Daftar Isi
Fokus Surabaya – Ranking FIFA Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan menjelang laga krusial melawan Malaysia di matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB ini tidak hanya menentukan langkah Garuda ke final, tetapi juga berpotensi mengerek posisi Indonesia di ranking dunia.
Saat ini, Timnas Indonesia masih tertahan di peringkat 119 dunia dengan koleksi 1.161,17 poin. Sebelumnya, skuad asuhan John Herdman itu sempat menempati posisi 118. Namun, kemenangan Togo 1-0 atas Burundi dalam Kualifikasi Piala Afrika 2027 pada Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB membuat Indonesia harus rela turun satu peringkat. Togo mendapatkan tambahan 10,72 poin dari laga tersebut, sementara Indonesia hanya meraih 4,12 poin setelah menang 2-0 atas Singapura di laga pembuka.
Meski demikian, peluang Indonesia untuk kembali naik peringkat terbuka lebar. Kemenangan atas Malaysia diproyeksikan memberikan tambahan 4,32 poin, sehingga total poin Garuda akan meningkat menjadi 1.165,49. Dengan perolehan tersebut, Indonesia berpotensi naik dua posisi ke peringkat 117 dunia, menggeser The Gambia yang saat ini mengoleksi 1.165,29 poin dan Togo di peringkat 118 dengan 1.163,48 poin.
Pentingnya Kemenangan atas Malaysia
Laga melawan Malaysia menjadi sangat krusial bagi Timnas Indonesia. Selain untuk memastikan tempat di final FIFA ASEAN Cup 2026, kemenangan juga akan mendongkrak ranking FIFA. Jika Indonesia menang dan di laga lain Singapura menumbangkan atau imbang kontra Bangladesh, Garuda dipastikan lolos ke final. Namun, jika hanya imbang melawan Malaysia, Indonesia akan kehilangan 0,68 poin dan diproyeksikan tetap di peringkat 119.
Pelatih John Herdman menuntut pemainnya untuk menjaga perhatian dan emosi dalam derbi serumpun ini. “Kami harus menikmati pertandingan dan menjaga rumah kami di SUGBK,” ujarnya. Sementara itu, bek Malaysia, Muhammad Syahmi Safari, berusaha menebar ancaman psikologis dengan mengenang kemenangan dramatis 3-2 Malaysia atas Indonesia di SUGBK pada 2019. “Memori itu menjadi salah satu pengalaman terbaik sepanjang karier saya,” kata Syahmi.
Peta Persaingan di Grup A
Di pertandingan lain, Singapura akan menghadapi Bangladesh pada pukul 16.00 WIB. Singapura yang saat ini berada di peringkat 148 dunia lebih diunggulkan atas Bangladesh yang menempati peringkat 182. The Lions belum pernah kalah dalam empat pertemuan terakhir melawan Bangladesh dengan tiga kemenangan dan satu imbang. Kemenangan Singapura akan menjaga peluang mereka, namun juga akan membantu Indonesia jika Garuda mampu mengalahkan Malaysia.
Berikut proyeksi perubahan ranking FIFA untuk Indonesia:
| Skenario | Poin | Peringkat |
|---|---|---|
| Menang atas Malaysia | 1.165,49 | 117 |
| Imbang melawan Malaysia | 1.160,49 | 119 |
Di kawasan Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam masih menjadi yang teratas. Thailand berada di peringkat 94, Vietnam 99, sedangkan Indonesia 118 (sebelum pembaruan terakhir). Kemenangan atas Malaysia akan semakin mendekatkan Indonesia ke posisi dua besar Asia Tenggara.
Dukungan Suporter dan Target Final
Laga nanti malam diprediksi akan berlangsung sengit. Puluhan ribu suporter Garuda diharapkan memenuhi SUGBK untuk memberikan dukungan langsung. Pemain seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Kevin Diks diharapkan menjadi pembeda. Kemenangan atas Malaysia tidak hanya membuka jalan ke final, tetapi juga menjadi kado manis bagi peringkat FIFA Indonesia.
Dengan segala dinamika yang ada, laga ini menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan kualitas di pentas regional sekaligus memperbaiki posisi di ranking dunia. Jika mampu memanfaatkan peluang, bukan tidak mungkin Garuda melesat ke peringkat 117 dan mengukir sejarah baru.







