Sport

Klasemen Liga Italia Memanas: Inter Milan Kudeta Puncak, Juventus dan Como Kena Denda Komite Disiplin

A− A+

Fokus Surabaya – Persaingan di papan atas klasemen Liga Italia musim ini semakin sengit. Inter Milan berhasil mengudeta posisi puncak setelah menekuk Genoa dengan skor 2-1 di Stadion Luigi Ferraris, Genoa. Kemenangan tersebut membuat Nerazzurri mengoleksi 33 poin dari 15 pertandingan, unggul satu poin atas AC Milan yang menempel ketat di peringkat kedua.

Dalam laga yang digelar Minggu waktu setempat, Inter langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Yann Bisseck membuka keunggulan pada menit keenam, disusul gol Lautaro Martinez pada menit ke-38. Genoa sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Vitinha pada menit ke-68, namun Inter mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Baca juga:

Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Inter serius menantang dominasi tim-tim top Italia. Sementara itu, Genoa masih tertahan di peringkat ke-16 dengan 14 poin, hanya berjarak dua poin dari zona degradasi. Tekanan semakin besar bagi tim asuhan Alberto Gilardino untuk segera bangkit pada pekan-pekan berikutnya.

Denda dan Sanksi Komite Disiplin Liga Italia

Di sisi lain, Komite Disiplin Liga Italia kembali menjatuhkan sejumlah sanksi kepada klub-klub peserta Serie A. Como harus membayar denda sebesar 5.000 euro atau setara Rp102 juta karena menyebabkan keterlambatan sekitar empat menit dimulainya babak pertama pada laga tandang melawan Frosinone di Stadion Benito Stirpe.

Laga pekan kelima yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Frosinone itu memang menjadi kekalahan pertama Como musim ini. Namun, insiden keterlambatan kickoff membuat kubu tamu harus menanggung konsekuensi finansial.

Tak hanya Como, Juventus juga mendapat denda 10.000 euro atau sekitar Rp204,4 juta. Sanksi tersebut buntut dari insiden di Stadion Allianz jelang pertandingan melawan Atalanta. Sekelompok ultras Bianconeri di Tribune Selatan tidak menghormati momen mengheningkan cipta untuk mengenang meninggalnya legenda Inter Milan dan sepak bola Italia, Sandro Mazzola.

Baca juga:

Inter Milan juga tidak luput dari sanksi Komite Disiplin, meski nominalnya lebih kecil dibandingkan Juventus. Keputusan ini menegaskan bahwa Liga Italia semakin ketat dalam menegakkan aturan, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Peta Persaingan di Papan Atas

Hingga pekan ke-15, persaingan gelar Liga Italia masih sangat terbuka. Berikut gambaran singkat posisi beberapa tim di papan atas:

Posisi Klub Poin Main
1 Inter Milan 33 15
2 AC Milan 32 15
16 Genoa 14 15

Selisih satu poin antara Inter dan Milan membuat setiap pertandingan menjadi krusial. Baik Nerazzurri maupun Rossoneri tidak boleh kehilangan poin jika ingin tetap bersaing di jalur juara. Sementara itu, tim-tim seperti Juventus, Napoli, dan Atalanta diprediksi akan terus menempel untuk memanfaatkan setiap kelengahan pemuncak klasemen.

Di luar urusan klasemen, dinamika sepak bola Eropa juga turut memanaskan atmosfer. Laga UEFA Nations League A antara Italia dan Belgia di Stadio Olimpico, Roma, menjadi sorotan tersendiri. Belgia berhasil mempermalukan tuan rumah dengan kemenangan 2-0 lewat gol Mika Godts dan Dodi Lukebakio, dalam laga pertama kembalinya Roberto Mancini menangani Italia. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi Italia yang tengah berbenah, meski kompetisi domestik tetap berjalan dengan intensitas tinggi.

Baca juga:

Di sisi lain, Liga Inggris juga menunjukkan dinamika serupa. Sejumlah manajer mulai berada di bawah tekanan setelah awal musim 2026-27 yang sulit, termasuk Roberto De Zerbi di Tottenham Hotspur dan Michael Carrick di Manchester United. Fenomena ini menjadi pengingat bahwa sepak bola Eropa secara keseluruhan tengah memasuki fase kompetitif yang tidak memberi ruang bagi tim atau pelatih untuk berlama-lama dalam keterpurukan.

Menariknya, isu lintas liga juga menyeruak. Jose Mourinho, yang kini menangani Real Madrid, menegaskan belum mencoret peluang timnya untuk mengejar gelar Liga Spanyol meski tertinggal enam poin dari Barcelona setelah kalah dari Atletico Madrid. Pernyataan Mourinho ini menunjukkan bahwa persaingan di liga-liga top Eropa masih sangat dinamis dan penuh kejutan.

Bagi para penggemar sepak bola Tanah Air, dinamika klasemen Liga Italia menjadi tontonan yang sayang untuk dilewatkan. Inter Milan yang kini berada di puncak wajib menjaga konsistensi, sementara AC Milan dan tim-tim lain akan terus memburu peluang. Sanksi Komite Disiplin juga menjadi catatan penting bahwa profesionalisme dan sportivitas tetap menjadi fondasi utama dalam kompetisi. Dengan jadwal padat yang menanti, perebutan gelar Liga Italia musim ini diprediksi akan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir, menjadikannya salah satu kompetisi paling menarik di Eropa saat ini.

Mungkin Anda Suka