A− A+

Fokus Jepara – Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu fase waktu paling agung dalam kalender Islam. Pada bulan ini, terdapat berbagai amal dan ibadah yang dianjurkan, termasuk puasa Dzulhijjah dan puasa Arafah. Puasa Dzulhijjah sendiri dijamin Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari: “Tidak ada hari di mana amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.”

Puasa Arafah merupakan puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah atau pada 9 Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan lantaran Hari Arafah termasuk hari yang penuh keutamaan, yakni hari pengampunan dosa dan hari bagi para jamaah haji untuk wukuf. Puasa ini anjurkan bagi muslim yang tidak haji.

Baca juga:

Ummul Mu’minin Hafsah menuturkan, “Sesungguhnya, Rasulullah SAW berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan.” (HR. Abu Dawud). Puasa Dzulhijjah sendiri dijamin Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari: “Tidak ada hari di mana amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.”

Terdapat berbagai amal dan ibadah yang dianjurkan di tiap fase, meliputi awal Dzulhijjah hingga akhir. Oleh sebab itu, umat Islam perlu mengetahui rentang waktu sekaligus catatan jadwal tanggal-tanggal penting Dzulhijjah yang dikonversikan ke Kalender Masehi untuk merencanakan ibadahnya.

Kemudian, penting untuk mengetahui bahwa Dzulhijjah 2026 dari tanggal berapa sampai tanggal berapa. Dikenal sebagai bulan haji dan bulan kurban, Dzulhijjah juga termasuk dalam jajaran Asyhurul Hurum (bulan-bulan suci) di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.

Baca juga:

Menurut informasi yang ada, bulan Juni 2026 bertepatan dengan dua bulan Hijriah, yaitu Dzulhijjah 1447 H dan Muharram 1448 H. Berikut rincian kalender Hijriah sepanjang bulan Juni 2026: Hari ini, Selasa 2 Juni 2026 bertepatan dengan tanggal 16 Dzulhijjah 1447 H.

Beberapa amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam di bulan Dzulhijjah antara lain: puasa Dzulhijjah, puasa Arafah, bertakbir, sholat Id, berkurban, dan puasa Ayyamul Bidh. Dengan mengetahui jadwal dan amalan-amalan tersebut, umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk memanfaatkan bulan Dzulhijjah dengan maksimal.

Sebagai kesimpulan, bulan Dzulhijjah merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadah dan memperoleh pahala yang berlimpah. Dengan memahami keutamaan puasa Dzulhijjah dan puasa Arafah, serta mengetahui jadwal dan amalan-amalan sunnah lainnya, umat Islam dapat memaksimalkan bulan Dzulhijjah untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di dunia dan akhirat.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.