Ekonomi

Saham LQ45 Paling Cuan dan Boncos 31 Agustus 2026: AADI dan MDKA Jadi Sorotan

Saham LQ45 Paling Cuan dan Boncos 31 Agustus 2026: AADI dan MDKA Jadi Sorotan
Saham LQ45 Paling Cuan dan Boncos 31 Agustus 2026: AADI dan MDKA Jadi Sorotan
Daftar Isi
  1. Daftar Saham PER Terendah di LQ45
  2. Daftar Saham PER Tertinggi di LQ45
  3. Kinerja IHSG dan Kapitalisasi Pasar
A− A+

Fokus Surabaya – Jakarta – Pergerakan saham di indeks LQ45 pada perdagangan akhir Agustus 2026 menyuguhkan dinamika yang menarik. Sejumlah emiten mencatatkan kenaikan signifikan, sementara yang lain justru tertekan dalam. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi dua nama yang paling disorot karena valuasi price earning ratio (PER) yang ekstrem.

PER merupakan rasio yang membandingkan harga saham dengan laba per saham. Semakin rendah PER, semakin murah valuasi saham tersebut relatif terhadap labanya. Sebaliknya, PER tinggi menunjukkan ekspektasi pertumbuhan laba yang tinggi atau potensi overvaluasi.

Baca juga:

Daftar Saham PER Terendah di LQ45

Berdasarkan data per 31 Agustus 2026, berikut adalah saham-saham dengan PER terendah di indeks LQ45:

Kode Saham Nama Emiten PER (x)
AADI Adaro Andalan Indonesia Tbk 3,12
MDKA Merdeka Copper Gold Tbk 4,45
INCO Vale Indonesia Tbk 5,20
PTBA Bukit Asam Tbk 5,78
ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk 6,01

AADI menempati posisi teratas dengan PER hanya 3,12 kali. Saham yang baru melantai di bursa pada awal 2026 ini menawarkan valuasi sangat murah. Sementara MDKA menyusul dengan PER 4,45 kali, mencerminkan potensi laba yang besar dari bisnis tambang tembaga dan emasnya.

Daftar Saham PER Tertinggi di LQ45

Di sisi lain, beberapa saham memiliki PER yang sangat tinggi, bahkan ada yang mencapai ratusan kali. Berikut daftarnya:

Baca juga:
Kode Saham Nama Emiten PER (x)
GOTO GoTo Gojek Tokopedia Tbk 250,00
BUKA Bukalapak.com Tbk 120,50
ARTO Bank Jago Tbk 85,30
EMTK Elang Mahkota Teknologi Tbk 75,60
SCMA Surya Citra Media Tbk 60,20

GOTO memimpin dengan PER 250 kali, menunjukkan pasar masih memberikan premium tinggi terhadap prospek pertumbuhan perusahaan teknologi ini meskipun labanya masih tipis. BUKA dan ARTO juga mencatat PER di atas 80 kali, mencerminkan optimisme investor terhadap sektor digital.

Kinerja IHSG dan Kapitalisasi Pasar

Pada periode 7-11 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 1,43 persen ke level 6.541,377 dari posisi sebelumnya 6.636,475. Kapitalisasi pasar BEI juga turun 1,32 persen menjadi Rp11.446 triliun. Meski demikian, sejumlah saham mencatat kenaikan tertinggi, seperti SAPX yang melonjak 85,66 persen ke Rp505 per saham, disusul MSJA yang naik 83,33 persen ke Rp825. Sementara itu, HOPE mencatat koreksi terdalam dengan penurunan 25 persen ke Rp224 per saham.

Di tengah volatilitas tersebut, investor perlu mencermati saham dengan PER rendah seperti AADI dan MDKA yang menawarkan valuasi menarik, serta waspada terhadap saham ber-PER tinggi yang rentan koreksi jika ekspektasi pertumbuhan tidak terpenuhi. Diversifikasi dan analisis fundamental tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar.

Baca juga:

Secara keseluruhan, daftar PER LQ45 per 31 Agustus 2026 memberikan gambaran jelas tentang disparitas valuasi di pasar saham Indonesia. AADI dan MDKA menjadi pilihan bagi investor yang mencari nilai, sementara GOTO dan BUKA cocok bagi mereka yang berani mengambil risiko demi potensi pertumbuhan jangka panjang. Dengan kondisi ekonomi makro yang masih menantang, seleksi saham yang cermat akan sangat menentukan kinerja portofolio ke depan.

Mungkin Anda Suka