News

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi: Putra Terbaik Tatar Sunda

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi: Putra Terbaik Tatar Sunda
Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi: Putra Terbaik Tatar Sunda
A− A+

Fokus Surabaya – Kabar duka menyelimuti Jawa Barat. Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003–2008, Danny Setiawan, meninggal dunia pada Sabtu, 19 September 2026. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jalan Anggrek No. 14, Kota Bandung, sebelum dibawa ke pemakaman keluarga di Kabupaten Purwakarta.

Gubernur Jawa Barat saat ini, Dedi Mulyadi, secara langsung melepas kepergian almarhum. Dalam sambutannya, Dedi yang akrab disapa KDM menyebut Danny Setiawan sebagai putra terbaik Jawa Barat yang telah berbakti kepada tanah air dan memimpin Tatar Sunda dengan adil serta bijaksana.

Baca juga:

“Hari ini, Sabtu (19/9/2026), warga Jawa Barat sudah ditinggalkan oleh sesepuhnya, yaitu Bapak H. Danny Setiawan,” ucap KDM dengan nada haru.

KDM mengenang sosok almarhum sebagai pemimpin yang banyak meninggalkan kebaikan, baik untuk masyarakat maupun tanah Jawa Barat. Menurutnya, selama memimpin, Danny Setiawan selalu mengedepankan keadilan dan kebijaksanaan.

KDM juga mengaku pernah mendapatkan bimbingan langsung dari almarhum saat dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta. Danny Setiawan diketahui memberikan bantuan untuk pembangunan sekolah bernama SD Kahuripan Pajajaran yang memiliki identitas Sunda, serta mendukung karier politik KDM.

“Almarhum memberikan bantuan untuk sekolah yang memiliki identitas Sunda, namanya SD Kahuripan Pajajaran. Serta dukungan untuk menjadi Bupati pada saat itu,” jelas KDM.

Menurut KDM, almarhum telah menuntaskan tugasnya sebagai insan, kepala keluarga, dan pemimpin daerah dengan sempurna. “Insyaallah, saya bersaksi bahwa almarhum Bapa Danny Setiawan ahli kebaikan, ahli ibadah, ahli surga,” tuturnya.

Baca juga:

KDM pun memanjatkan doa agar almarhum diterima iman dan Islamnya serta dilapangkan alam kuburnya.

Kepergian Danny Setiawan meninggalkan duka mendalam bagi warga Jawa Barat, terutama mereka yang pernah merasakan kepemimpinannya. Sosoknya dikenang sebagai pemimpin yang merakyat dan peduli terhadap pendidikan serta budaya Sunda.

Di sisi lain, Provinsi Jawa Barat masih menghadapi tantangan besar dalam penanganan kemiskinan dan pengangguran. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 mencapai 3,44 juta orang atau sekitar 6,54 persen dari total penduduk. Angka ini memang turun dibanding September 2025, namun kemiskinan di wilayah perdesaan justru meningkat dari 7,28 persen menjadi 7,48 persen.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Barat pada Mei 2026 tercatat sebesar 6,61 persen, turun tipis 0,03 persen poin dibanding Februari 2026 yang berada di angka 6,64 persen. Jumlah angkatan kerja Jawa Barat sendiri mencapai 27,10 juta orang.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Tedy Rusmawan, menilai bahwa penurunan angka kemiskinan dan pengangguran belum cukup menjadi alasan untuk berpuas diri. Ia mendorong pemerintah provinsi menyusun perencanaan yang lebih terarah dan terukur.

Baca juga:

“Memang ada tren penurunan, tetapi kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada jutaan masyarakat Jawa Barat yang hidup dalam kondisi miskin dan jutaan angkatan kerja yang belum terserap secara optimal. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar Tedy.

Ia menekankan pentingnya memastikan masyarakat yang telah keluar dari garis kemiskinan tidak kembali rentan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi angkatan kerja yang ada.

Dengan berpulangnya Danny Setiawan, Jawa Barat kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Warisan kepemimpinan dan pengabdiannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus membangun Tatar Sunda. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. (adv)

Mungkin Anda Suka