Dunia

Korsel dalam Sorotan: Ledakan Belanja Turis di Myeongdong hingga Polemik Asian Games 2026

Korsel dalam Sorotan: Ledakan Belanja Turis di Myeongdong hingga Polemik Asian Games 2026
Korsel dalam Sorotan: Ledakan Belanja Turis di Myeongdong hingga Polemik Asian Games 2026
Daftar Isi
  1. Myeongdong, Magnet Belanja Turis di Korsel
  2. Polemik Akomodasi Asian Games 2026: Atlet Korsel Keluhkan Tempat Tidur Pendek hingga Wastafel Bocor
  3. FC Seoul vs Persib Bandung: Duel Sengit di ACL Two 2026/2027
  4. Kesimpulan
A− A+

Fokus Surabaya – Korea Selatan kembali menjadi perhatian dunia, bukan hanya karena pesona budayanya, tetapi juga dinamika yang terjadi di berbagai sektor. Mulai dari lonjakan belanja turis asing yang terkonsentrasi di Distrik Jung-gu, Seoul, hingga persiapan Asian Games 2026 yang menuai kritik terkait akomodasi atlet. Simak ulasan lengkapnya.

Myeongdong, Magnet Belanja Turis di Korsel

Distrik Jung-gu di Seoul mencatatkan hampir seperempat dari total belanja menggunakan kartu asing untuk keperluan belanja di Korea pada kuartal kedua tahun 2026. Menurut data Korea Tourism Organization (KTO), total nilai transaksi kartu kredit terbitan luar negeri mencapai 2,36 triliun won (sekitar Rp30,95 triliun) secara nasional, dengan kontribusi sebesar 568,4 miliar won berasal dari Jung-gu. Jumlah pendapatan distrik itu naik 24,1 persen dari 20 persen pada tahun sebelumnya.

Baca juga:

Myeongdong dan Sogongdong merupakan lokasi gerai utama toserba Lotte dan Shinsegae, toko bebas bea di pusat kota, serta berbagai toko mode. Tak heran dua kawasan ini menjadi pusat perbelanjaan utama bagi wisatawan. Konsentrasi belanja ini terlihat paling menonjol di toserba, gerai ritel, dan supermarket besar. Jung-gu menyumbang 38 persen dari total belanja kartu asing secara nasional di tempat-tempat tersebut pada kuartal kedua, dengan nilai transaksi sebesar 385,5 miliar won dari total 1,02 triliun won (Rp13,37 triliun).

Analisis terpisah yang dilakukan oleh Lotte Members menggunakan data KTO untuk bulan Mei 2026 menunjukkan bahwa kawasan Myeongdong saja menyumbang 27,8 persen dari total belanja wisatawan asing secara nasional. Myeongdong berada di urutan pertama, kemudian diikuti oleh Seongsudong dengan pangsa 5,7 persen, Jamsildong sebesar 4,6 persen, dan Yeouido-dong sebesar 3,2 persen.

Data KTO juga menunjukkan meningkatnya popularitas kawasan Seongsudong di antara turis. Jumlah pengunjung asing ke Seongdonggu, yang mencakup Seongsudong, meningkat 60,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara Yeongdeungpogu, sebuah wilayah yang mencakup Yeouido, mencatat kenaikan sebesar 27,6 persen. Angka pertumbuhan kedua wilayah tersebut melampaui pertumbuhan jumlah pengunjung di Jung-gu yang tercatat sebesar 25,5 persen.

Polemik Akomodasi Asian Games 2026: Atlet Korsel Keluhkan Tempat Tidur Pendek hingga Wastafel Bocor

Persiapan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diwarnai keluhan serius dari kontingen Korea Selatan terkait akomodasi. Tim basket putra Korea Selatan bahkan menyebut kondisi penginapan sebagai yang ‘terburuk yang pernah ada’. Wakil Presiden Asosiasi Bola Basket Korea Selatan (KBA), Jung Jae Yong, mengaku sangat kecewa dengan kondisi kabin yang tidak layak. “Berdasarkan pengalaman saya, ini adalah yang terburuk sepanjang sejarah,” kata Jung kepada AFP.

