Fokus Surabaya – Persib Bandung harus kehilangan penyerang andalannya, Uilliam Barros Pereira, saat menghadapi FC Seoul pada laga perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27. Pertandingan tersebut akan digelar di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, pada Rabu (16/9/2026). Uilliam absen bukan karena cedera, melainkan masih menjalani sisa hukuman kartu merah yang diterimanya pada leg kedua babak 16 besar ACL Two 2025/26 melawan Ratchaburi FC.
AFC menjatuhkan sanksi larangan bermain sebanyak dua pertandingan kepada penyerang asal Brasil itu. Hukuman pertama telah dijalani saat Persib menghadapi Manila Digger FC pada laga play-off ACL Two 2026/27. Meski demikian, Uilliam mengaku sedih tidak bisa tampil di laga tersebut. Ia pun mengirimkan doa dan dukungan untuk rekan-rekannya yang berjuang di lapangan.
“Saya sangat sedih tidak bisa membantu tim melawan Manila Digger. Tapi saya terus mendoakan yang terbaik untuk Persib,” ujar Uilliam dalam keterangannya.
Absennya Uilliam menjadi pukulan telak bagi Persib yang juga dilanda krisis pemain. Sejumlah penggawa Maung Bandung masih berkutat dengan cedera. Berguinho harus ditandu keluar lapangan saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) akhir pekan lalu. Kondisi ini membuat pelatih Igor Tolic harus memutar otak dalam menentukan komposisi pemain.
Meski tanpa Uilliam, Persib berhasil melewati laga play-off melawan Manila Digger dengan kemenangan 1-0 berkat gol Mariano Peralta pada menit ke-88. Namun, tantangan di fase grup jauh lebih berat. FC Seoul merupakan salah satu klub besar Korea Selatan yang memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Uilliam sejatinya menjadi salah satu opsi penting di lini depan Persib. Kehadirannya memberikan tambahan daya gedor dan variasi serangan. Tanpa dirinya, Igor Tolic harus menyiapkan skenario alternatif. Beberapa pemain masih bisa mengisi posisi penyerang, tetapi perubahan personel berpotensi memengaruhi karakter permainan yang ingin diterapkan.
Selain FC Seoul, Grup E juga dihuni Melbourne Victory dan The Cong-Viettel. Persib dituntut tampil maksimal di setiap laga. Jadwal padat juga menjadi ujian tersendiri. Sebelum bertolak ke Korea Selatan, Persib lebih dulu melakoni laga berat melawan Persija Jakarta di Super League. Duel tersebut menguras tenaga dan perhatian, sehingga Tolic harus cermat menjaga kebugaran pemain.
Kabar positifnya, tidak ada laporan cedera serius dari pemain lain. Persib memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi kompetisi Asia. Tolic dapat memilih sejumlah alternatif di lini serang dan menyesuaikan strategi dengan gaya permainan FC Seoul.
Uilliam sendiri berharap bisa segera kembali memperkuat Persib pada laga berikutnya. Ia berjanji akan terus berlatih keras agar tetap dalam kondisi terbaik. “Saya akan terus bekerja keras dan berdoa untuk kesuksesan tim,” tambahnya.
Persib akan mengawali perjuangan di Grup E dengan pertandingan tandang ke markas FC Seoul. Laga ini menjadi ujian perdana bagi Maung Bandung di kancah Asia musim ini. Dukungan penuh dari Bobotoh di Tanah Air diharapkan mampu memompa semangat para pemain.
Dengan absennya Uilliam, Igor Tolic kemungkinan akan mengandalkan Mariano Peralta di lini depan. Pemain asal Argentina itu telah membuktikan ketajamannya dengan mencetak gol kemenangan melawan Manila Digger. Selain itu, ada beberapa pemain muda yang siap diberi kesempatan.
Persib juga harus mewaspadai kekuatan FC Seoul yang dikenal memiliki lini serang tajam. Klub ibu kota Korea Selatan itu berpengalaman di kompetisi Asia dan akan bermain ngotot di depan pendukungnya sendiri. Tolic dituntut menyusun strategi defensif yang solid namun tetap efektif dalam menyerang.
Meski tanpa Uilliam, semangat juang Persib tidak boleh kendor. Para pemain harus tampil all-out demi meraih hasil positif di laga perdana. Kemenangan akan menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga selanjutnya di Grup E.
Uilliam Barros akan kembali tersedia pada pertandingan ketiga Grup E melawan The Cong-Viettel. Ia bertekad membayar kepercayaan tim dengan penampilan gemilang. Sementara itu, fokus utama saat ini adalah mendukung rekan-rekannya yang bertanding di Seoul.
Persib Bandung memiliki misi besar di ACL Two musim ini. Setelah sukses melewati babak play-off, Maung Bandung ingin melangkah sejauh mungkin. Absennya Uilliam menjadi tantangan, tetapi bukan penghalang untuk tetap berprestasi. Dengan kerja sama tim dan dukungan bobotoh, Persib optimistis mampu mengukir sejarah.







