Sport

Rodri Buka Suara Soal Telepon Rahasia Mourinho Sebelum Resmi Berseragam Barcelona

Rodri Buka Suara Soal Telepon Rahasia Mourinho Sebelum Resmi Berseragam Barcelona
Rodri Buka Suara Soal Telepon Rahasia Mourinho Sebelum Resmi Berseragam Barcelona
Daftar Isi
  1. Telepon Langsung dari Jose Mourinho
  2. Alasan Utama Pilih Barcelona
  3. Rincian Transfer dan Dampak di Lapangan
  4. Menolak Madrid, Memilih Jalan Baru
A− A+

Fokus Surabaya – Kepindahan Rodri ke Barcelona menjadi salah satu saga transfer paling mengejutkan pada bursa transfer musim panas 2026. Gelandang berusia 30 tahun itu resmi meninggalkan Manchester City dan memilih bergabung dengan Blaugrana, meski sempat berada di ambang kepindahan ke Real Madrid. Dalam wawancara eksklusif bersama Mundo Deportivo, peraih Ballon d’Or 2024 tersebut membuka tabir di balik keputusannya, termasuk pengakuan mengejutkan soal percakapan telepon dengan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.

Rodri mengakui bahwa dirinya sempat menjadi buruan utama dua klub raksasa Spanyol. Setelah memutuskan mengakhiri tujuh musim penuh prestasi bersama Manchester City, ia mendapat tawaran dari Barcelona dan Real Madrid. Pada satu titik, Los Blancos bahkan disebut berada di posisi terdepan untuk membawa pulang sang gelandang ke La Liga. Namun, keputusan akhirnya berbalik ke arah rival abadi Madrid tersebut.

Baca juga:

Telepon Langsung dari Jose Mourinho

Salah satu momen paling menarik dalam proses negosiasi adalah ketika Jose Mourinho secara personal menghubungi Rodri melalui sambungan telepon. Pelatih asal Portugal itu dengan jelas menyampaikan keinginannya agar sang gelandang bergabung dengan Real Madrid, sekaligus menjelaskan secara rinci peran yang bisa diembannya untuk mendongkrak performa skuad asuhan Mourinho.

“Mourinho menelepon saya dan dengan jelas menyampaikan keinginannya agar saya bergabung dengan klub tersebut. Dia memberi tahu apa yang bisa saya berikan untuk tim. Dia memperlakukan saya dengan sangat baik,” ujar Rodri.

Meski pada akhirnya menolak pinangan Los Blancos, Rodri tetap menunjukkan rasa hormat yang tinggi kepada Mourinho. Ia bahkan menyempatkan diri menghubungi balik sang juru taktik untuk menyampaikan apresiasi personal atas ketertarikan yang diberikan. Menurutnya, Mourinho adalah pelatih luar biasa yang telah membuktikan kualitasnya di setiap klub yang ia tangani sepanjang karier yang spektakuler.

Alasan Utama Pilih Barcelona

Rodri menegaskan bahwa keputusan akhirnya didasarkan pada pertimbangan olahraga, bukan semata-mata faktor finansial atau tekanan dari pihak mana pun. Ia mengaku liburannya selama dua hingga tiga minggu justru berubah menjadi periode penuh analisis sebelum mengambil keputusan penting di antara dua klub terbaik dunia.

Baca juga:

“Pada akhirnya, saya mengambil keputusan berdasarkan aspek olahraga, jadi saya lebih memprioritaskan di mana saya bisa meraih kemenangan dan berkembang lebih jauh sebagai pemain. Ini sama sekali bukan keputusan yang mudah; menolak Madrid bukanlah hal yang mudah, apalagi mereka memperlakukan saya dengan sangat baik. Pada akhirnya, berkat peran Deco dan Hansi, saya pun yakin,” ungkapnya.

Ia menyebut pendekatan yang dilakukan Barcelona sangat natural dan tanpa tekanan. Pihak Blaugrana menunjukkan secara jelas bahwa keberadaan Rodri memang dibutuhkan dalam skema permainan mereka, serta menjelaskan harapan dan peran yang dapat ia jalankan dalam proyek klub. Cara Barcelona berusaha agar Rodri tidak merasa cemas menjadi salah satu faktor yang membuatnya tertarik.

Rincian Transfer dan Dampak di Lapangan

Barcelona mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan jasa Rodri dari Manchester City. Nilai transfer yang dilaporkan bervariasi, mulai dari 65 juta poundsterling hingga 76,5 juta euro atau setara Rp1,57 triliun, dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Investasi tersebut tampaknya langsung membuahkan hasil.

Aspek Keterangan
Klub baru Barcelona
Klub sebelumnya Manchester City
Nilai transfer Sekitar 76,5 juta euro (Rp1,57 triliun)
Durasi kontrak Tiga tahun
Penampilan awal Lima pertandingan
Prestasi awal Memuncaki klasemen La Liga

Sejak tiba di Catalunya, pemain berusia 30 tahun itu telah tampil lima kali dan membantu skuad asuhan Hansi Flick mengawali musim dengan sempurna. Barcelona kini memuncaki klasemen La Liga setelah memenangkan seluruh pertandingan liga sejauh ini. Kombinasi pengalaman, kualitas, dan kepemimpinan Rodri di lini tengah menjadi tambahan berharga bagi proyek yang sedang dibangun Hansi Flick bersama Deco.

Baca juga:

Menolak Madrid, Memilih Jalan Baru

Keputusan Rodri meninggalkan Manchester City dan menolak Real Madrid mencerminkan keberanian seorang pemain yang menempatkan pertumbuhan karier di atas godaan klub raksasa. Ia menyadari bahwa menolak Madrid bukan perkara mudah, terlebih karena Los Blancos memperlakukannya dengan sangat baik. Namun, visi olahraga Barcelona, generasi pemain yang mereka miliki, serta proyek yang sedang dibangun Hansi Flick menjadi pertimbangan utama.

Bagi Barcelona, kedatangan Rodri memperkuat ambisi mereka untuk kembali mendominasi Spanyol dan Eropa. Bagi Real Madrid, ini menjadi pukulan tersendiri karena gagal mendapatkan gelandang idaman yang sempat mereka incar. Sementara bagi Rodri, keputusan ini menjadi babak baru dalam karier seorang juara Piala Dunia 2026 yang kini mengenakan seragam Blaugrana.

Dengan performa awal yang impresif, pilihan Rodri untuk bergabung dengan Barcelona tampaknya mulai membuktikan dirinya tepat. Publik Camp Nou berharap kehadiran gelandang kelas dunia ini mampu membawa klub kembali ke puncak kejayaan, baik di kompetisi domestik maupun di pentas Eropa.

Mungkin Anda Suka