Sport

Deniz Undav Gagal Jadi Penyelamat, Stuttgart Takluk 0-1 dari Dortmund yang Masih Sempurna

Deniz Undav Gagal Jadi Penyelamat, Stuttgart Takluk 0-1 dari Dortmund yang Masih Sempurna
Deniz Undav Gagal Jadi Penyelamat, Stuttgart Takluk 0-1 dari Dortmund yang Masih Sempurna
Daftar Isi
  1. Jalannya Pertandingan
  2. Bellingham dan Karetsas Mengubah Permainan
  3. Stuttgart Mengepung, Dortmund Bertahan
  4. Catatan Statistik
  5. Undav dan Duel yang Tak Berpihak
  6. Jeda Internasional dan Jadwal Padat Menanti
A− A+

Fokus Surabaya – Stuttgart – VfB Stuttgart harus mengakui keunggulan Borussia Dortmund pada laga pekan keempat Bundesliga 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di MHPArena, Sabtu (19/9) malam WIB, Stuttgart menyerah 0-1 dari tim tamu yang tampil tanpa cela sepanjang musim ini.

Kekalahan ini memperpanjang catatan pahit tuan rumah. Dari empat pertandingan yang sudah dijalani, Stuttgart baru mengumpulkan tiga poin dan tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara. Sementara itu, Dortmund memimpin papan atas dengan nilai sempurna, sembilan poin dari tiga laga sebelum pertandingan ini, dan kini menambah koleksi mereka menjadi 12 poin.

Baca juga:

Jalannya Pertandingan

Laga berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim saling menghormati dan lebih dulu fokus menutup ruang satu sama lain. Dortmund, yang datang dengan status belum terkalahkan, menguasai bola lebih banyak dengan catatan penguasaan 55 persen di babak pertama.

Peluang pertama Dortmund lahir pada menit keempat melalui sundulan Maximilian Beier yang masih bisa diantisipasi. Peluang berikutnya datang dari tendangan bebas Joey Veerman dari jarak 19 meter, namun bola melambung di atas mistar gawang Fabian Bredlow.

Stuttgart bukannya tanpa ancaman. Sebuah kesalahan di lini belakang Dortmund membuka peluang emas bagi Deniz Undav. Penyerang tim nasional Jerman itu tinggal berhadapan dengan kiper Gregor Kobel, tetapi penyelesaiannya mampu diblok dengan kaki oleh kiper asal Swiss tersebut. Momen itu menjadi salah satu peluang terbaik Stuttgart sepanjang pertandingan.

Menjelang turun minum, Joane Gadou melakukan sprint penting untuk memotong serangan balik Stuttgart yang dipimpin Ermedin Demirovic. Babak pertama berakhir tanpa gol, meski kedua tim sama-sama memperlihatkan intensitas tinggi.

Bellingham dan Karetsas Mengubah Permainan

Memasuki babak kedua, pelatih Niko Kovac melakukan perubahan. Jobe Bellingham dan Konstantinos Karetsas masuk menggantikan Veerman dan Ethan Nwaneri. Pergantian ganda itu terbukti menjadi kunci.

Pada menit ke-70, Karetsas melepaskan tembakan ke-10 Dortmund di laga tersebut, sekaligus menjadi tembakan pertama yang mengarah ke gawang. Tak lama berselang, keunggulan Dortmund akhirnya terwujud. Karetsas mengirim bola kepada Bellingham, yang kemudian melepas umpan matang ke kotak enam meter. Beier yang berlari masuk menyambut bola dengan penyelesaian rendah menggunakan sisi dalam kaki kanan. Skor berubah 1-0 untuk Dortmund.

Baca juga:

Karetsas nyaris menggandakan keunggulan tiga menit berselang. Felix Nmecha merebut bola dari serangan Stuttgart, membawa bola sepanjang lapangan, lalu mengirim umpan kepada pemain muda Yunani itu. Sayang, tembakannya hanya melebar beberapa sentimeter di sisi kanan gawang.

Stuttgart Mengepung, Dortmund Bertahan

Memasuki menit-menit akhir, Stuttgart meningkatkan tekanan. Tuan rumah memaksa Dortmund bermain lebih dalam dan bertahan di area sendiri. Pelatih Sebastian Hoeneb memasukkan Dzenan Pejcinovic dan Jamie Leweling untuk menambah daya gedor.

Namun, pertahanan Dortmund tampil disiplin. Pada menit 90+1, bek pengganti Ramy Bensebaini memblok tembakan Pejcinovic dan mengarahkannya menjadi sepak pojok. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Dortmund.

Catatan Statistik

Statistik Stuttgart Dortmund
Penguasaan Bola Babak I 45% 55%
Peluang Besar 1 (Undav) 3
Tembakan Tepat Sasaran 1 2
Gol 0 1 (Beier, 70′)

Kiper Dortmund, Gregor Kobel, kembali menjadi tembok kokoh di bawah mistar. Penyelamatan pentingnya atas Undav pada babak pertama menjadi momen krusial yang menjaga gawangnya tetap bersih hingga akhir laga.

Undav dan Duel yang Tak Berpihak

Bagi Deniz Undav, laga ini menjadi malam yang mengecewakan. Penyerang yang pernah bersinar bersama Brighton and Hove Albion itu beberapa kali terlibat dalam peluang berbahaya, tetapi selalu gagal menaklukkan Kobel. Ia ditarik keluar pada menit ke-64 dan digantikan Pejcinovic.

Undav memang dikenal sebagai penyerang yang tajam di kotak penalti. Namun, melawan Dortmund kali ini, ia harus mengakui keunggulan lini belakang lawan yang dikomandoi Waldemar Anton dan Nico Schlotterbeck.

Baca juga:

Jeda Internasional dan Jadwal Padat Menanti

Kemenangan ini membuat Dortmund menutup pekan keempat sebagai pemuncak klasemen. Bundesliga kini memasuki jeda internasional hingga 9 Oktober 2026. Setelah itu, Dortmund akan menghadapi jadwal luar biasa padat: sembilan pertandingan hanya dalam 30 hari, dimulai dengan laga kandang melawan Werder Bremen.

Bagi Stuttgart, jeda ini menjadi waktu berharga untuk membenahi pertahanan yang kerap bocor. Hoeneb harus menemukan keseimbangan antara daya serang dan soliditas lini belakang sebelum kompetisi bergulir kembali.

Kekalahan dari Dortmund menegaskan bahwa perjalanan Stuttgart musim ini tidak akan mudah. Sementara Dortmund, dengan rekor empat kemenangan beruntun pertama dalam 11 tahun, mengirim pesan jelas bahwa mereka serius menantang gelar juara Bundesliga musim ini.

Mungkin Anda Suka