A− A+

Fokus Jepara – Di tengah kondisi ekonomi yang masih dipengaruhi pergerakan suku bunga dan inflasi, deposito tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih masyarakat Indonesia. Selain menawarkan risiko yang relatif rendah, deposito juga memberikan imbal hasil yang pasti dibandingkan tabungan biasa.

Bagi masyarakat yang ingin menyimpan dana selama satu tahun, perbandingan suku bunga deposito menjadi faktor penting sebelum menentukan pilihan bank. Sejumlah bank besar seperti BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan Permata Bank masih menawarkan produk deposito dengan tenor 12 bulan yang kompetitif pada tahun 2026.

Baca juga:

Berdasarkan informasi yang tersedia, suku bunga deposito tenor 12 bulan di BCA berada di kisaran 3 persen per tahun. Sementara itu, BRI dan BNI menawarkan bunga sekitar 2,5 persen hingga 3 persen per tahun, tergantung nominal simpanan dan kebijakan yang berlaku. Bank Mandiri menawarkan bunga sekitar 2,5 persen per tahun, sedangkan Permata Bank menjadi salah satu yang menawarkan bunga lebih tinggi, yakni sekitar 3,25 persen per tahun melalui layanan tertentu.

Perbedaan suku bunga tersebut memang terlihat kecil. Namun, jika dihitung untuk dana dalam jumlah besar, selisih imbal hasil yang diterima nasabah bisa cukup signifikan. Oleh karena itu, calon deposan perlu memperhatikan tingkat bunga, biaya administrasi, ketentuan pencairan, serta perlindungan dana sebelum membuka deposito.

Sebagai contoh, deposito senilai Rp100 juta dengan bunga 3,25 persen per tahun akan menghasilkan bunga kotor sekitar Rp3,25 juta dalam satu tahun. Setelah dipotong pajak deposito sebesar 20 persen, bunga bersih yang diterima nasabah menjadi sekitar Rp2,6 juta. Dengan demikian, nilai dana yang diterima saat jatuh tempo menjadi sekitar Rp102,6 juta.

Meski imbal hasil deposito lebih rendah dibandingkan beberapa instrumen investasi berisiko tinggi seperti saham atau kripto, banyak investor tetap memilih deposito untuk menjaga stabilitas portofolio. Deposito juga menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki tujuan keuangan jangka pendek hingga menengah dan mengutamakan keamanan dana.

Baca juga:

Pengamat keuangan menilai deposito masih relevan pada 2026, terutama bagi masyarakat yang ingin menghindari fluktuasi pasar. Selain itu, potensi perubahan kebijakan suku bunga acuan oleh bank sentral juga dapat memengaruhi tingkat bunga deposito yang ditawarkan perbankan dalam beberapa bulan ke depan.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk membandingkan penawaran dari berbagai bank sebelum menempatkan dana. Selain mengejar bunga tertinggi, penting juga memastikan bahwa dana tersimpan di bank yang memenuhi ketentuan penjaminan sehingga memberikan perlindungan tambahan bagi nasabah.

Perbandingan Bunga Deposito 1 Tahun 2026 dapat dilihat di bawah ini.

  • Bank: BCA
  • Bunga Deposito 12 Bulan: Sekitar 3,00% per tahun
  • Bank: BNI
  • Bunga Deposito 12 Bulan: Sekitar 2,50%–3,00% per tahun
  • Bank: BRI
  • Bunga Deposito 12 Bulan: Sekitar 2,50%–3,00% per tahun
  • Bank: Mandiri
  • Bunga Deposito 12 Bulan: Sekitar 2,50% per tahun
  • Bank: Permata Bank
  • Bunga Deposito 12 Bulan: Sekitar 3,25% per tahun

FAQ

Baca juga:
  • Apakah deposito masih menguntungkan pada 2026?
  • Ya. Deposito masih menjadi pilihan investasi berisiko rendah yang cocok untuk menjaga nilai dana dan mendapatkan imbal hasil tetap.
  • Bank mana yang menawarkan bunga deposito tertinggi?
  • Dari perbandingan saat ini, Permata Bank termasuk yang menawarkan bunga deposito tenor 12 bulan paling tinggi, sekitar 3,25 persen per tahun.
  • Apakah bunga deposito dikenakan pajak?
  • Ya. Bunga deposito dikenakan pajak sebesar 20 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Berapa keuntungan deposito Rp100 juta selama 1 tahun?
  • Dengan bunga 3,25 persen per tahun, bunga kotor sekitar Rp3,25 juta dan bunga bersih setelah pajak sekitar Rp2,6 juta.
  • Apa risiko deposito?
  • Risiko deposito relatif rendah. Namun, pencairan sebelum jatuh tempo biasanya dikenakan penalti sesuai kebijakan bank.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.