Nasional

Bobby Nasution Boyong Kantor Gubernur Sumut ke Nias demi Percepat Pembangunan

Bobby Nasution Boyong Kantor Gubernur Sumut ke Nias demi Percepat Pembangunan
Bobby Nasution Boyong Kantor Gubernur Sumut ke Nias demi Percepat Pembangunan
A− A+

Fokus Surabaya – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengambil langkah strategis dengan memindahkan sementara Kantor Gubernur Sumut ke Nias. Kebijakan ini diambil untuk mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan yang selama ini tertinggal. Bobby menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi kunci pemerataan pembangunan.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Bobby dalam berbagai kesempatan. Pada peringatan Haornas ke-43 di Medan, ia menekankan pentingnya membangun ekosistem olahraga. “Juara lahir dari budaya, ekosistem olahraga Sumut harus dibangun,” ujarnya. Ia juga memberikan tali asih kepada 13 purna olahragawan berprestasi, termasuk atlet disabilitas peraih medali ASEAN Para Games.

Baca juga:

Kepedulian Bobby tidak hanya pada olahraga. Ia juga merespons cepat kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Karo. Dua korban, Agnesia Paruliana br Silitonga dan Febiona Purba, diterbangkan ke Jakarta atas instruksi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Bobby meminta publik menghentikan komentar negatif dan cyberbullying yang memperparah trauma psikologis korban. “Yang perlu dipulihkan bukan hanya kesehatan medis, tapi juga mental dan psikis,” tegasnya.

Di kancah internasional, kepemimpinan Bobby diakui. Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir, memuji komitmen Bobby dalam memperkuat kerja sama IMT-GT. Pujian disampaikan usai Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Medan. Akmal melihat potensi besar Sumut dan menyebut hubungan Malaysia-Indonesia semakin erat dengan sekitar 60 penerbangan mingguan ke Medan.

Baca juga:

Dalam forum yang sama, Bobby memaparkan proyek strategis Sumut, seperti Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei (1.934 hektare), Toba Caldera Resort (386,72 hektare, investasi 1,73 miliar dolar AS), dan Kawasan Industri Strategis Sumatera Utara (2.445 hektare). Ia juga mendorong pengembangan MICE dan kota cerdas terpadu di Deli Serdang.

Kebijakan boyong kantor gubernur ke Nias menjadi bukti nyata komitmen Bobby untuk mempercepat pembangunan di seluruh wilayah Sumut. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan akses layanan publik, dan mengurangi kesenjangan antara daratan dan kepulauan. Dengan pendekatan langsung ke lapangan, Bobby ingin memastikan tidak ada daerah yang tertinggal.

Baca juga:

Ke depan, Bobby berencana menjadikan Nias sebagai pusat pertumbuhan baru di Sumut. Berbagai program infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan akan digenjot. Masyarakat Nias menyambut positif langkah ini dan berharap pembangunan benar-benar terealisasi. Bobby Nasution membuktikan bahwa kepemimpinan yang hadir di tengah rakyat adalah kunci kemajuan.

Mungkin Anda Suka