A− A+

Fokus Jepara – DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Pada hari Kamis, 21 Mei 2026, wisatawan dan masyarakat lokal di Pulau Dewata disarankan untuk memperhatikan prakiraan cuaca yang telah dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Bali saat ini sedang berada dalam fase peralihan musim yang dapat menyebabkan variasi cuaca yang cukup signifikan di beberapa kawasan wisata.

Cuaca di Bali diprediksi akan bervariasi, dari kondisi cerah benderang hingga potensi hujan dengan intensitas ringan. Berikut adalah rincian proyeksi cuaca di beberapa lokasi strategis yang menjadi tujuan wisata utama di Bali:

Baca juga:
  • Kota Denpasar: Ibu kota provinsi Bali ini diperkirakan akan mengalami cuaca cerah sepanjang hari. Suhu udara diprediksi berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 73 hingga 96 persen.
  • Kawasan Wisata Kuta dan Sanur: Dua destinasi pantai ini akan menikmati cuaca cerah berawan yang ideal untuk aktivitas bersantai di tepi laut. Suhu di area pantai diperkirakan berada pada rentang 25 hingga 31 derajat Celsius.
  • Kawasan Ubud (Kabupaten Gianyar): Di daerah yang dikenal akan kekayaan budayanya ini, terdapat potensi hujan ringan pada siang hingga sore hari. Suhu udara di Ubud diprediksi berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celsius.

BMKG juga membagi prakiraan cuaca Bali berdasarkan topografi wilayah kabupaten, yang menunjukkan perbedaan karakteristik cuaca di dataran rendah dan dataran tinggi. Berikut adalah gambaran kondisi cuaca di beberapa kabupaten:

Kabupaten / Kota Kondisi Cuaca Utama Rentang Suhu (°C) Kelembapan Udara (%)
Denpasar Cerah 25 – 32 73 – 96
Klungkung Cerah 25 – 31 68 – 94
Badung Berawan 25 – 31 73 – 99
Bangli Berawan 22 – 30 81 – 99
Tabanan Hujan Ringan 25 – 31 83 – 97
Gianyar Hujan Ringan 25 – 31 79 – 97
Jembrana Hujan Ringan 25 – 31 73 – 99
Buleleng Hujan Ringan 25 – 31 79 – 95
Karangasem Hujan Ringan 24 – 30 76 – 99

Meskipun beberapa wilayah utama terpantau cerah, pihak BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa daerah. Aktivitas atmosfer pada masa peralihan musim dapat menyebabkan pertumbuhan awan konvektif yang mendadak.

Masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan atau dekat aliran sungai, terutama di wilayah Tabanan, Gianyar, Bangli, Buleleng, Karangasem, dan Klungkung, diingatkan untuk waspada terhadap kemungkinan dampak hujan, seperti genangan air, luapan sungai, hingga risiko longsor skala kecil di daerah tebing.

Baca juga:

Bagi para pelaut, nelayan, dan pelaku wisata bahari, perlu diperhatikan bahwa kecepatan angin di perairan selatan Bali berembus dari arah timur laut hingga tenggara. Ketinggian gelombang laut di sekitar Kuta diperkirakan berada antara 0,5 hingga 1,25 meter, sedangkan di Nusa Dua dan Sanur berkisar antara 0,5 hingga 2,0 meter. Pastikan selalu mematuhi protokol keselamatan sebelum beraktivitas di laut.

Dengan memahami prakiraan cuaca ini, diharapkan wisatawan dan masyarakat lokal dapat merencanakan aktivitas mereka dengan lebih baik, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk keselamatan dan kenyamanan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: