Fokus Surabaya – Jakarta – PSSI akhirnya angkat bicara menanggapi rumor yang menyebut posisi John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia tengah digoyang. Isu ini mencuat setelah Herdman mengambil keputusan mengejutkan dengan mencoret sejumlah pemain sayap langganan, termasuk Eliano Reijnders dan Beckham Putra, dari skuad final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, PSSI menegaskan bahwa tidak ada agenda tersembunyi di balik keputusan tersebut dan menolak spekulasi mengenai pencopotan Herdman.
Ketua Umum PSSI, dalam keterangan resminya, menyatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh kepada Herdman untuk membangun tim sesuai dengan identitas permainan yang diinginkan. “Kami tidak pernah membicarakan pergantian pelatih. Fokus kami adalah mendukung penuh John Herdman dan stafnya untuk meraih hasil terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026,” ujar sumber di PSSI. Pernyataan ini sekaligus membantah kabar yang beredar di media sosial bahwa Herdman akan segera diganti jika gagal di turnamen tersebut.
Herdman sendiri menjelaskan alasan di balik pemanggilan Luke Vickery, winger Macarthur FC yang baru resmi menjadi WNI pada 16 Juli 2026. Menurutnya, keputusan ini murni taktis. Ia menilai mayoritas winger yang tersedia memiliki kecenderungan bermain sebagai inside forward, yang kurang efektif menghadapi tim-tim Asia Tenggara yang sering menumpuk pemain di area pertahanan. “Kami butuh pemain yang bisa melebar dan memberikan variasi serangan. Luke Vickery memiliki profil yang kami butuhkan untuk membuka ruang ketika lawan bertahan rapat,” jelas Herdman dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (24/9/2026).
Keputusan Herdman untuk mencoret pemain seperti Eliano Reijnders dan Beckham Putra memang mengundang tanda tanya. Namun, ia menegaskan bahwa pintu timnas tetap terbuka bagi siapa pun yang menunjukkan performa terbaik di level klub. “Sangat sulit menentukan 23 pemain. Bagi yang belum terpilih, teruslah bekerja keras. Penampilan di klub akan menceritakan kisahnya,” tambahnya. Herdman juga menepis anggapan bahwa pencoretan tersebut terkait dengan masalah loyalitas atau komitmen pemain terhadap timnas.
Luke Vickery, pemain berusia 20 tahun, diproyeksikan melakoni debut resmi saat Timnas Indonesia menghadapi laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jumat (25/9/2026). Kehadirannya diharapkan mampu menambah daya gedor Garuda dari sisi sayap. PSSI berharap keputusan Herdman dapat membawa hasil positif dan mengakhiri spekulasi yang tidak perlu.
Dengan dukungan penuh dari PSSI, John Herdman kini dapat fokus mempersiapkan tim menghadapi turnamen bergengsi tersebut. Isu pencopotan yang beredar diharapkan tidak mengganggu konsentrasi para pemain dan staf pelatih. Publik pun menantikan aksi Timnas Indonesia di lapangan, bukan rumor di luar lapangan.
Kesimpulannya, PSSI telah menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mencopot John Herdman. Keputusan pemanggilan Luke Vickery adalah bagian dari strategi taktis untuk menghadapi gaya permainan lawan di Asia Tenggara. Dukungan penuh diberikan agar Herdman dapat membawa Timnas Indonesia berprestasi di FIFA ASEAN Cup 2026.








