Sport

Al-Nassr Dihajar Al-Ain 4-0, Kemarahan Ronaldo Memuncak di Tengah Isu Investasi Bos AC Milan

Al-Nassr Dihajar Al-Ain 4-0, Kemarahan Ronaldo Memuncak di Tengah Isu Investasi Bos AC Milan
Al-Nassr Dihajar Al-Ain 4-0, Kemarahan Ronaldo Memuncak di Tengah Isu Investasi Bos AC Milan
Daftar Isi
  1. Kemarahan Ronaldo Memuncak
  2. Dinamika Liga Arab Saudi
  3. Isu Investasi Gerry Cardinale
A− A+

Fokus Surabaya – Kekalahan telak 4-0 yang diderita Al-Nassr dari Al-Ain pada laga pembuka fase liga AFC Champions League Elite 2026/2027 menjadi pukulan telak bagi klub Arab Saudi tersebut. Bermain di Stadion Hazza Bin Zayad, Al-Ain, Uni Emirat Arab, Selasa (15/9) waktu setempat, pasukan Ange Postecoglou tidak mampu membendung agresivitas tuan rumah dan harus pulang dengan kepala tertunduk.

Houssine Rahimi menjadi bintang kemenangan Al-Ain dengan mencetak dua gol. Ia membuka keunggulan pada menit ke-25, lalu menggandakan skor tak lama setelah babak kedua dimulai. Adiknya, Soufiane Rahimi, menambah gol ketiga delapan belas menit sebelum waktu penuh, sebelum akhirnya memberi umpan kepada Georgios Giakoumakis untuk melengkapi pesta empat gol Al-Ain.

Baca juga:

Cristiano Ronaldo, yang masih mengejar gol karier ke-980, nyaris memperkecil kedudukan melalui tendangan bebas di akhir pertandingan. Namun, kiper Khalid Eisa mampu mengamankan bola. Kapten timnas Portugal itu pun gagal mencatatkan namanya di papan skor.

Kemarahan Ronaldo Memuncak

Kekecewaan Ronaldo tidak hanya terlihat dari raut wajahnya. Pada pertengahan babak kedua, saat Al-Nassr tertinggal tiga gol, pemain berusia 41 tahun itu terlibat benturan dengan gelandang Al-Ain, Matias Palacios. Ronaldo terlihat menggunakan sikunya untuk melepaskan diri dari penjagaan, dan kedua pemain pun terjatuh. Wasit tidak memberikan hukuman kepada keduanya.

Menariknya, insiden serupa pernah terjadi pada November 2024, ketika Al-Nassr mengalahkan Al-Ain dengan skor 5-1 di kompetisi yang sama. Kekalahan 4-0 ini menjadi yang terberat bagi Ronaldo sejak Manchester United dihajar Brentford pada awal musim 2022/2023.

Pelatih Al-Nassr, Ange Postecoglou, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa para pemain telah memberikan segalanya, dan tanggung jawab atas kekalahan ini sepenuhnya ada di pundaknya. “Al-Nassr secara keseluruhan tampil buruk,” ujarnya singkat.

Hasil ini membuat Al-Nassr terpuruk di dasar klasemen wilayah barat tanpa poin dan selisih gol minus empat. Al-Ain sementara memuncaki klasemen dengan tiga poin. Masih ada tujuh pertandingan tersisa bagi Al-Nassr untuk mengejar posisi delapan besar dan lolos ke babak gugur.

Baca juga:

Dinamika Liga Arab Saudi

Kekalahan Al-Nassr menjadi bagian dari gambaran awal kompetisi domestik Arab Saudi yang berjalan ketat. Tujuh pertandingan dalam lima pekan telah menghadirkan berbagai cerita menarik, termasuk persaingan gelar yang memanas, performa impresif Ivan Toney, serta perpanjangan kerja sama dengan NEOM.

Pada pertandingan lain di wilayah timur ACL Elite, Johor Darul Ta’zim (JDT) harus puas bermain imbang 1-1 melawan Buriram United di Stadion Sultan Ibrahim, Gelang Patah, Malaysia. JDT unggul lebih dulu melalui Oscar Arribas, tetapi Buriram menyamakan kedudukan lewat Stefan Schimmer. Laga berlangsung panas hingga wasit mengusir Eddy Israfilov dan Kenny Dougall. Hasil ini menempatkan JDT di posisi ketujuh dan Buriram di peringkat keenam klasemen sementara wilayah timur.

Sementara itu, empat klub Arab Saudi lainnya mencatat hasil beragam. Al-Hilal mengalahkan Al-Gharafa 2-1 berkat penalti Ruben Neves dan gol Sergej Milinkovic-Savic. Al-Ahli dan Al-Ittihad masing-masing ditahan imbang 1-1 oleh Pakhtakor dan Al-Shamal, sedangkan Al-Qadsiah menang 2-1 atas Al-Wasl.

Isu Investasi Gerry Cardinale

Di tengah badai kekalahan, Al-Nassr justru dikaitkan dengan manuver bisnis yang jauh lebih besar. Gerry Cardinale, pemilik pengendali AC Milan melalui RedBird Capital Partners, dikabarkan mulai menjajaki peluang investasi di klub yang diperkuat Cristiano Ronaldo tersebut.

Pembicaraan itu masih berada pada tahap awal dan disebut sulit, sehingga belum ada kesepakatan pembelian saham maupun perubahan struktur kepemilikan. Namun, keterlibatan Cardinale menarik perhatian karena ia merupakan figur utama di balik restrukturisasi besar AC Milan setelah kegagalan musim lalu.

Baca juga:

Pada 25 Mei, RedBird mengumumkan perombakan menyeluruh dengan melepas CEO Giorgio Furlani, direktur olahraga Igli Tare, pelatih Massimiliano Allegri, dan direktur teknik Geoffrey Moncada. Rúben Amorim kemudian ditunjuk sebagai pelatih baru pada 16 Juni 2026 dengan mandat membangun sepak bola menyerang dan agresif.

Ketertarikan terhadap Al-Nassr tidak muncul saat RedBird mengambil langkah mundur, melainkan justru ketika Cardinale memperbesar keterlibatan operasionalnya di AC Milan sekaligus membangun jaringan olahraga lintas negara. Al-Nassr menawarkan profil berbeda karena membawa akses langsung menuju Saudi Pro League yang terus berupaya memperbesar nilai komersialnya.

Kekuatan terbesar Al-Nassr tentu berada pada Ronaldo, figur yang mengubah visibilitas global klub sejak bergabung pada akhir 2022. Hubungan itulah yang membuat potensi investasi Cardinale memiliki dimensi pemasaran jauh lebih besar dibandingkan sekadar membeli kepemilikan sebuah klub sepak bola.

Dengan performa tim yang sedang terpuruk dan isu investasi yang mulai mencuat, masa depan Al-Nassr berada di persimpangan. Di satu sisi, mereka harus segera berbenah untuk menyelamatkan kampanye ACL Elite. Di sisi lain, potensi masuknya modal internasional dapat mengubah lanskap klub secara fundamental. Apa pun yang terjadi, kombinasi antara ambisi bisnis dan tekanan di lapangan akan menjadi tontonan menarik bagi penggemar sepak bola dunia.

Mungkin Anda Suka