A− A+

Fokus Jepara – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang secara resmi impor robot humanoid dan quadruped buatan luar negeri, khususnya China. Langkah ini bertujuan melindungi rantai pasok kecerdasan buatan (AI) serta infrastruktur kritis AS dari ancaman siber dan pencurian data.

Komisi Komunikasi Federal (FCC) memasukkan perangkat robotik canggih dan inverter daya terkoneksi ke dalam daftar produk yang mengancam keamanan nasional pada Selasa, 28 Juli 2026. Pemerintah menilai robot asing berpotensi mengumpulkan data sensitif yang membahayakan keamanan warga.

Baca juga:

Sementara itu, di Indonesia, film Spider-Man: Brand New Day mencetak rekor sebagai film impor tercepat yang meraih 1 juta penonton di tahun 2026 sejauh ini. Film Marvel ini hanya butuh dua hari untuk menembus angka 1 juta penonton. Dirilis perdana pada 29 Juli, film MCU keempat Spider-Man tersebut sudah mencatatkan 1,020,178 penonton pada 30 Juli, dilansir Cinepoint.

Bea Cukai Tanjung Perak, Surabaya juga menemukan kasus temuan miras-suku cadang moge yang ditemukan di Terminal Teluk Lamong, Surabaya. Barang-barang ilegal tersebut kini berstatus Barang Dikuasai Negara (BDN) karena telah diberitahukan dalam dokumen impor, namun ditemukan ketidaksesuaian.

Langkah Donald Trump ini memukul pabrikan besar asal China seperti Unitree, produsen robot humanoid yang menguasai hampir seperlima pasar global. Pemerintah AS menduga robot-robot buatan Unitree dapat diretas dan dimanfaatkan oleh pihak asing untuk mengintai industri vital.

Baca juga:

Perusahaan otomotif Hyundai baru saja mengumumkan akuisisi Boston Dynamics dan berencana membangun pabrik robotik berkapasitas 30.000 unit per tahun di AS. Kebijakan blokir impor ini menjadi angin segar bagi industri robotik domestik AS.

Dalam kesimpulan, langkah Donald Trump membuktikan bahwa Amerika Serikat sangat mengutamakan keamanan nasional dan menginginkan produksi robotik nasional yang mandiri.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: