Sport

Tahan Persebaya 1-1 di GBT, Milos Joksic: Garudayaksa FC Layak Bawa Pulang Poin

Tahan Persebaya 1-1 di GBT, Milos Joksic: Garudayaksa FC Layak Bawa Pulang Poin
Tahan Persebaya 1-1 di GBT, Milos Joksic: Garudayaksa FC Layak Bawa Pulang Poin
Daftar Isi
  1. Jalannya Pertandingan
  2. Klasemen Sementara
  3. Strategi Bertahan yang Berbuah Manis
  4. Proses Membangun Tim
  5. Reaksi Kubu Persebaya
A− A+

Fokus SurabayaGarudayaksa FC berhasil mencuri satu poin berharga dari markas Persebaya Surabaya pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (19/9), tim berjuluk Spirit of Garuda itu menahan tuan rumah dengan skor 1-1.

Laga berjalan sengit sejak menit awal. Persebaya yang tampil di hadapan pendukung sendiri berusaha menekan sejak awal, sementara Garudayaksa FC memilih bermain lebih hati-hati dengan mengandalkan disiplin pertahanan dan serangan balik cepat.

Baca juga:

Jalannya Pertandingan

Persebaya sebenarnya sempat berada di depan setelah Alex Martins mencetak gol pada menit ke-85. Gol tersebut membuat tuan rumah tampak akan mengamankan tiga poin penuh. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Empat menit berselang, tepatnya pada menit ke-89, Garudayaksa FC berhasil menyamakan kedudukan melalui Al Hamra Hehanussa.

Gol penyama kedudukan tersebut membuat tim tamu terhindar dari kekalahan sekaligus mengamankan satu poin penting dalam laga tandang. Gawang Garudayaksa yang dikawal Dominik Holec sejatinya sempat bobol lebih dulu, namun mental bertanding para pemain mampu menjaga asa hingga peluit akhir dibunyikan.

Klasemen Sementara

Hasil imbang ini membuat Persebaya berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi lima poin. Sementara itu, Garudayaksa FC menempati peringkat ke-13 dengan mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan yang telah dilakoni.

Tim Posisi Poin
Persebaya Surabaya 7 5
Garudayaksa FC 13 2

Strategi Bertahan yang Berbuah Manis

Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, mengakui timnya harus bermain lebih bertahan sepanjang pertandingan. Menurutnya, Persebaya mampu memberikan tekanan melalui permainan langsung dan umpan-umpan panjang yang membuat anak asuhnya cukup kesulitan.

“Pertama-tama, saya mengucapkan selamat kepada kedua tim atas permainan yang fair play. Kami bermain sangat bertahan hari ini karena lawan tampil fantastis. Mereka bermain sangat baik dengan umpan-umpan jauh yang dalam dan sepak bola langsung. Kami menghadapi banyak masalah untuk menghentikan mereka,” ujar Joksic seusai pertandingan.

Baca juga:

Pelatih asal Serbia tersebut tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang mampu bertahan dari tekanan tuan rumah hingga akhirnya mendapatkan hasil positif. Ia bahkan memberikan pujian khusus kepada lini belakang yang dinilainya bekerja keras sepanjang pertandingan.

“Saya sangat senang dengan raihan satu poin ini. Kami berusaha melakukan transisi cepat dan serangan balik kilat untuk menciptakan peluang hari ini, tetapi kami kesulitan membendung mereka. Para pemain bertahan saya tampil luar biasa hari ini, dan saya sangat puas dengan hasil satu poin ini,” tambahnya.

Proses Membangun Tim

Joksic juga menyebut Garudayaksa FC masih dalam proses membangun kekuatan tim. Ia menilai skuadnya belum bisa tampil dengan komposisi terbaik karena masih ada sejumlah pemain yang belum tersedia untuk masuk starting eleven. Meski demikian, ia menegaskan timnya pantas mendapatkan poin dari lawatan ke GBT.

Hasil ini sekaligus menjadi momen kebangkitan tim berjuluk Spirit of Garuda setelah pada laga terakhir kalah 0-2 saat menjamu Persik Kediri di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat. Kembalinya sejumlah pemain penting turut memberikan dampak positif terhadap performa tim.

Reaksi Kubu Persebaya

Di sisi lain, kubu Persebaya tentu merasa kecewa karena gagal mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir. Kiper Reza Arya Pratama secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya usai timnya ditahan imbang Garudayaksa FC. Meski mendominasi jalannya pertandingan, Bajul Ijo harus puas berbagi angka di hadapan pendukung sendiri.

Baca juga:

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, disebut kesulitan menembus pertahanan Garudayaksa yang sangat solid sepanjang laga. Sepanjang pertandingan, anak asuh Bernardo Tavares tercatat tidak mampu menembus rapatnya lini belakang tim tamu selain melalui satu gol yang dicetak Alex Martins.

Dengan hasil ini, persaingan di BRI Super League 2026/2027 semakin ketat. Persebaya harus segera bangkit untuk memperbaiki posisi di papan klasemen, sementara Garudayaksa FC akan menjadikan hasil di GBT sebagai modal berharga untuk menghadapi laga-laga berikutnya.

Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa sepak bola tidak selalu soal penguasaan bola. Disiplin taktik, mental bertanding, dan ketenangan di momen krusial menjadi kunci Garudayaksa FC membawa pulang poin dari salah satu stadion paling angker di Indonesia. Bagi Joksic, satu poin di GBT adalah bukti bahwa timnya layak diperhitungkan di kompetisi musim ini.

Mungkin Anda Suka