Fokus Surabaya – Jakarta, 24 September 2026 – Konser perayaan 30 tahun Project Pop sukses menggetarkan Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu malam (23/9). Acara bertajuk “Project Pop 30 Tahun: Tribute untuk Oon” ini menjadi momen penuh haru dan tawa, mengenang sosok Oon yang telah lama absen dari panggung musik Indonesia. Ribuan penggemar dari berbagai generasi memadati venue, menyaksikan penampilan energik dari personel yang tersisa: Udjo, Yosi, Gugum, dan Tika.
Sejak pukul 19.30 WIB, Project Pop membuka pertunjukan dengan medley lagu-lagu hits seperti “Bukan Bintang Biasa” dan “Dangdut is the Music of My Country”. Layar raksasa menampilkan cuplikan video Oon di masa jaya, memancing sorak dan tepuk tangan panjang. “Malam ini kita merayakan 30 tahun kebersamaan, dan tentu saja, kita merayakan Oon,” ujar Yosi di atas panggung.
Konser ini juga menjadi ajang reuni bagi para penggemar setia. Beberapa artis tamu seperti Tulus dan Raisa ikut tampil membawakan lagu-lagu Project Pop dengan aransemen baru. Momen paling mengharukan terjadi saat lagu “Ingatlah Hari Ini” dinyanyikan bersama, sambil foto-foto Oon ditampilkan di latar belakang. Banyak penonton yang meneteskan air mata.
Di sisi lain, industri musik Indonesia tengah dihadapkan pada berbagai tantangan. Sepanjang September 2026, tiga konser idol KPop di Jakarta terpaksa dibatalkan. T.O.P membatalkan fan meeting di Istora Senayan karena situasi lokal yang tidak dirinci, sementara MAMAMOO membatalkan konser di NICE PIK 2 akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. OMEGA X juga mencoret Jakarta dari tur Asia mereka karena pelanggaran kontrak oleh penyelenggara lokal. Pembatalan ini tentu mengecewakan penggemar, namun keselamatan tetap menjadi prioritas.
Meski demikian, semangat musik Indonesia tetap membara. The Sounds Project Vol. 9 yang digelar pada 7-9 Agustus 2026 di Ecovention & Ecopark Ancol berhasil menarik ratusan ribu penonton. Festival dengan tema “Beyond Memories” ini menampilkan lebih dari 120 musisi di tujuh panggung, membuktikan bahwa musik mampu menyatukan berbagai kalangan. “Kami ingin terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya,” ujar Gerhana Banyubiru, Festival Director The Sounds Project.
Kembali ke konser Project Pop, penampilan ditutup dengan lagu “Tu Tu Tu” yang dibawakan dengan penuh semangat. Para personel mengucapkan terima kasih kepada penggemar yang telah setia selama tiga dekade. “Tanpa kalian, Project Pop bukan apa-apa. Terima kasih untuk 30 tahun yang luar biasa,” kata Udjo. Konser ini tidak hanya menjadi perayaan musik, tetapi juga tribute yang hangat untuk Oon, yang meski tidak hadir secara fisik, tetap terasa kehadirannya di hati para penggemar.
Dengan suksesnya konser ini, Project Pop membuktikan bahwa mereka masih relevan di industri musik Indonesia. Diharapkan, semangat dan karya mereka terus menginspirasi generasi mendatang. Sementara itu, pembatalan konser KPop menjadi catatan penting bagi promotor untuk lebih matang dalam perencanaan, agar kejadian serupa tidak terulang.








