Sport

Parma vs Genoa Berakhir 1-0: Romero Pahlawan, De Rossi Terancam di Zona Degradasi Serie A

Parma vs Genoa Berakhir 1-0: Romero Pahlawan, De Rossi Terancam di Zona Degradasi Serie A
Parma vs Genoa Berakhir 1-0: Romero Pahlawan, De Rossi Terancam di Zona Degradasi Serie A
Daftar Isi
  1. Jalannya Pertandingan
  2. Kartu dan Catatan Disiplin
  3. Klasemen dan Tekanan untuk De Rossi
A− A+

Fokus Surabaya – Duel krusial di dasar klasemen Serie A tersaji di Stadion Ennio Tardini, Minggu (20/9/2026), ketika Parma menjamu Genoa pada pekan kelima. Laga yang diprediksi berjalan ketat dan minim gol ini akhirnya dimenangkan tuan rumah Parma dengan skor tipis 1-0 berkat gol Romero, sekaligus menjadi pukulan telak bagi Genoa asuhan Daniele De Rossi yang masih belum meraih kemenangan di kompetisi domestik musim ini.

Sejak awal pertandingan, kedua tim sama-sama tampil hati-hati. Baik Parma maupun Genoa baru mengoleksi satu poin dari empat laga pembuka, sehingga laga ini berstatus sebagai duel penyelamatan. Kekalahan akan semakin mempersulit posisi mereka di klasemen, sementara kemenangan bisa menghidupkan kembali musim yang berjalan buruk.

Baca juga:

Jalannya Pertandingan

Parma yang dilatih Carlos Cuesta menerapkan formasi 3-4-2-1 dengan Corvi di bawah mistar, serta trio Troilo, Carlos, dan Drobnic di lini belakang. Di lini serang, Romero dipercaya sebagai ujung tombak didukung Toure dan Lontani. Sementara Genoa memakai skema 3-5-1-1 dengan Bijlow sebagai penjaga gawang, serta Messias dan Osmajic sebagai andalan di depan.

Pertandingan berjalan alot sejak menit awal. Kedua tim tercatat sebagai klub dengan produktivitas gol terendah di liga, masing-masing baru mencetak dua gol dalam empat pertandingan. Pola serangan yang tumpul membuat peluang bersih jarang tercipta di babak pertama.

Parma mulai menemukan ritme permainan pada paruh kedua. Cuesta melakukan rotasi dengan memasukkan Almqvist dan Elphege pada menit ke-56 untuk menambah daya gedor. Pergantian itu berbuah manis. Romero akhirnya memecah kebuntuan dan membawa Parma unggul 1-0, sebuah gol yang membuat publik tuan rumah bersorak sekaligus mengubah jalannya laga.

De Rossi merespons dengan memasukkan Puczka dan El Shaarawy pada menit ke-60 untuk meningkatkan intensitas serangan Genoa. Namun, rapatnya pertahanan Parma serta minimnya kreativitas membuat Genoa kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk kemenangan Parma tidak berubah.

Baca juga:

Kartu dan Catatan Disiplin

Laga berlangsung keras di tengah lapangan. Wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning kepada pemain kedua tim, dengan Drobnic dari Parma serta Otoa dan Marcandalli dari Genoa masuk dalam catatan disiplin. Ketegangan terlihat jelas karena kedua tim menyadari betul besarnya taruhan poin dalam pertandingan ini.

Klasemen dan Tekanan untuk De Rossi

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Parma di Serie A musim 2026/2027, sekaligus mengangkat posisi mereka dari dasar klasemen. Sebelumnya, Parma kalah dari Cagliari dan Juventus, lalu bermain imbang 1-1 melawan Monza pada giornata keempat, serta tumbang 2-1 dari Como.

Sebaliknya, Genoa semakin terpuruk. Tim asuhan Daniele De Rossi belum meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan Serie A terakhir, dengan rincian enam kekalahan dan tiga hasil imbang sejak kemenangan 2-1 atas Pisa. Kini Genoa berada di posisi kedua dari bawah klasemen, dan tekanan kepada De Rossi semakin besar.

Tim Pelatih Formasi Hasil
Parma Carlos Cuesta 3-4-2-1 Menang 1-0
Genoa Daniele De Rossi 3-5-1-1 Kalah 0-1

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Parma untuk membangun kepercayaan diri menghadapi laga-laga berikutnya. Sementara bagi Genoa, jeda kompetisi akan menjadi momen refleksi berat, mengingat posisi mereka yang kian terjepit di zona degradasi.

Baca juga:

Secara keseluruhan, duel Parma vs Genoa membuktikan bahwa pertarungan di papan bawah Serie A tak pernah kehilangan tensi. Gol tunggal Romero menjadi pembeda antara dua tim yang sama-sama berjuang keluar dari keterpurukan, dan sekaligus menegaskan bahwa setiap poin di liga ini sangat berarti bagi kelangsungan musim kedua klub.

Mungkin Anda Suka