A− A+

Fokus Jepara – Piala Dunia 2026 telah membawa kejutan besar bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia. Salah satu kejutan tersebut adalah nasib ironi yang dialami oleh Fernando Muslera, kiper Uruguay yang pernah menjadi pahlawan namun kini berubah menjadi biang petaka.

Maroko berhasil menyingkirkan Belanda dari Piala Dunia 2026 lewat adu penalti 3-2. Laga berakhir 1-1 hingga perpanjangan waktu sebelum dituntaskan dari titik putih. Belanda sempat memimpin melalui gol Cody Gakpo pada menit ke-72, namun keunggulan itu buyar ketika Maroko memaksakan skor imbang di masa stoppage time.

Baca juga:

Issa Diop mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+1, menghidupkan peluang tim Afrika Utara tersebut hingga akhirnya menang dalam adu penalti. Hasil ini menghadirkan deretan catatan penting, termasuk rekor sempurna adu penalti Maroko di fase gugur dan sejarah untuk sepak bola Afrika.

Sementara itu, Uruguay yang tergabung di grup H Piala Dunia 2026 bersama Spanyol, Tanjung Verde, dan Arab Saudi, jelas diunggulkan. Namun realitasnya tak seperti itu. Di laga pembuka grup H, kiprah Uruguay sudah terlihat kurang meyakinkan. Mereka ditahan imbang 1-1 oleh Arab Saudi.

Di laga kedua yang semestinya jadi alasan mereka untuk bangkit, justru sebaliknya. Uruguay kembali bermain seri 2-2 atas tim debutan Cape Verde. Peluang untuk lolos ke fase knock-out masih terbuka andai kalahkan Spanyol. Tapi lagi-lagi, kurangnya gairah anak asuh Marcelo Bielsa buat mereka kalah 0-1.

Baca juga:

Hasil ini membuat Uruguay gagal melaju ke fase knock-out setelah hanya menempati urutan ketiga klasemen akhir grup H Piala Dunia 2026 dengan 2 poin. Federasi Uruguay bahkan langsung ambil tindakan tegas dengan membatalkan fasilitas pesawat carteran untuk pemain-pemain mereka.

Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa Piala Dunia 2026 telah membawa kejutan besar bagi tim-tim yang terlibat. Dari kemenangan Maroko atas Belanda hingga kegagalan Uruguay untuk melaju ke fase knock-out, semua ini membuktikan bahwa sepak bola adalah olahraga yang penuh kejutan dan ketidakpastian.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: