Fokus Surabaya – Jakarta – Memasuki pertengahan September 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di SPBU Pertamina dan operator swasta lainnya dipastikan tidak mengalami perubahan. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa patokan harga masih mengacu pada ketetapan resmi awal bulan, sehingga masyarakat tidak perlu panik menyikapi informasi yang beredar.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa hingga Jumat, 11 September 2026, tidak ada penyesuaian harga BBM nonsubsidi. “Kami memastikan tidak terdapat perubahan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina. Informasi mengenai adanya penyesuaian harga pada tanggal tersebut tidak benar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” tegas Kitty dalam keterangan resminya.
Pernyataan ini sekaligus membantah kabar yang menyebut akan ada kenaikan harga Pertalite mulai 26 September 2026. Isu tersebut pertama kali muncul dari unggahan media sosial pada 24 September 2026 yang mencatut nama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dalam poster yang beredar, diklaim bahwa Bahlil resmi mengumumkan kenaikan harga Pertalite dari Rp10.000 menjadi Rp13.500 per liter. Tim Cek Fakta Liputan6.com telah menelusuri klaim tersebut dan menyimpulkan bahwa informasi itu adalah hoaks. Tidak ada pernyataan resmi dari Kementerian ESDM maupun Pertamina terkait kenaikan tersebut.
Harga BBM Nonsubsidi Terbaru per 11 September 2026
Berdasarkan data yang dihimpun, penyesuaian harga terakhir terjadi pada awal September 2026. Saat itu, Pertamina menaikkan harga beberapa produk nonsubsidi seiring fluktuasi harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, dan kebijakan pajak. Berikut daftar harga BBM di SPBU Pertamina yang berlaku hingga hari ini:
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Pertalite (subsidi) | Rp10.000 |
| Pertamax (RON 92) | Rp16.130 |
| Pertamax Green 95 | Rp19.150 |
| Pertamax Turbo (RON 98) | Rp19.600 |
| Dexlite | Rp23.700 |
| Pertamina Dex | Rp25.200 |
| Biosolar (subsidi) | Rp6.800 |
Untuk wilayah Gorontalo, harga BBM nonsubsidi mengikuti ketetapan yang sama dengan daerah lain di luar Jawa, dengan sedikit perbedaan karena faktor distribusi. Masyarakat di Gorontalo dapat menikmati harga Pertamax Rp16.130 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Sementara itu, harga Pertalite dan Biosolar tetap disubsidi pemerintah.
Harga BBM di SPBU Swasta
Operator swasta seperti BP-AKR dan Shell juga tidak melakukan perubahan harga pada periode ini. BP-AKR menetapkan harga BP Ultimate Rp19.330 per liter, BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter, dan BP 92 tetap Rp16.130 per liter. Di SPBU Shell, harga Shell V-Power Diesel dibanderol Rp25.420 per liter, sedangkan produk bensin RON 92 juga tidak berubah. Vivo dengan Revvo 92 tetap Rp16.130 per liter.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi melalui saluran komunikasi Pertamina atau menghubungi Pertamina Contact Center 135. Jangan mudah percaya pada pesan berantai yang tidak jelas sumbernya, terutama yang mengatasnamakan pejabat negara.
Kesimpulan
Hingga Jumat, 11 September 2026, harga BBM nonsubsidi di seluruh Indonesia, termasuk Gorontalo, tidak mengalami perubahan. Isu kenaikan Pertalite pada 26 September 2026 dipastikan hoaks. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan merujuk pada informasi resmi dari Pertamina serta pemerintah.







