Sport

Jean-Philippe Mateta Tersingkir dari Skuad Prancis, Zidane Buka Era Baru Les Bleus

Jean-Philippe Mateta Tersingkir dari Skuad Prancis, Zidane Buka Era Baru Les Bleus
Jean-Philippe Mateta Tersingkir dari Skuad Prancis, Zidane Buka Era Baru Les Bleus
Daftar Isi
  1. Mateta Korban Regenerasi Lini Depan
  2. Lima Debutan dan Dominasi Akademi Rennes
  3. Peta Baru Sepak Bola Prancis
  4. Jalan Panjang Menuju Piala Dunia
A− A+

Fokus Surabaya – Keputusan mengejutkan datang dari markas besar tim nasional Prancis. Pelatih anyar Zinedine Zidane resmi mengumumkan daftar 23 pemain untuk menghadapi Nations League, dan nama striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, tidak masuk dalam daftar tersebut. Pencoretan Mateta menjadi salah satu sorotan utama dalam konferensi pers yang digelar pada 18 September lalu, menandai babak baru dalam lini serang Les Bleus di bawah komando legenda hidup sepak bola Prancis itu.

Zidane, yang baru resmi menangani timnas senior Prancis beberapa pekan sebelumnya, langsung dihadapkan pada ujian berat. Turki, Belgia, dan Italia menjadi lawan yang harus dihadapi dalam ajang Nations League. Meski demikian, ia tidak ragu melakukan perombakan dengan memanggil lima pemain debutan sekaligus, sebuah sinyal jelas bahwa ia ingin membangun identitas baru di tubuh tim nasional.

Baca juga:

Mateta Korban Regenerasi Lini Depan

Absennya Jean-Philippe Mateta bukan tanpa alasan. Performa apiknya bersama Crystal Palace di Premier League musim ini sejatinya membuat banyak pihak berharap namanya kembali dipanggil. Namun, Zidane memilih mengandalkan sosok-sosok yang dianggap lebih sesuai dengan skema permainan yang ingin ia terapkan. Kylian Mbappe tetap dipercaya sebagai kapten, didampingi Ousmane Dembele dan Michael Olise di lini serang.

Selain Mateta, sejumlah nama besar lain juga harus menerima kenyataan pahit. Marcus Thuram, Maghnes Akliouche, dan sejumlah pemain senior lainnya turut absen. Di lini belakang, nama Lucas Hernandez, Theo Hernandez, Lucas Digne, Malo Gusto, serta William Saliba yang tengah cedera juga tidak masuk daftar. Sementara itu, N’Golo Kante yang kini berusia 34 tahun mulai dikesampingkan dari proyek jangka panjang Les Bleus.

Lima Debutan dan Dominasi Akademi Rennes

Menariknya, dari 23 pemain yang dipanggil, terdapat pola yang sangat khas dalam keputusan Zidane. Lima pemain debutan mendapat kepercayaan penuh, yakni kiper Guillaume Restes dari Toulouse, bek Andy Diouf dari Inter Milan, Jeremy Jacquet dari Liverpool, gelandang Lucas Da Cunha dari Como, serta striker Esteban Lepaul milik Rennes yang merupakan top skor Ligue 1 musim lalu.

Baca juga:

Yang lebih mencolok, delapan dari 23 pemain yang dipanggil memiliki keterkaitan dengan akademi Rennes, baik sebagai mantan pemain muda maupun pemain aktif. Nama-nama seperti Camavinga, Dembele, Doue, Da Cunha, Jacquet, Truffert, dan Diouf merupakan produk dari sistem pembinaan Rennes yang kini diakui sebagai yang terbaik di Prancis dengan skor 4,6 dari 5, mengungguli akademi PSG dan Monaco.

Kategori Nama Pemain
Debutan Guillaume Restes, Andy Diouf, Jeremy Jacquet, Lucas Da Cunha, Esteban Lepaul
Absen karena cedera William Saliba, Tchouameni
Tersingkir Jean-Philippe Mateta, Marcus Thuram, N’Golo Kante

Peta Baru Sepak Bola Prancis

Keputusan Zidane ini memperlihatkan bahwa ia ingin membangun fondasi jangka panjang, bukan sekadar mencari hasil instan. Pengalamannya menangani Real Madrid, termasuk keberhasilannya mengorbitkan pemain muda melalui Castilla dan sistem pinjaman seperti yang dialami Dani Carvajal, menjadi bekal berharga dalam meracik skuad Les Bleus.

Di sisi lain, pencoretan Mateta menjadi peringatan bagi para pemain yang tampil gemilang di level klub namun belum mampu meyakinkan sang pelatih. Kompetisi di lini depan Prancis memang sangat ketat, dengan nama-nama seperti Mbappe, Dembele, dan Olise yang hampir mustahil digeser dalam waktu dekat.

Baca juga:

Jalan Panjang Menuju Piala Dunia

Ujian pertama Zidane bersama Prancis akan menjadi indikator seberapa jauh proyeknya berjalan. Dengan lawan-lawan tangguh seperti Turki, Belgia, dan Italia, hasil di Nations League akan menentukan arah kepercayaan publik terhadap eksperimennya. Namun satu hal yang pasti, era baru Les Bleus telah dimulai, dan nama Jean-Philippe Mateta untuk sementara harus bersabar menunggu pintu kembali terbuka.

Bagi Mateta, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa keputusan Zidane keliru. Dengan terus mencetak gol bagi Crystal Palace di Premier League, ia masih memiliki peluang besar untuk kembali mengenakan seragam biru Prancis di masa depan.

Mungkin Anda Suka