Baca juga:

Keluhan semakin mengemuka setelah pemain tim basket Korea Selatan, Byeon Jun Hyeong, mengunggah video kondisi kabinnya di media sosial. Dalam video tersebut terlihat wastafel yang bocor hingga membuat lantai kabin tergenang air. “Please help us,” tulis Byeon dalam unggahannya. Jung juga menuding panitia belum memberikan respons memadai terhadap keluhan Korea Selatan. “Penyelenggara sampai sekarang belum mengatakan apa pun,” katanya. “Kami sangat khawatir dan sedang melakukan pembahasan secara intensif dengan Komite Olahraga dan Olimpiade Korea mengenai apa yang harus dilakukan.”

Seorang pejabat Komite Olahraga dan Olimpiade Korea Selatan (KSOC) mengakui masih terdapat kekurangan akomodasi serius di kawasan Aichi-Nagoya. “Saat ini, terdapat kekurangan akomodasi yang serius, bukan hanya untuk seluruh delegasi Korea Selatan di Asian Games, tetapi juga untuk delegasi dari seluruh dunia di kawasan Aichi-Nagoya,” ujar pejabat KSOC tersebut. Persoalan tempat tinggal tidak hanya menjadi keluhan delegasi Korsel. Filipina juga menghadapi situasi serupa meski seluruh atletnya telah mendapatkan kamar. Presiden Komite Olimpiade Filipina, Abraham Tolentino, mengatakan sebagian ofisial seperti pelatih harus dipindahkan ke hotel berbeda dan bahkan Airbnb.

Penyelenggara sempat beralasan tidak memiliki tenaga maupun anggaran yang cukup untuk menangani lonjakan jumlah peserta. Olympic Council of Asia kemudian menegaskan, seluruh peserta akan mendapatkan tempat tinggal. Sebagai alternatif, kapal pesiar Costa Serena dijadwalkan tiba di Nagoya pada Selasa dan akan menjadi tempat tinggal sekitar 4.000 hingga 5.000 atlet. Sementara peserta lainnya akan ditempatkan di sejumlah hotel, termasuk di Tokyo untuk cabang renang, loncat indah, dan berkuda.

FC Seoul vs Persib Bandung: Duel Sengit di ACL Two 2026/2027

Di dunia sepak bola, FC Seoul akan menjamu Persib Bandung pada laga perdana Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 di Seoul World Cup Stadium, Rabu (16/9) pukul 19.00 WIB. Persib datang dengan modal buruk setelah kalah 1-2 dari Persija Jakarta di pekan kedua Super League 2026/2027. Meski demikian, tim berjuluk Pangeran Biru itu bertekad mencuri poin di kandang lawan.

Baca juga:

FC Seoul sendiri memiliki tiga pemain yang baru saja dipanggil ke Timnas Korea Selatan dan wajib diwaspadai Persib. Pertama, kiper Sung-yun Gu, penjaga gawang senior berusia 32 tahun. Musim ini ia sudah bermain 29 kali di semua ajang, kebobolan 23 gol, dan mencatat 13 kali nirbobol. Sang kiper juga sudah mencatat lima caps bersama Timnas Korsel. Kedua, ada bek Jun Choi, yang kini berusia 27 tahun. Berposisi sebagai bek kanan, ia sudah bermain 28 kali musim ini dengan catatan satu assist. Ia juga sudah dua kali membela timnas senior negaranya. Ketiga, ada Seung-won Jeong yang berposisi sebagai pemain sayap kanan. Berusia 29 tahun, ia juga sudah punya dua caps bersama negaranya. Musim ini, ia bermain 29 kali dengan catatan delapan gol dan tujuh assist di Liga Korea Selatan.

Pelatih Robert Moreno memanggil 30 pemain untuk jeda internasional bulan September dan Oktober. Korea Selatan akan melawan Ekuador, Uruguay, Venezuela, dan Uzbekistan. Dari 30 nama, 12 di antaranya berasal dari Liga Korea Selatan, tiga dari FC Seoul. FC Seoul jadi penyuplai pemain terbanyak, sama dengan catatan Jeonbuk Hyundai Motors dan Ulsan HD.

Kesimpulan

Dinamika di Korea Selatan menunjukkan berbagai wajah: dari gemerlapnya pusat perbelanjaan yang menjadi favorit turis, tantangan penyelenggaraan event olahraga internasional, hingga persaingan sengit di lapangan hijau. Semua ini menjadi cerminan bahwa Korsel tetap menjadi pusat perhatian di kancah global, baik sebagai destinasi wisata maupun sebagai kekuatan olahraga yang patut diperhitungkan.

Mungkin Anda Suka