Fokus Surabaya – Dunia musik pop punk kembali dilanda kabar duka. Chad Gilbert, gitaris sekaligus pendiri band New Found Glory, meninggal dunia pada Minggu, 20 September 2026, dalam usia 45 tahun. Kabar ini dikonfirmasi oleh pihak band dan sang istri, Lisa Cimorelli, melalui unggahan di media sosial.
Chad mengembuskan napas terakhirnya dengan tenang dalam tidurnya, dikelilingi oleh keluarga dan orang-orang terdekat. “Ia meninggalkan dunia ini dikelilingi teman-teman dan keluarga, dan mengambil napas terakhirnya dengan istrinya dan ibunya di sampingnya, tepat seperti yang ia inginkan,” tulis New Found Glory dalam pernyataan resmi, seperti dikutip dari Instagram @newfoundglory.
Kepergian Chad meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan band, dan para penggemar. Dalam pernyataan bersama, mereka mengenang Chad bukan hanya sebagai musisi legendaris, tetapi juga sebagai suami dan ayah yang luar biasa. “Ia adalah seorang musisi legendaris, tetapi pencapaian favoritnya adalah menjadi suami dan ayah. Mimpi terbesarnya menjadi kenyataan,” tambah mereka. Chad meninggalkan istri tercinta, Lisa, putrinya, Lily, ibunya, Jackie, serta saudara laki-lakinya, Brian.
Perjalanan Karier Chad Gilbert
Chad Gilbert memulai karier musiknya sejak remaja. Sebelum bergabung dengan New Found Glory, ia merupakan vokalis band hardcore Shai Hulud. Bersama band tersebut, ia merilis EP perdana berjudul A Profound Hatred of Man dan album Hearts Once Nourished with Hope and Compassion yang dianggap sebagai salah satu rilisan penting di skena hardcore.
Pada tahun 1997, Chad diajak untuk mengisi posisi gitaris New Found Glory yang kosong dan ikut membentuk band pop punk tersebut. Hanya beberapa bulan setelah terbentuk, NFG merilis EP perdana It’s All About the Girls, dan album pertama Nothing Gold Can Stay menyusul pada 1999. Popularitas mereka melesat berkat lagu-lagu hits seperti “Hit or Miss” dan “My Friends Over You”.
Selama hampir tiga dekade berkarya, Chad tidak hanya dikenal sebagai gitaris, tetapi juga penulis lagu utama dan produser. Ia terlibat dalam 11 album studio New Found Glory dan pernah memproduseri band-band seperti A Day to Remember, H2O, Terror, Fireworks, dan Trapped Under Ice. Gaya bermain gitarnya, racikan lagu hits, humor renyah, serta etos kerjanya sukses membentuk identitas New Found Glory seperti yang dikenal sekarang.
Perjuangan Melawan Kanker Langka
Di balik energinya di atas panggung, Chad rupanya telah lama bertarung dengan masalah kesehatan. Pada tahun 2021, ia didiagnosis mengidap pheochromocytoma, sejenis tumor langka yang tumbuh di kelenjar adrenal. Kondisi ini ditemukan setelah ia tak sadarkan diri di rumahnya. Pada Desember 2021, Chad menjalani operasi besar untuk mengangkat tumor tersebut, sekaligus mengangkat sebagian hatinya, kantong empedu, dan salah satu kelenjar adrenal.
Setelah operasi, hasil pemindaian sempat menunjukkan tidak ada lagi tanda kanker. Namun, perjuangannya belum berakhir. Pada 2022, dokter menemukan tumor lain di tulang belakangnya. Memasuki 2026, beberapa tumor baru muncul, termasuk di bagian otaknya, sehingga Chad harus menjalani operasi otak pada Februari. Meski demikian, pada Juni 2026, ia sempat membuat kejutan dengan tampil bersama NFG di sebuah panggung di Nashville. Ia tampil sambil duduk di atas mobility scooter dan membawakan lagu-lagu hits seperti “Hit or Miss” dan “My Friends Over You”.
Kabar kepergian Chad juga memicu gelombang ucapan duka dari musisi top dunia. Travis Barker dan Mark Hoppus dari Blink-182, Jeremy McKinnon dan Kevin Skaff dari A Day to Remember, band The Offspring, Dashboard Confessional, hingga Yellowcard menyampaikan pesan belasungkawa melalui Instagram.
Warisan dan Kenangan
Chad Gilbert akan selalu dikenang sebagai salah satu tokoh sentral dalam perkembangan musik pop punk. Dedikasinya terhadap musik dan keluarganya menjadi inspirasi bagi banyak orang. “Jumlah pengunjung yang menghampiri lobi rumah sakit dalam sekejap mata adalah bukti betapa tercinta dan dihargai Chad, dan selamanya akan begitu,” tutup pernyataan keluarga dan band.
Selamat jalan, Chad Gilbert. Musik dan semangatmu akan terus hidup di hati para penggemar.







