Fokus Surabaya – Pembalap Jepang Ai Ogura tampil mengejutkan dengan memenangi balapan utama MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026). Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Ogura di kelas premier, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pembalap muda paling menjanjikan. Sementara itu, Jorge Martin tetap memimpin klasemen pembalap meskipun hanya finis di posisi kelima.
Balapan berlangsung sengit sejak awal. Ogura yang start dari posisi ketiga langsung menyerang pemimpin balapan, Francesco Bagnaia. Ia berhasil mengambil alih posisi terdepan pada lap kelima dan tak terkejar hingga garis finis. Bagnaia harus puas finis kedua, diikuti oleh Marc Marquez di posisi ketiga.
Jorge Martin yang memulai balapan dari posisi kesembilan sempat kesulitan menemukan ritme. Namun, pembalap Aprilia Racing itu mampu finis kelima dan tetap mengumpulkan poin penting. Dengan hasil ini, Martin masih memimpin klasemen dengan 286 poin, unggul tiga poin atas Marc Marquez. Marco Bezzecchi melengkapi tiga besar klasemen dengan 248 poin.
Kemenangan Ogura disambut meriah oleh timnya. Ia menjadi pembalap Jepang pertama yang menang di MotoGP sejak Katsuyuki Nakasuga pada 2012. Prestasi ini juga membuktikan bahwa Ogura layak diperhitungkan di musim perdananya.
Berikut klasemen sementara MotoGP 2026 setelah balapan Belanda:
| Posisi | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Jorge Martin | Aprilia Racing | 286 |
| 2 | Marc Marquez | Ducati Lenovo | 283 |
| 3 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | 248 |
| 4 | Francesco Bagnaia | Ducati Lenovo | 210 |
| 5 | Ai Ogura | Trackhouse Racing | 185 |
Balapan MotoGP Belanda juga diwarnai insiden. Pedro Acosta yang memulai balapan dari pole harus terjatuh di tikungan 10 pada lap ke-12. Ia tidak mengalami cedera serius, namun gagal finis. Sementara itu, Fabio Quartararo juga mengalami masalah teknis dan harus masuk pit.
Dengan delapan balapan tersisa, persaingan gelar juara dunia semakin ketat. Martin, Marquez, dan Bezzecchi masih memiliki peluang besar. Namun, kejutan seperti yang ditunjukkan Ogura bisa menjadi faktor penentu.
Manajer tim Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku puas dengan performa Martin meski tidak menang. “Jorge menunjukkan kedewasaan dalam balapan. Ia tahu kapan harus menyerang dan kapan harus menjaga posisi. Poin yang ia dapat sangat berharga untuk perebutan gelar,” ujarnya.
Sementara itu, Ogura mengaku tidak menyangka bisa menang. “Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik. Motor bekerja dengan sempurna, dan saya ingin berterima kasih kepada tim. Ini mimpi yang menjadi kenyataan,” kata Ogura.
Balapan berikutnya akan digelar di Sirkuit Sachsenring, Jerman, pada 12 Juli 2026. Para pembalap akan kembali bersaing memperebutkan poin penting. Akankah Martin mempertahankan posisinya, atau Marquez kembali merebut puncak? Kita tunggu aksinya.









