A− A+

Fokus SurabayaIHSG ditutup melemah 72,08 poin atau 1,13 persen ke posisi 6.301,77 pada Kamis, 13 Agustus 2026. Pelemahan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk dikeluarkannya beberapa saham dari rebalancing indeks MSCI Agustus 2026 dan aksi profit taking.

MSCI (Morgan Stanley Capital International), penyedia indeks saham global, melakukan perubahan pada komposisi saham Indonesia, yaitu terdapat dua saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes. Sementara itu, satu saham dipindahkan ke kategori MSCI Global Small Cap Index.

Baca juga:

Seluruh sektor saham tertekan pada sesi pertama, dengan sektor barang baku turun 2,93 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor industri yang turun masing-masing sebesar 2,32 persen dan 2,31 persen.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG akan naik pada perdagangan saham hari ini, dengan target harga di kisaran 6.440–6.544. Namun, worst case, IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890–6.192 untuk membentuk wave (b).

Baca juga:

MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness pada sejumlah saham, antara lain saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan menuju kisaran 6.440–6.544, namun perlu diwaspadai potensi koreksi ke rentang 5.890–6.192.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.