News

Kenaikan Harga Bahan Pokok di Garut Jelang Idul Adha 2026

Kenaikan Harga Bahan Pokok di Garut Jelang Idul Adha 2026
Kenaikan Harga Bahan Pokok di Garut Jelang Idul Adha 2026
A− A+

Fokus Jepara – GARUT – Menjelang perayaan Idul Adha yang jatuh pada tahun 2026/1447 Hijriah, Kabupaten Garut mengalami peningkatan harga pada sejumlah bahan pokok. Meskipun kenaikan ini tidak signifikan, hal ini menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berencana merayakan hari besar ini dengan mempersiapkan berbagai kebutuhan.

Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah daging sapi, yang merupakan salah satu bahan pokok utama saat Idul Adha. Peternak dan pedagang daging sapi di Garut melaporkan bahwa harga daging sapi segar mengalami kenaikan hingga 10% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan menjelang hari raya.

Baca juga:

Selain daging sapi, beberapa bahan pokok lain seperti beras, telur, dan sayuran juga menunjukkan tren kenaikan harga. Harga beras, misalnya, meningkat sekitar 5% akibat adanya faktor cuaca yang mempengaruhi hasil panen. Sementara itu, harga telur ayam mengalami lonjakan hingga 7%. Pedagang menilai bahwa faktor permintaan yang tinggi menjelang Idul Adha menjadi penyebab utama dari kenaikan harga ini.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Garut, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasar. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga agar tidak memberatkan masyarakat. “Kami akan melakukan langkah-langkah untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan mencegah spekulan yang bisa merugikan konsumen,” ujarnya.

Di sisi lain, para pedagang berharap agar kenaikan harga ini tidak berlanjut hingga hari H perayaan Idul Adha. Mereka juga meminta kepada pemerintah untuk melakukan operasi pasar agar harga dapat kembali stabil. “Kami hanya ingin mendapatkan keuntungan yang wajar, tetapi jika harga terus naik, konsumen akan memilih untuk mengurangi pembelian,” kata salah satu pedagang daging, Ahmad.

Baca juga:

Namun, di tengah kenaikan harga, sejumlah warga tetap optimis dan menyiapkan perayaan Idul Adha dengan membeli bahan-bahan yang diperlukan. Seorang warga Garut, Siti, mengatakan bahwa meskipun harga naik, ia tetap akan membeli daging untuk berkurban. “Idul Adha adalah momen penting bagi kami untuk berbagi, jadi kami tetap akan berusaha memenuhi kebutuhan meskipun harga sedikit lebih tinggi,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja. Masyarakat disarankan untuk membandingkan harga di berbagai pasar sebelum melakukan pembelian. Hal ini agar mereka bisa mendapatkan harga yang lebih baik dan tidak terjebak dalam harga yang tinggi akibat lonjakan permintaan.

Secara keseluruhan, meskipun terjadi kenaikan harga pada beberapa bahan pokok, masyarakat di Garut tetap menunjukkan semangat dalam menyambut Idul Adha. Pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga kestabilan harga agar perayaan bisa berlangsung dengan baik tanpa membebani masyarakat.

Baca juga:

Mungkin Anda Suka