Daftar Isi
Fokus Surabaya – Jakarta – Dinamika hubungan internasional dan isu domestik Indonesia kembali mencuat ke permukaan dalam sepekan terakhir. Berbagai peristiwa yang melibatkan Tiongkok, baik secara langsung maupun tidak, menjadi perhatian publik. Mulai dari kasus dugaan perburuan penyu oleh warga negara asing di Raja Ampat, rencana pembukaan kantor perwakilan Taiwan di Filipina, seruan diplomatik Beijing terkait konflik Arab Saudi-Houthi, hingga kunjungan aktor Tiongkok ke Jakarta. Berikut ulasan lengkapnya.
WN Tiongkok Diduga Buru Penyu di Raja Ampat
Sebuah video yang memperlihatkan aksi diduga warga negara Tiongkok berinisial WS memburu penyu di perairan Piaynemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, viral di media sosial. Aksi tersebut memicu kemarahan publik dan mendapat respons tegas dari Direktorat Jenderal Imigrasi.
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. “Tentunya tidak akan kami biarkan WNA berbuat sesuka hati di Indonesia tanpa ada sanksi yang setimpal. Maruah bangsa harus kita jaga,” ujarnya di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Kasus ini menambah daftar panjang pelanggaran yang dilakukan warga asing terhadap kelestarian alam Indonesia. Raja Ampat yang dikenal sebagai jantung keanekaragaman hayati laut dunia menjadi saksi betapa pentingnya penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan.
Taiwan Buka Kantor Perwakilan di Cebu, Filipina
Dalam perkembangan terpisah, Taiwan dikabarkan akan membuka kantor perwakilan di Cebu, Filipina, pada akhir tahun ini. Langkah ini menjadi yang kedua setelah Manila dan diharapkan memperkuat koridor ekonomi Taiwan-Filipina, serta terhubung dengan koridor ekonomi Luzon yang dibentuk Amerika Serikat, Filipina, dan Jepang.
Kalangan akademisi menilai posisi Taiwan dan Filipina saling berkaitan erat di rantai kepulauan pertama dan sama-sama menghadapi tekanan Tiongkok. Ketegangan antara Tiongkok dan Filipina belakangan ini pun dinilai menjadi momentum tepat untuk mempererat hubungan kedua negara.
Tiongkok Serukan Dialog Arab Saudi-Houthi
Di panggung global, Tiongkok menyerukan pengendalian diri dan dialog di tengah meningkatnya serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun menyatakan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban sipil dan kerusakan infrastruktur.
“Serangan terhadap infrastruktur sipil yang menyangkut kehidupan masyarakat tidak dapat diterima,” kata Guo di Beijing, Senin (14/9/2026). Ia menegaskan bahwa kedaulatan dan keamanan semua negara harus dihormati, dan satu-satunya jalan keluar adalah menyelesaikan perselisihan melalui cara-cara politik dan diplomatik.
Seruan ini muncul setelah Houthi meningkatkan serangan rudal dan drone ke sejumlah kota di Arab Saudi. Sedikitnya 73 warga sipil dilaporkan terluka. Konflik Yaman yang telah berlangsung hampir 12 tahun kembali memanas setelah periode relatif tenang sejak April 2022.
Aktor Tiongkok Cheng Lei Ingin Kembali ke Jakarta
Di sisi lain, aktor Tiongkok Cheng Lei menyapa penggemar Indonesia dalam jumpa pers sebagai Global Ambassador iQIYI di Sheraton Grand Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Pria yang juga dikenal sebagai Ryan Cheng itu mengaku terkesan dengan kehangatan Jakarta.
“Saya baru tiba di Jakarta dan belum sempat menjelajah banyak. Namun, saya sudah merasakan budaya dan cuaca Jakarta yang begitu hangat,” ungkapnya. Ia pun berkeinginan untuk kembali dan mengunjungi pantai serta pelabuhan di Jakarta.
Kedatangan Cheng Lei disambut antusias oleh penggemar. Ia juga mempromosikan drama terbarunya, “The Leading Star,” yang akan memperkenalkan destinasi wisata Tiongkok.
Astrologi Tiongkok: Shio yang Punya Banyak Koneksi
Dalam ranah lifestyle, astrologi Tiongkok kembali menjadi perbincangan. Sejumlah shio diyakini memiliki kemampuan bergaul yang kuat sehingga mudah membangun pertemanan dan membuka peluang rezeki. Shio Babi, misalnya, dikenal ramah, hangat, dan senang membantu, sehingga mudah diterima dalam lingkungan sosial. Kemampuan menjalin hubungan ini dipercaya membuka berbagai kesempatan baru, termasuk dalam karier dan bisnis.
Dari kasus lingkungan di Raja Ampat hingga manuver geopolitik di Filipina dan Yaman, Tiongkok memainkan peran yang signifikan dalam berbagai isu global. Sementara itu, hubungan people-to-people melalui budaya dan hiburan terus mempererat ikatan antara Tiongkok dan Indonesia. Semua mata akan terus tertuju pada langkah Beijing berikutnya, terutama dalam menjaga stabilitas kawasan dan kerja sama internasional.









