A− A+

Fokus Jepara – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, baru-baru ini mengungkapkan strategi unik yang digunakannya dalam pertandingan melawan Kamboja di Piala AFF 2026. Herdman memilih untuk mengawasi pertandingan dari tribun, bukan dari bangku cadangan, sebagai bagian dari evaluasi tim.

Menurut Herdman, keputusan ini sudah direncanakan sebelum pertandingan dan bertujuan untuk melihat hasil latihan tim selama tiga pekan terakhir. Dengan mengamati permainan dari tribun, Herdman dapat menilai organisasi permainan tim secara lebih menyeluruh.

Baca juga:

Timnas Indonesia sendiri tampil dominan dan menghajar Kamboja dengan skor telak 5-1. Mitchell Baker menjadi bintang kemenangan dengan mencetak hattrick. Herdman sangat puas dengan penampilan tim dan menyebut bahwa identitas permainan yang dibangun selama tiga pekan terakhir mulai terlihat di lapangan.

Herdman juga menyoroti bahwa tim memiliki kelompok pemimpin yang mampu mengambil tanggung jawab tanpa harus selalu bergantung pada arahan pelatih dari tepi lapangan. Ia menyebut bahwa ada enam pemain yang memiliki peran kepemimpinan di dalam skuad.

Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, juga menyatakan bahwa asisten pelatih Steven Vitoria akan dipersiapkan untuk menjadi pelatih kepala oleh Herdman. Ini menunjukkan bahwa Herdman memiliki rencana jangka panjang untuk mempersiapkan timnas Indonesia.

Baca juga:

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia menunjukkan kemampuan yang baik dan kompak. Herdman yakin bahwa timnas Indonesia memiliki potensi untuk menjadi tim yang kuat di kancah sepak bola Asia.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Herdman akan terus mempersiapkan timnas Indonesia dengan strategi yang matang dan terencana. Ia berharap bahwa timnas Indonesia dapat menjadi tim yang disegani di Asia dan dapat mencapai kesuksesan di turnamen-turnamen internasional.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: