Sport

Piala Asia AFC 2027: Timnas Indonesia U20 TC di China, Persib Cetak Sejarah di Seoul

Piala Asia AFC 2027: Timnas Indonesia U20 TC di China, Persib Cetak Sejarah di Seoul
Piala Asia AFC 2027: Timnas Indonesia U20 TC di China, Persib Cetak Sejarah di Seoul
Daftar Isi
  1. Timnas Indonesia U20 TC di China
  2. Persib Bandung Cetak Sejarah di Seoul
  3. Teja Paku Alam Jadi Pahlawan
  4. Kondisi Julio Cesar
A− A+

Fokus Surabaya – Jelang bergulirnya Piala Asia AFC 2027, sepak bola Indonesia menunjukkan geliat positif di dua front sekaligus. Timnas Indonesia U20 mulai menyusun persiapan serius menuju Piala Asia U20 2027, sementara Persib Bandung menorehkan sejarah di kompetisi klub Asia. Dua cerita ini menjadi gambaran betapa sepak bola Tanah Air terus berbenah menyambut agenda besar sepak bola Asia.

Timnas Indonesia U20 TC di China

Timnas U20 Indonesia dijadwalkan menjalani pemusatan latihan (TC) di China pada akhir September 2026. TC tersebut rencananya berlangsung sekitar satu pekan. Pemilihan China bukan tanpa alasan, sebab negara tersebut akan menjadi tuan rumah Piala Asia U20 2027 yang digelar pada Maret tahun depan.

Baca juga:

Asisten pelatih Timnas U20 Indonesia, Gendut Doni Christiawan, mengatakan agenda TC di China sekaligus menjadi kesempatan bagi skuad Garuda Muda menjalani pertandingan uji coba.

“Justru itu uji coba. Di China, TC itu dalam rangka uji coba,” kata Gendut Doni di Tangerang, Kamis, 17 September 2026.

Belum diketahui secara pasti berapa pertandingan yang akan dimainkan Timnas U20 Indonesia selama berada di China. Gendut Doni menyebut kemungkinan hanya satu pertandingan atau bisa juga dua laga uji coba. Namun, salah satu lawan yang disiapkan adalah Timnas U20 China. Pertandingan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran bagi tim pelatih mengenai kesiapan pemain sebelum tampil di turnamen kontinental tahun depan.

Keputusan menggelar TC di China juga memberi kesempatan kepada pemain untuk beradaptasi lebih awal dengan kondisi negara yang akan menjadi lokasi Piala Asia U20 2027. Timnas U20 Indonesia sebelumnya memastikan tiket ke putaran final setelah tampil sebagai juara Grup H pada babak kualifikasi di Laos.

Garuda Muda mengakhiri kualifikasi dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Skuad asuhan Nova Arianto mencetak lima gol dan tidak sekalipun kebobolan dalam tiga pertandingan tersebut. Hasil itu mengantarkan Indonesia ke putaran final bersama sejumlah negara kuat Asia. Korea Selatan, Uzbekistan, Korea Utara, Tajikistan, Arab Saudi, Irak, Jepang, Lebanon, Oman, Iran, Yordania, Thailand, India, dan Malaysia juga memastikan tempat di turnamen tersebut.

Persib Bandung Cetak Sejarah di Seoul

Di sisi lain, Persib Bandung mengawali kiprahnya di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 dengan kemenangan bersejarah atas FC Seoul. Menaklukkan FC Seoul 1-0 di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026), Pangeran Biru tidak hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga mencatatkan pencapaian yang dibanggakan pelatih Igor Tolic.

Baca juga:

Kemenangan tersebut menjadi awal positif Persib di Grup E ACL Two 2026/2027. Lebih dari itu, hasil ini disebut sebagai kemenangan pertama Persib, bahkan klub Indonesia, di Korea Selatan. Gol tunggal Persib dicetak Julio Cesar pada menit ke-5 melalui sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok Marc Klok. Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir, meski FC Seoul memberikan tekanan lebih besar pada babak kedua.

Bagi Tolic, lokasi pertandingan turut memperkuat makna kemenangan tersebut. Persib meraih hasil positif di stadion yang menjadi salah satu venue utama Piala Dunia 2002, termasuk tempat berlangsungnya pertandingan pembuka turnamen tersebut.

“Saya pikir ini pertama kalinya, saya tidak tahu pasti, mungkin pernah ada sebelumnya, tetapi setidaknya ini pertama kalinya tim Indonesia berhasil menang di Korea,” ujar Tolic.

Teja Paku Alam Jadi Pahlawan

Di balik skor 1-0 pada laga pembuka Grup E, ada penampilan gemilang Teja Paku Alam yang menjadi pembeda. Penjaga gawang Persib itu tampil solid sepanjang pertandingan dan melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap bersih. Performa tersebut mengantarkan Teja meraih penghargaan Player of the Match.

Bagi Teja, kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin di kompetisi Asia. Ia mendedikasikannya untuk Bobotoh, khususnya mereka yang hadir langsung di Seoul dan memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

“Pertandingannya tidak mudah, tetapi kami menjalani pertandingan yang solid hari ini. Kami berjuang bersama, dan kemenangan ini untuk Bobotoh yang hadir. Terima kasih untuk yang telah hadir mendukung kami,” ujar Teja.

Baca juga:

Kondisi Julio Cesar

Bek Persib Bandung Julio Cesar mengungkapkan kondisinya baik-baik saja setelah mengalami benturan keras dalam kemenangan 1-0 kontra tuan rumah FC Seoul. Cesar mengalami benturan dengan kiper FC Seoul, Kang Hyeonmu, pada menit ke-51. Insiden tersebut membuat pemain asal Brasil itu harus mendapat penanganan dari tim medis di tengah lapangan.

Setelah menjalani pemeriksaan awal, Cesar tidak dapat melanjutkan pertandingan. Ia kemudian ditarik keluar pada menit ke-56 dan digantikan Ikhwan Ali Tanamal. Situasi tersebut sempat membuat Bobotoh khawatir karena Cesar harus meninggalkan lapangan dengan menggunakan penyangga leher dan ditandu oleh petugas medis.

“Halo Bobotoh! Saya hanya ingin bilang bahwa semuanya baik-baik saja. Saya baik-baik saja dan siap untuk pertandingan berikutnya,” kata Cesar.

Kabar tersebut menjadi pelengkap malam istimewa bagi Cesar. Sebelum mengalami benturan, dia lebih dulu mencatatkan namanya dalam sejarah Pangeran Biru di kompetisi Asia. Tiga poin di laga pertama itu menjadi awal manis Pangeran Biru, dengan mereka kini mengoleksi tiga poin sebagai pemuncak klasemen Grup E.

Secara keseluruhan, persiapan menuju Piala Asia AFC 2027 berjalan di dua jalur berbeda. Timnas Indonesia U20 mematangkan strategi lewat TC di China, sementara Persib Bandung membuktikan bahwa klub Indonesia mampu bersaing di level Asia dengan kemenangan bersejarah di Seoul. Kombinasi antara pembinaan usia muda dan prestasi klub di kompetisi kontinental menjadi modal penting bagi sepak bola Indonesia menyambut panggung Asia tahun depan.

Mungkin Anda Suka