Sport

Shin Tae-yong Bawa Persija Melaju Sempurna di BRI Super League 2026/2027

Shin Tae-yong Bawa Persija Melaju Sempurna di BRI Super League 2026/2027
Shin Tae-yong Bawa Persija Melaju Sempurna di BRI Super League 2026/2027
Daftar Isi
  1. Drama Klasik di Depan 58 Ribu The Jakmania
  2. Shin Tae-yong Kagumi Magis SUGBK
  3. Momen Kebanggaan Keluarga Shin Tae-yong
  4. Tantangan Berikutnya: Java United
  5. Modal Berharga Menuju Jeda Internasional
A− A+

Fokus SurabayaPersija Jakarta tengah menikmati awal musim yang nyaris sempurna di BRI Super League 2026/2027. Di bawah komando pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, Macan Kemayoran sukses menyapu bersih dua laga awal dengan kemenangan, sebuah capaian yang langsung menempatkan mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.

Perjalanan gemilang itu dimulai pada pekan pertama ketika Persija mencuri kemenangan tipis 1-0 di markas Borneo FC. Tren positif berlanjut pada pekan kedua saat Persija menjamu rival abadinya, Persib Bandung, dalam laga big match yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026) malam WIB. Dalam duel penuh drama tersebut, Persija menang 2-1 berkat gol Ivan Mamut pada masa injury time.

Baca juga:

Drama Klasik di Depan 58 Ribu The Jakmania

Laga Persija kontra Persib berjalan sengit sejak menit awal. Alexander Jeremejeff membawa tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-41. Namun, Persib tidak tinggal diam dan mampu menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic pada menit ke-81. Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Ivan Mamut muncul sebagai pahlawan lewat sundulan di muka gawang pada menit 90+5, memastikan tiga poin krusial bertahan di Jakarta.

Kemenangan dramatis ini disaksikan langsung oleh lebih dari 58 ribu penonton yang memadati SUGBK. Antusiasme luar biasa tersebut tidak lepas dari keberadaan Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija, sosok yang dikenal memiliki daya tarik besar bagi publik sepak bola Indonesia. Faktor lain adalah kebijakan penghapusan larangan suporter tamu hadir di kandang lawan, yang membuat atmosfer pertandingan semakin semarak.

Pengamat sepak bola nasional, Gusnul Yakin, menilai kompetisi musim ini akan jauh lebih meriah karena suporter tamu diperbolehkan mendukung timnya di luar kandang. Menurutnya, kebijakan ini, meski masih terbatas untuk kelompok suporter yang memiliki hubungan baik, memberi dampak besar terhadap gairah kompetisi.

Shin Tae-yong Kagumi Magis SUGBK

Usai pertandingan, Shin Tae-yong tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Dalam sesi konferensi pers, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemain yang telah berjuang keras sepanjang 90 menit. Pelatih yang didatangkan Persija pada Juli 2026 dan dikontrak hingga 2029 itu juga secara khusus memuji atmosfer SUGBK yang dinilainya magis dan memberikan energi tambahan bagi timnya.

Kemenangan atas Persib menjadi momen spesial tersendiri bagi Persija. Pasalnya, sejak 2023, Macan Kemayoran tidak pernah lagi mengalahkan rivalnya tersebut. Tambahan tiga poin membuat Persija mengoleksi enam poin di klasemen sementara, sementara Persib tertahan di posisi keenam dengan tiga poin.

Baca juga:

Momen Kebanggaan Keluarga Shin Tae-yong

Kebahagiaan atas kemenangan ini juga dirasakan oleh keluarga Shin Tae-yong. Putranya, Shin Jae-hyuk, hadir langsung di stadion untuk menyaksikan pertandingan. Usai laga, ia mengunggah foto kebersamaannya dengan sang ayah sambil mengenakan jersey Persija, disertai pesan singkat yang menunjukkan rasa bangganya.

“Membuktikan bahwa kami berbeda,” tulis Shin Jae-hyuk dalam unggahannya. Momen tersebut menjadi pelengkap manis bagi Shin Tae-yong yang tengah menjalani babak baru dalam karier kepelatihannya di sepak bola Indonesia.

Tantangan Berikutnya: Java United

Persija tidak punya waktu lama untuk berpuas diri. Pada pekan ketiga, Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9/2026). Laga ini menjadi ujian berikutnya sekaligus pertandingan terakhir sebelum kompetisi memasuki jeda internasional.

Menghadapi Java United, Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa timnya belum bisa tampil dengan kekuatan terbaik. Beberapa pemain seperti Witan Sulaeman, Kwon Chong-hoon, Shayne Pattynama, dan Dony Tri Pamungkas sebelumnya harus menepi karena cedera. Meski demikian, ia menyebut kondisi skuadnya kini lebih baik dibandingkan saat menghadapi Persib, dan berpeluang menurunkan sejumlah pemain yang pulih.

“Untuk saat ini, saya rasa kami belum bisa menurunkan best squad seperti yang kami inginkan. Namun, dibandingkan pertandingan sebelumnya, saya pikir skuad yang kami miliki nanti akan lebih baik,” ujar Shin Tae-yong. Ia juga meminta para pemainnya tetap fokus mewaspadai kualitas dan mobilitas tinggi pemain Java United demi mengincar kemenangan.

Baca juga:

Dua kemenangan beruntun atas tim-tim yang tergolong elite, Borneo FC dan Persib Bandung, menjadi indikasi awal yang menjanjikan bagi proyek jangka panjang Shin Tae-yong di Persija. Meski selisih gol Persija tidak sebesar Bali United dan Madura United yang juga mengoleksi poin sempurna, kualitas lawan yang telah ditaklukkan menjadi tolok ukur tersendiri.

Jika mampu mengalahkan Java United, Persija berpeluang besar mempertahankan posisi di papan atas klasemen sebelum kompetisi kembali bergulir pada 10 Oktober, ketika mereka bertandang ke markas PSIM Yogyakarta. Kombinasi antara kualitas skuad, mental juara, dan dukungan suporter yang luar biasa membuat langkah Macan Kemayoran musim ini layak untuk ditunggu.

Dengan sosok Shin Tae-yong di bangku cadangan, Persija tampak menemukan identitas permainan yang solid dan efektif. Awal manis ini menjadi fondasi penting untuk membangun konsistensi sepanjang musim, sekaligus membuktikan bahwa kehadiran pelatih kelas internasional tersebut benar-benar membawa perubahan signifikan bagi Macan Kemayoran.

Mungkin Anda Suka