News

Telkomsel Dihantam Berbagai Peristiwa: Pencurian Outdoor AC hingga Kolaborasi Digital UMKM

Telkomsel Dihantam Berbagai Peristiwa: Pencurian Outdoor AC hingga Kolaborasi Digital UMKM
Telkomsel Dihantam Berbagai Peristiwa: Pencurian Outdoor AC hingga Kolaborasi Digital UMKM
Daftar Isi
  1. Pencurian Outdoor AC di Batu Bara
  2. Prabowo Tegaskan Tak Lindungi Orang Dekat
  3. Telkomsel Enterprise Dorong UMKM Lewat DigiAds
  4. Kolaborasi Industri Telco Lewat Donor Darah
  5. Kerja Sama dengan LPD Bali
A− A+

Fokus Surabaya – JAKARTA – PT Telkomsel kembali menjadi sorotan publik setelah serangkaian peristiwa terjadi dalam beberapa hari terakhir. Mulai dari aksi pencurian aset perusahaan di Kabupaten Batu Bara, komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi yang menyinggung mantan Kepala Badan Gizi Nasional, hingga inisiatif Telkomsel Enterprise dalam mendorong digitalisasi UMKM melalui solusi DigiAds. Berikut ulasan lengkapnya.

Pencurian Outdoor AC di Batu Bara

Seorang pria berinisial MA (26), warga Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, ditangkap personel Polsek Talawi karena diduga mencuri satu unit outdoor AC milik PT Telkomsel. Kapolsek Talawi, AKP Arianto Sitorus, membenarkan penangkapan tersebut. Peristiwa diketahui sekitar pukul 05.57 WIB setelah penjaga tower menerima pemberitahuan dari server eksternal terkait alarm genset running. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Baca juga:

Petugas yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi di Jalan Merdeka Gang Bakti No. 7, Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram. Polisi melakukan pengejaran dan pengepungan karena pelaku diduga masih berada di sekitar TKP. MA berhasil diamankan bersama satu unit outdoor AC 2 PK merek Daikin yang diduga merupakan hasil pencurian dari fasilitas milik PT Telkomsel. Selain itu, polisi juga mengamankan satu buah obeng dan satu buah pisau cutter. Akibat kejadian ini, PT Telkomsel diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. MA dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.

Prabowo Tegaskan Tak Lindungi Orang Dekat

Di tengah sorotan terhadap penegakan hukum, Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan melindungi orang dekat yang terjerat korupsi. Salah satu contohnya adalah Dadan Hindayana, mantan anggota tim sukses Prabowo yang sempat diangkat menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Prabowo menyerahkan Dadan ke kejaksaan ketika terjerat kasus korupsi. “Saya sudah buktikan. Pak Dadan itu tim sukses saya, tim pakar saya. Saya yang angkat di Kepala BGN. Saya juga yang serahkan ke kejaksaan,” kata Prabowo dalam Program Presiden Menjawab, Rabu (16/9/2026).

Prabowo juga menyebut penyitaan aset Hotel Sultan sebagai contoh. Meski dimiliki oleh Pontjo Sutowo yang merupakan kawannya, hukum tetap dijalankan. “Hotel Sultan itu, wah yang lobi ke saya banyak. Mungkin Pak Pontjo itu dianggap tokoh, dan memang kawan saya juga. Tapi saya nggak ada kawan, ini negara,” ucapnya. Ia juga melarang orang-orang dekatnya untuk berbisnis dengan Kementerian Pertahanan saat dirinya menjabat Menteri Pertahanan pada 2019.

Baca juga:

Telkomsel Enterprise Dorong UMKM Lewat DigiAds

Di sisi lain, Telkomsel melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise menghadirkan pendekatan retail media berbasis data yang menghubungkan aktivitas digital dengan aksi konsumen secara offline. Melalui solusi DigiAds yang terintegrasi dengan Rich Communication Services (RCS), jaringan DigiPOS, dan sistem pengukuran closed-loop, Telkomsel membantu bisnis memperoleh visibilitas lebih menyeluruh terhadap efektivitas kampanye pemasaran.

Salah satu implementasi dilakukan bersama Rinso (Unilever Indonesia) di Jawa Barat. Konsumen yang memenuhi kriteria menerima undangan melalui RCS untuk menukarkan sampel produk di warung yang tergabung dalam ekosistem DigiPOS. VP Corporate Innovation, Sustainability, Marketing, and Digital Advertising Telkomsel, Mia Melinda, mengatakan bahwa fokus Telkomsel bukan hanya menjangkau audiens, tetapi berkolaborasi menciptakan dampak bisnis terukur. “Kami membantu Rinso menembus pasar tradisional di Jawa Barat dengan mengubah warung menjadi etalase digital,” ujarnya.

Kolaborasi Industri Telco Lewat Donor Darah

Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) bersama komunitas industri ICT dan digital menggelar donor darah di Kantor Pusat Telkomsel, Gedung Telkomsel Smart Office (TSO), Jakarta Selatan, Senin (15/9/2026). Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 228 kantong darah yang akan diserahkan kepada PMI DKI Jakarta. Meski target awal 300 kantong tidak terpenuhi, kegiatan ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem telekomunikasi.

Baca juga:

Kerja Sama dengan LPD Bali

Telkomsel juga melanjutkan kerja sama dengan PT USSI dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali melalui paket “Semeton Hebat”. Paket ini dirancang khusus untuk karyawan, agen, dan nasabah LPD Bali, dengan berbagai benefit seperti diskon khusus dan akses layanan aplikasi. General Manager Area Enterprise Account Planning and Business Development Telkomsel, Oktrima Gandini, menyatakan komitmen Telkomsel untuk mendorong transformasi digital di ekosistem bisnis Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan.

Dari rangkaian peristiwa tersebut, Telkomsel menunjukkan perannya yang multidimensional. Di satu sisi, perusahaan harus menghadapi tantangan keamanan aset, namun di sisi lain terus berinovasi dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi digital, khususnya bagi UMKM dan masyarakat Bali. Komitmen Telkomsel dalam menghadirkan solusi yang relevan dan berdampak nyata menjadi bukti nyata semangat “Berani Jadi Lebih” untuk memperkuat ekosistem bisnis di Indonesia.

Mungkin Anda Suka