Daftar Isi
Fokus Surabaya – Musim balap motor 2026 menghadirkan rangkaian cerita dramatis yang melampaui lintasan MotoGP. Dari sirkuit tanah di Missouri hingga aspal Cremona, sejumlah nama besar menorehkan sejarah baru, sementara para pembalap muda bersiap mengukir masa depan mereka di panggung grand prix.
Jorge Prado: Dari Lugo ke Puncak SMX Dunia
Jorge Prado resmi dinobatkan sebagai Juara Dunia SMX 2026 di Ridgedale, Missouri, setelah penampilan gemilang pada tiga ronde pascamusim. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu memulai balapan final dengan memegang plat merah pemimpin klasemen 450SMX, dan meski hanya menempati posisi ketiga dalam kualifikasi, ia tampil agresif di sirkuit Thunder Ridge Nature Arena.
Setelah finis kelima di Moto 1, Prado mencuri holeshot krusial di balapan kedua. Selama 17 lap ia memimpin dan mengunci kemenangan balapan sekaligus gelar 450SMX 2026. Pria 25 tahun asal Lugo, Spanyol, itu kini menambahkan gelar juara dunia kelas premier SMX ke dalam koleksinya, melengkapi dua gelar MXGP (2023, 2024) serta dua gelar MX2 (2018, 2019).
Konsistensi Prado sepanjang musim menjadi fondasinya. Di AMA Supercross ia mencatat dua podium, dua pole position kualifikasi tercepat 450SX, dan beberapa kemenangan Heat Race. Sementara di AMA Pro Motocross, ia finis keempat klasemen 450MX dengan lima podium, termasuk kemenangan 1-1 di final Ironman. Hasil tersebut membawanya masuk pascamusim SMX sebagai unggulan kedua, sebelum mengambil alih pimpinan klasemen lewat finis ketiga di Playoff 1 Columbus dan memperlebar jarak melalui kemenangan di Dignity Health Sports Park.
“Satu tahun lalu saya bahkan tidak berlaga di pascamusim SMX, tapi tim Red Bull KTM Factory Racing melakukan pekerjaan luar biasa,” ujar Prado. “Itulah yang dilakukan juara, mereka bangkit. Saya juara dunia empat kali karena suatu alasan.” Prado baru saja menandatangani perpanjangan kontrak multi-tahun dan akan mempersiapkan musim 2027.
Balapan di Missouri juga menjadi penutup karier legendaris Eli Tomac. Pembalap veteran itu finis ke-12 secara keseluruhan, mengakhiri karier hampir dua dekade dengan kenangan manis di atas KTM 450 SX-F FACTORY EDITION.
Bulega, Dominasi Sempurna dan Triple Crown Ducati
Di ajang WorldSBK, Nicolo Bulega mengunci gelar juara dunianya yang pertama di Cremona, Italia, dengan dua ronde masih tersisa. Pembalap Aruba.it Racing – Ducati itu finis kedua di balapan kedua, mengikuti rekan setimnya Iker Lecuona yang menyapu bersih akhir pekan Italia tersebut.
Bulega menjadi orang Italia pertama yang merebut gelar WorldSBK bersama Ducati, dan hanya juara Italia kedua dalam sejarah seri ini setelah Max Biaggi (Aprilia, 2010 dan 2012). Ia juga menjadi pembalap pertama yang menjuarai World Supersport dan World Superbike, setelah meraih gelar WorldSSP 2023.
Statistiknya luar biasa: dari 30 balapan pembuka, Bulega mencatat 26 kemenangan dan empat posisi kedua. Satu-satunya pembalap yang mampu mengalahkannya adalah Lecuona. Ia memenangi 21 balapan pembuka musim ini, dan digabung dengan empat kemenangan di akhir musim lalu, rekor beruntunnya mencapai 25 kemenangan sebelum diputus Lecuona di Donington Park. Ia juga meraih pole di sembilan ronde pembuka, dengan rekor sepuluh pole beruntun secara keseluruhan.
“Dia sempurna di setiap balapan, setiap kali menaiki motor,” puji Lecuona. “Ketika harus menang, dia menang. Saya sangat bahagia untuknya.”
Gelar Bulega melengkapi sapuan Ducati atas tiga gelar WorldSBK 2026: pembalap, konstruktor, dan tim. Kini Bulega bersiap melangkah ke MotoGP bersama VR46, tim yang pernah ia bela saat debut grand prix 2016. Ia telah menguji motor Ducati 850cc sepanjang 2026, meski sempat mengalami cedera bahu dari kecelakaan tes di Mugello. Sejumlah pembalap, terutama Pol Espargaro, menilai Bulega sebagai salah satu favorit kemenangan grand prix di awal musim depan.
Moto2 Eropa: Podium Australia dan Gelar Pawelec
Sementara itu, di MotorLand Aragon, Milan Pawelec memastikan gelar juara Moto2 European Championship keduanya secara beruntun pada ronde penultimate FIM MotoJunior 2026. Pembalap Polandia itu bangkit dari kegagalan mesin di balapan pertama untuk meraih kemenangan ketujuhnya musim ini.
Pembalap Australia mencuri perhatian. Harrison Voight finis hanya 0,137 detik dari kemenangan di balapan pertama, sementara Jacob Roulstone meraih podium Moto2 pertamanya di balapan kedua setelah penalti batas lintasan di lap terakhir menurunkan Voight dari posisi ketiga ke keempat.
Di kelas Moto3 Junior, Carlos Cano meraih kemenangan keempat beruntun, namun hanya unggul 0,037 detik atas Kiandra Ramadhipa setelah 13 lap. Giulio Pugliese melengkapi podium, 0,107 detik dari kemenangan. Fernando Bujosa bangkit dari kecelakaan di balapan pertama untuk meraih kemenangan Moto3 Junior pertamanya, sementara Marianos Nikolis finis ke-13 dari posisi start ke-19.
Gelar Moto3 Junior, Moto4, dan Stock akan ditentukan di final Misano, menutup musim yang penuh kejutan di level junior.
Peta Kekuatan Menuju 2027
Rangkaian hasil ini menggambarkan lanskap balap motor yang semakin kompetitif menjelang musim 2027. Prado memperkuat dominasi KTM di lintasan motocross Amerika, Bulega membawa momentum ke MotoGP bersama Ducati, dan generasi muda Australia serta Eropa menunjukkan potensi besar di kelas junior. Dengan perpindahan pembalap besar dan regulasi teknis baru, musim depan menjanjikan persaingan yang lebih sengit di semua kelas.








