Daftar Isi
Fokus Surabaya – Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina kembali menjadi sorotan publik menjelang akhir Juli 2026. PT Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada perubahan harga BBM nonsubsidi pada periode ini, sekaligus mengklarifikasi informasi yang beredar di media sosial mengenai penyesuaian harga yang disebut akan berlaku pada tanggal tertentu. Kepastian ini disampaikan menyusul beredarnya kabar simpang siur yang membuat sebagian masyarakat ragu untuk mengisi bahan bakar kendaraan mereka.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa harga BBM nonsubsidi yang berlaku di SPBU Pertamina saat ini tetap mengacu pada harga yang telah ditetapkan sebelumnya. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. “Kami memastikan bahwa tidak terdapat perubahan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina. Informasi mengenai adanya penyesuaian harga pada tanggal tersebut tidak benar,” ujarnya dalam siaran pers resmi perusahaan.
Pertamina Patra Niaga juga menekankan bahwa seluruh informasi mengenai harga BBM disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. Langkah ini diambil untuk mencegah kebingungan di tengah masyarakat yang sangat sensitif terhadap setiap perubahan harga bahan bakar.
Daftar Harga BBM Pertamina yang Berlaku
Berdasarkan data resmi yang dihimpun, berikut daftar harga BBM Pertamina untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya yang berlaku saat ini:
| Jenis BBM | Oktan | Harga per Liter |
|---|---|---|
| Solar Subsidi | – | Rp6.800 |
| Pertamax | RON 92 | Rp15.950 |
| Pertamax Green 95 | RON 95 | Rp19.150 |
| Pertamax Turbo | RON 98 | Rp19.600 |
| Dexlite | CN 51 | Rp23.700 |
| Pertamina Dex | CN 53 | Rp25.200 |
Perlu dicatat bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite sebenarnya telah dilakukan pada awal September 2026. Penyesuaian tersebut mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, antara lain harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor relevan lainnya termasuk tingkat daya beli masyarakat pengguna BBM tersebut.
Rincian Kenaikan Harga di Awal Bulan
Pada penyesuaian awal bulan sebelumnya, harga Pertamax Green 95 (RON 95) naik Rp2.550 per liter dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter. Sementara Pertamax Turbo (RON 98) tercatat naik Rp1.300 per liter dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter.
Di sisi lain, harga BBM nonsubsidi jenis solar seperti Pertamina Dex dan Dexlite juga mengalami kenaikan signifikan. Harga Pertamina Dex naik Rp4.050 menjadi Rp25.200 per liter dari sebelumnya Rp21.150 per liter. Adapun Dexlite menjadi Rp23.700 per liter dari Rp19.700 per liter, atau mengalami kenaikan sebesar Rp4.000 per liter. Sementara itu, harga Pertamax dan Pertalite serta solar subsidi tidak mengalami perubahan.
Harga BBM di SPBU Swasta Ikut Menyesuaikan
Tidak hanya Pertamina, SPBU swasta seperti Shell Indonesia, BP-AKR, dan Vivo juga kompak menyesuaikan harga beberapa produk BBM nonsubsidi mereka. BP-AKR menetapkan harga BP Ultimate naik menjadi Rp19.330 per liter dari sebelumnya Rp16.760 per liter. Kemudian, BP Ultimate Diesel menjadi Rp25.420 per liter, naik dari bulan lalu yang dipatok sebesar Rp21.910 per liter. Adapun BBM jenis bensin RON 92 tetap dipatok Rp16.130 per liter.
Hal serupa juga dilakukan oleh SPBU Shell, terutama untuk BBM jenis diesel. Produk Shell V-Power Diesel kini dibanderol sebesar Rp25.420 per liter atau naik dibandingkan bulan lalu sebesar Rp21.910 per liter. Sementara itu, di SPBU Vivo harga BBM RON 92 yakni Revvo 92 tidak mengalami perubahan dan masih dipatok Rp16.130 per liter.
Faktor yang Mempengaruhi Harga BBM
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah. Beberapa indikator utama yang menjadi pertimbangan antara lain:
- Harga minyak mentah dunia yang terus berfluktuasi
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat
- Kebijakan pajak dan pungutan yang berlaku
- Tingkat daya beli masyarakat pengguna BBM nonsubsidi
Pertamina Patra Niaga memastikan akan terus mengomunikasikan setiap perubahan harga BBM melalui saluran resmi perusahaan agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya. Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek informasi harga BBM langsung melalui kanal resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina.
Dengan kondisi harga yang stabil saat ini, masyarakat diharapkan dapat merencanakan pengeluaran bahan bakar kendaraan mereka dengan lebih baik. Pemerintah dan Pertamina terus berkomitmen menjaga ketersediaan serta keterjangkauan BBM bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama menjelang periode akhir bulan yang biasanya diikuti dengan peningkatan mobilitas.
Sebagai penutup, penting bagi konsumen untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi harga BBM yang beredar di media sosial tanpa verifikasi. Selalu pastikan sumber informasi berasal dari kanal resmi Pertamina agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat merugikan. Harga BBM terbaru 28 Juli 2026 yang berlaku di SPBU Pertamina saat ini masih mengacu pada ketetapan awal bulan, dengan tiga jenis bahan bakar nonsubsidi yang mengalami penyesuaian turun maupun naik sesuai formula pemerintah.








