A− A+

Fokus Jepara – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Jumat (5/6/2026) dengan penurunan 0,10% atau 5,85 poin ke 5.833,93. Sebanyak 209 saham dibuka melemah, 205 menguat, dan 545 saham dibuka stagnan.

Pasar saham Indonesia mengalami tekanan jual yang dipicu oleh ketidakpastian dan rendahnya kepercayaan investor. Saham-saham besar seperti BBCA, BMRI, dan BREN mengalami penurunan harga.

Baca juga:

Tim riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak di kisaran level resistance 5.900 dan support di 5.700. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual pada saham-saham perbankan, namun beralih ke sektor energi dan komoditas.

Investasi saham tidak lagi menjadi milik orang kaya saja, karena dengan perkembangan teknologi finansial, siapa pun dapat menjadi investor. Maybank Sekuritas menawarkan aplikasi Maybank Trade ID yang memudahkan proses transaksi saham.

IHSG juga mengalami penurunan pada sesi I perdagangan Kamis (4/6) dengan penurunan 3,48% ke level 5.734. Sebanyak 683 saham melemah, 63 saham menguat, dan 62 saham stagnan.

Baca juga:

Kondisi ini menunjukkan bahwa IHSG masih mengalami tekanan jual yang kuat. Namun, dengan adanya aplikasi investasi saham yang memudahkan proses transaksi, investor dapat lebih mudah memantau dan mengelola portofolio mereka.

Investor perlu memahami bahwa investasi saham memiliki risiko, namun dengan strategi yang tepat dan pemahaman yang baik, investasi saham dapat menjadi pilihan yang menguntungkan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: