A− A+

Fokus Jepara – Seorang wanita berinisial SN (51) ditemukan tewas dengan luka sayatan dan lebam dalam kamar kosnya di Jalan Putat Jaya Gang Lebar A, Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (25/6/2026) malam. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa enam orang saksi terkait insiden tersebut.

Para saksi yang diperiksa terdiri dari pemilik kos, warga setempat, hingga orang pertama yang menemukan jenazah korban. Dalam upaya mengungkap kasus ini, Kombes Pol Luthfie menegaskan bahwa kepolisian bekerja secara profesional menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI).

Baca juga:

Meskipun terdapat kendala di lapangan, ia optimistis pelaku dapat segera teridentifikasi. "Enam orang kemarin yang diperiksa, ada saksi, kemudian juga ada satu yang terus kami dalami. Termasuk juga pemilik rumah, kami periksa," ujar Luthfie di Mapolrestabes Surabaya, Senin (29/6/2026).

Luthfie tidak menampik bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman intensif terhadap salah satu saksi. Meski tidak merinci sosok saksi tersebut, ia memastikan penyelidikan tetap berjalan sesuai prosedur.

Kasus pembunuhan di kos Putat Jaya ini masih menjadi misteri. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan. Dengan menggunakan metode SCI, polisi berharap dapat menemukan petunjuk yang kuat untuk mengungkap kasus ini.

Baca juga:

Dalam beberapa hari terakhir, polisi telah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Namun, belum ada hasil yang konkret tentang identitas pelaku dan motif pembunuhan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, meminta doa dari warga Surabaya agar kasus ini segera terungkap. Ia juga memastikan bahwa polisi akan terus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan membawa pelaku ke pengadilan.

Dalam kesimpulan, kasus pembunuhan di kos Putat Jaya masih menjadi misteri yang belum terungkap. Polisi terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Dengan menggunakan metode SCI, polisi berharap dapat menemukan petunjuk yang kuat untuk mengungkap kasus ini.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.