Fokus Surabaya – Laga panas bertajuk El Clasico Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta berakhir dengan kekecewaan mendalam bagi kubu Maung Bandung. Meskipun puluhan ribu Bobotoh telah membentangkan tifo megah sebagai bentuk dukungan luar biasa, hasil akhir tidak sesuai harapan. Pelatih Persib, Igor Tolic, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para pendukung setia.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Igor Tolic mengakui bahwa timnya tidak tampil sesuai harapan, terutama pada satu jam pertama. “Pertama-tama minta maaf untuk fans semua, Bobotoh. Di 60 menit pertama kita tidak bermain bagus, tapi 30 menit terakhir kita menunjukkan kalau kita layak seperti halnya Persib bermain. Kita bisa ada pressing di situ, kita bisa berani untuk ambil risiko,” ujarnya.
Persib sempat memberikan harapan ketika Balsa Sekulic mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-81 setelah menerima umpan dari Luka Menalo. Namun, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan. Persija kembali mencetak gol pada menit-menit akhir melalui sundulan Ivan Mamut yang memanfaatkan umpan silang Stjepan Loncar. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Persija setelah 3-4 tahun gagal mengalahkan Persib.
Igor Tolic menyebut ada beberapa kesalahan kecil yang terjadi dalam pertandingan. “Ada sedikit miss-lah di pertandingan tapi tidak terlalu banyak. Terakhir, selamat untuk Persija, lama dia tidak menang dengan kita,” tambahnya. Pernyataan senada disampaikan oleh Luka Menalo. Pemain asal Bosnia Herzegovina itu menerima hasil pertandingan dengan lapang dada dan mengakui Persija memang layak merayakan kemenangan. Bagi Menalo, Persib tidak cukup beruntung dalam pertandingan yang berlangsung di hadapan puluhan ribu pendukung Persija tersebut.
Meski demikian, dukungan Bobotoh tetap menjadi sorotan. Tifo megah yang dibentangkan di stadion menunjukkan loyalitas tanpa batas. Namun, Igor Tolic menilai bahwa dirinya dan tim belum pantas mendapatkan dukungan sebesar itu jika belum mampu membawa gelar juara. “Belum pantas, harus bawa juara,” tegasnya.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persib yang tengah berjuang di kompetisi. Para pemain dan staf pelatih diharapkan segera bangkit untuk menghadapi laga selanjutnya. Sementara itu, Persija Jakarta berhasil memanfaatkan momentum dan meraih poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Dengan hasil ini, Persib harus segera melakukan evaluasi menyeluruh. Igor Tolic dituntut untuk mampu mengembalikan performa terbaik Maung Bandung. Dukungan Bobotoh yang luar biasa harus dibayar dengan prestasi, bukan sekadar permainan impresif di 30 menit terakhir. Jalan masih panjang, dan target juara harus tetap dikejar.
Sebagai kesimpulan, laga El Clasico kali ini menyisakan cerita pahit bagi Persib. Tifo megah Bobotoh menjadi saksi bisu kekecewaan, sementara Igor Tolic mengakui timnya belum pantas mendapatkan dukungan tersebut tanpa gelar juara. Kini, fokus beralih ke pertandingan berikutnya dengan tekad bangkit dan membawa pulang trofi yang dinanti.








