Fokus Jepara – Garut, 8 Juni 2026 – Kecelakaan truk pengakut bantuan pangan yang terjadi beberapa hari lalu di Garut telah menimbulkan reaksi keras dari Front Mahasiswa Garut (FMG). Organisasi mahasiswa ini menuntut agar pimpinan Jasa Prima Logistik (JPL) dan Bulog dievaluasi dan dicopot dari jabatannya. Menurut FMG, kecelakaan tersebut menunjukkan bahwa keamanan dan keselamatan pengiriman bantuan pangan tidak dapat dipastikan.
FMG menyebutkan bahwa kecelakaan truk tersebut merupakan salah satu contoh dari kesalahan dan kelemahan yang dialami oleh JPL dan Bulog dalam mengelola pengiriman bantuan pangan. Mereka menuntut agar pimpinan kedua perusahaan tersebut diadili dan dicopot dari jabatannya sebagai tindakan tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
FMG juga menyerukan agar pemerintah segera melakukan tindakan untuk memperbaiki sistem pengiriman bantuan pangan dan meningkatkan keamanan serta keselamatan pengiriman tersebut. Mereka menekankan bahwa bantuan pangan harus disampaikan kepada masyarakat yang membutuhkannya dengan cara yang aman dan efektif.
FMG juga menekankan bahwa kecelakaan truk tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga mempengaruhi citra dan kredibilitas JPL dan Bulog. Mereka menuntut agar pimpinan kedua perusahaan tersebut diadili dan dicopot dari jabatannya sebagai tindakan tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
FMG juga menyerukan agar masyarakat segera menyadari pentingnya keamanan dan keselamatan pengiriman bantuan pangan. Mereka menekankan bahwa masyarakat harus memperhatikan dan mengawasi pengiriman bantuan pangan agar dapat disampaikan dengan aman dan efektif.
FMG juga menekankan bahwa kecelakaan truk tersebut menunjukkan bahwa keamanan dan keselamatan pengiriman bantuan pangan masih menjadi masalah serius. Mereka menuntut agar pemerintah segera melakukan tindakan untuk memperbaiki sistem pengiriman bantuan pangan dan meningkatkan keamanan serta keselamatan pengiriman tersebut.
FMG juga menyerukan agar masyarakat segera menyadari pentingnya keamanan dan keselamatan pengiriman bantuan pangan. Mereka menekankan bahwa masyarakat harus memperhatikan dan mengawasi pengiriman bantuan pangan agar dapat disampaikan dengan aman dan efektif.
FMG juga menekankan bahwa kecelakaan truk tersebut menunjukkan bahwa keamanan dan keselamatan pengiriman bantuan pangan masih menjadi masalah serius. Mereka menuntut agar pemerintah segera melakukan tindakan untuk memperbaiki sistem pengiriman bantuan pangan dan meningkatkan keamanan serta keselamatan pengiriman tersebut.








