab.
Terlepas dari pro dan kontra, peristiwa ini menambah panjang daftar momen viral yang lahir dari reshuffle kabinet. Publik kini menantikan langkah selanjutnya dari Purbaya Yudhi Sadewa, apakah benar-benar akan kembali ke dunia trading seperti yang dikatakan putranya, atau justru muncul kejutan lain di panggung politik nasional.
Yang jelas, pergantian Menteri Keuangan ini menandai babak baru dalam pengelolaan fiskal negara. Suahasil Nazara kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Sementara Purbaya, dengan segala kontroversi dan gaya komunikasi keluarganya, telah meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan dalam sejarah kabinet Merah Putih.
Pada akhirnya, kisah ini mengingatkan kita bahwa di balik setiap keputusan politik yang diambil oleh seorang presiden, terdapat manusia-manusia dengan cerita dan perasaan mereka sendiri. Yudo Achilles Sadewa, dengan segala keluguannya, telah memberikan wajah manusiawi pada sebuah peristiwa yang biasanya hanya dipandang dari kacamata kekuasaan.










