Daftar Isi
Fokus Surabaya – Nama Dean Huijsen mencuri perhatian di bursa transfer musim panas 2025. Bek muda asal Spanyol itu resmi bergabung dengan Real Madrid setelah sebelumnya bersinar bersama Bournemouth. Kepindahannya ke Santiago Bernabeu menjadi salah satu transfer paling menarik, mengingat usianya yang masih muda namun sudah dipercaya memperkuat salah satu klub terbesar dunia.
Real Madrid yang dilatih José Mourinho bergerak cepat mengamankan jasa Huijsen. Langkah ini sejalan dengan strategi klub yang juga mendatangkan Trent Alexander-Arnold dan Alvaro Carreras untuk memperkuat lini pertahanan. Di tengah harga pemain yang melambung, keputusan Madrid merekrut Huijsen dinilai sebagai investasi jangka panjang yang cerdas.
Performa Impresif di Lini Belakang
Sejak bergabung, Huijsen langsung menjadi bagian penting dari skema Mourinho. Ia mencatatkan menit bermain penuh dalam lima pertandingan pertama Real Madrid musim ini. Kepercayaan yang diberikan pelatih asal Portugal itu dibayar dengan penampilan solid dan disiplin di jantung pertahanan.
Dalam laga melawan Rayo Vallecano yang berakhir 4-1, Huijsen sempat diistirahatkan sebagai pemain pengganti. Namun secara keseluruhan, ia terus menjadi pilihan utama, bersaing sehat dengan pemain senior seperti Eder Militao yang masih dalam pemulihan cedera. Fleksibilitasnya membuat Madrid mampu tampil agresif tanpa mengorbankan kestabilan di belakang.
Pujian Jude Bellingham dan Keunikan Huijsen
Ketenaran Huijsen tidak hanya soal aksi di lapangan. Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, mengungkapkan sisi unik rekannya itu. Saat menghadiri Grand Prix Spanyol, Bellingham menyebut Huijsen sebagai pemain paling lapar di skuad. “Dean Huijsen, dia makan seperti tiga orang,” ujarnya sambil tersenyum.
Pernyataan itu sontak menjadi bahan pembicaraan hangat di kalangan penggemar. Bellingham juga menyebut Vinicius Junior sebagai pemain paling lucu, sementara Thibaut Courtois dan Antonio Rudiger dinilai sebagai pemain paling cerdas. Komentar tersebut menunjukkan suasana kekeluargaan yang solid di ruang ganti Madrid.
Pesan Tersembunyi untuk Alonso dan Arbeloa
Huijsen juga menjadi sorotan setelah memberikan komentar tentang perkembangan tim. Ia menegaskan bahwa Real Madrid saat ini jauh lebih baik dibandingkan musim lalu. Menurutnya, kehadiran Mourinho membawa perubahan besar dalam hal standar tinggi, kejelasan gagasan, dan manajemen kelompok.
“Saya rasa kami telah berkembang pesat dibandingkan musim lalu, dan kami harus melanjutkannya,” kata Huijsen. Pernyataan itu ditafsirkan sebagai pesan terselubung kepada Xabi Alonso dan Álvaro Arbeloa, dua pelatih yang menangani Madrid pada musim sebelumnya. Huijsen tidak menyebut nama, namun perbandingan performa menjadi sinyal jelas bahwa era Mourinho membawa angin segar.
Persaingan di La Liga dan Liga Champions
Real Madrid saat ini berada di posisi kedua La Liga, tiga poin di belakang Barcelona. Tim besutan Mourinho dijadwalkan bertandang ke markas Elche di Martinez Valero. Huijsen diprediksi kembali masuk starting eleven dalam laga tersebut, bersaing dengan Marc Cucurella dan Eduardo Camavinga untuk mengisi lini pertahanan yang dirotasi.
Elche sendiri tengah dalam tekanan. Mereka belum meraih kemenangan musim ini dan memiliki rekor pertahanan terburuk kedua di liga. Meski demikian, Madrid tetap waspada karena Elche berambisi mengulang hasil imbang 2-2 seperti musim lalu. Kemenangan menjadi harga mati bagi Madrid untuk menjaga tekanan pada Barcelona sebelum derby Madrid akhir pekan nanti.
Di pentas Liga Champions, Huijsen juga menjadi andalan saat Madrid mengalahkan Inter Milan 2-1. Kombinasi pengalaman dan energi muda di lini belakang menjadi kunci ambisi Madrid meraih gelar ke-16 di kompetisi elite Eropa tersebut.
Masa Depan Cerah Bek Muda
Perjalanan Dean Huijsen dari Bournemouth ke Real Madrid menunjukkan bahwa klub-klub besar semakin berani menaruh kepercayaan pada pemain muda. Di tengah harga penyerang yang selangit, investasi pada bek berkualitas seperti Huijsen menjadi strategi cerdas untuk membangun fondasi tim yang kokoh.
Dengan usia yang masih muda, kemampuan membaca permainan, dan mentalitas juara, Huijsen berpotensi menjadi pilar pertahanan Real Madrid selama bertahun-tahun. Jika terus berkembang, ia bisa menjadi salah satu bek terbaik dunia dan mengukir sejarah di Santiago Bernabeu. Publik sepak bola dunia pun menantikan aksi berikutnya dari bek yang disebut Bellingham ‘makan seperti tiga orang’ itu.








