Fokus Surabaya – Film horor komedi terbaru berjudul Paket Santet resmi tayang di bioskop Indonesia pada Kamis (24/9/2026) dan langsung mencatatkan 45 ribu penonton di hari pertama. Angka ini menjadi modal awal yang kuat bagi film tersebut untuk bersaing dengan film-film besar lainnya yang sedang tayang, seperti Operasi Pesta Copet yang telah menembus 504.170 penonton setelah 25 hari penayangan.
Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, capaian 45 ribu penonton di hari pertama menempatkan Paket Santet sebagai salah satu film dengan pembukaan terbaik di kuartal ketiga tahun ini. Meski demikian, perjalanan film ini masih panjang mengingat persaingan di bioskop yang semakin ketat, terutama dengan hadirnya film drama keluarga Istimewa yang juga baru saja tayang pada 17 September 2026 dan menyasar segmen penonton yang berbeda.
Paket Santet mengisahkan tentang sebuah paket misterius yang berisi santet dan menimbulkan serangkaian kejadian horor sekaligus komedi. Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor muda berbakat dan disutradarai oleh sineas yang sudah tidak asing lagi di industri film tanah air. Kombinasi genre horor dan komedi menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton yang ingin merasakan sensasi menegangkan namun tetap menghibur.
Sementara itu, Operasi Pesta Copet yang diproduksi oleh Imajinari masih menjadi fenomena tersendiri. Film yang disutradarai oleh Edy Khemod ini telah menembus lebih dari setengah juta penonton setelah 25 hari tayang. Keberhasilan tersebut menjadikannya sebagai film keenam Imajinari yang meraih lebih dari 500 ribu penonton. Film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, dan Kristo Immanuel, serta mengangkat cerita tentang aksi copet massal di festival musik Pestapora.
Di sisi lain, film Istimewa yang diproduksi oleh Kairos Film juga mencuri perhatian. Pada penayangan perdananya, film ini dihadiri oleh sekitar 7.500 anak penyandang disabilitas dari berbagai komunitas di Indonesia. Film yang disutradarai oleh Ruben Adrian ini mengangkat kisah lima anak yang mencari sosok ayah dan memiliki misi sosial berupa pembangunan Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi jika mencapai satu juta penonton.
Dengan dinamika perfilman Indonesia yang semakin semarak, kehadiran Paket Santet diharapkan dapat memberikan warna baru bagi industri perfilman nasional. Meskipun baru mencatatkan 45 ribu penonton di hari pertama, bukan tidak mungkin film ini akan terus mengalami peningkatan jumlah penonton seiring dengan promosi dan ulasan positif dari para penonton.
Bagi Anda yang belum sempat menonton, Paket Santet masih tayang di bioskop-bioskop kesayangan Anda. Jangan lewatkan keseruan dan ketegangan yang ditawarkan oleh film ini. Saksikan juga film-film lain seperti Operasi Pesta Copet dan Istimewa yang masih menghiasi layar lebar Indonesia.
Industri film Indonesia terus menunjukkan geliat positif dengan hadirnya berbagai judul berkualitas. Dukungan penonton menjadi kunci utama bagi keberlangsungan karya-karya anak bangsa. Mari ramaikan bioskop dan nikmati beragam cerita yang menginspirasi.





