Sport

Jadwal Padat Uji Coba Internasional: India U17 Tantang Myanmar, Brasil Uji Australia hingga India

A− A+

Fokus Surabaya – Dunia sepak bola internasional kembali diramaikan oleh rangkaian pertandingan uji coba atau club friendlies yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Oktober dan November 2026. Sejumlah tim nasional dan klub besar menyiapkan laga persahabatan sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi resmi, mulai dari kualifikasi Piala Asia hingga turnamen antarnegara.

Tim nasional India U17 menjadi salah satu tim yang paling sibuk. Skuad asuhan pelatih kepala Mehrajuddin Wadoo dijadwalkan melakoni dua laga uji coba internasional melawan Myanmar di StarCity Sports Club, Thanlyin, Myanmar, pada 4 dan 7 Oktober 2026. Dua pertemuan ini menjadi uji coba internasional pertama bagi Blue Colts sejak memulai pemusatan latihan di Margao awal bulan ini.

Baca juga:

Laga kontra Myanmar dipilih bukan tanpa alasan. Myanmar merupakan lawan yang relevan karena mereka juga lolos ke AFC U17 Asian Cup 2026, sama seperti India. Sebelumnya, kedua tim sudah pernah bertemu dua kali di Yangon pada Maret 2026, dengan India menang 2-1 di laga pertama sebelum bermain imbang tanpa gol di pertemuan kedua.

“Pertandingan ini akan menjadi bagian penting dari persiapan kami menuju kualifikasi. Myanmar adalah lawan yang bagus di kelompok usia ini, dan seperti India, mereka juga lolos ke AFC U17 Asian Cup tahun ini,” ujar Wadoo. “Bermain dua laga internasional di luar kandang akan memberi kami kesempatan bagus untuk menilai para pemain dan memperbaiki berbagai aspek permainan sebelum November.”

India sendiri tergabung di Grup E kualifikasi AFC U17 Asian Cup Uzbekistan 2027 yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 11 hingga 20 November. Di grup tersebut, India akan menghadapi tuan rumah Malaysia, Palestina, Singapura, dan Guam. Kampanye India dimulai melawan Singapura pada 11 November, berlanjut ke Guam pada 14 November, Palestina pada 17 November, dan ditutup dengan menghadapi Malaysia pada 20 November. Seluruh laga akan dimainkan di MP Selayang Stadium.

Baca juga:

Sementara itu, di belahan dunia lain, tim nasional putra Amerika Serikat atau USMNT juga menyiapkan empat laga uji coba menghadapi Peru, Chile, Meksiko, dan Kanada. Pelatih kepala Mauricio Pochettino memanggil 28 pemain eksperimental tanpa menyertakan nama-nama besar seperti Christian Pulisic, Weston McKennie, Tim Weah, dan Folarin Balogun, yang absen karena cedera. Sebagai gantinya, tidak kurang dari 13 pemain berpeluang mencatatkan debut bersama USMNT, dipimpin oleh talenta muda Cavan Sullivan dari Philadelphia Union.

Di Amerika Selatan, Brasil telah mengonfirmasi nomor punggung skuad untuk laga uji coba melawan Australia dan India. Raphinha dari Barcelona diberikan kehormatan mengenakan nomor 10 ikonik yang selama lebih dari satu dekade identik dengan Neymar, sementara prodigy Real Madrid, Endrick, mewarisi nomor 9. Estevao mengambil nomor 11, sedangkan Vinicius Junior tetap dengan nomor 7. Tim asuhan Carlo Ancelotti memulai tur dengan menghadapi Australia di Townsville, lalu melawan Socceroos lagi di Brisbane empat hari kemudian, dan menutup perjalanan antarbenua dengan pertemuan melawan India di Kolkata pada 3 November.

Di Afrika, raksasa Tanzania Simba SC terbang ke Afrika Selatan untuk pemusatan latihan intensif selama 10 hari di Polokwane. Pelatih Steve Barker ingin memanfaatkan periode ini untuk mempertajam pendekatan taktis sebelum rangkaian laga penentu musim. Manajer Informasi dan Komunikasi Simba, Ahmed Ally, menegaskan klub mengincar lawan berkualitas. “Kami akan memainkan beberapa laga uji coba, setidaknya dua, dan selama hari-hari itu kami ingin mendapatkan tim yang akan memberi kami rasa kompetitif yang sesungguhnya,” ujarnya. Setelah kembali pada tanggal 10, Simba langsung menghadapi Derby Dar es Salaam.

Baca juga:

Tidak ketinggalan, tim futsal putri Brasil juga menyiapkan dua laga uji coba melawan Jepang pada 16 dan 17 Oktober di Chico Netto Sports Gymnasium, Maringa, Parana. Pelatih Wilson Saboia memanggil 14 pemain, lima di antaranya berkarier di klub Brasil. “Kami memulai kembali pekerjaan untuk siklus 2026 hingga 2029, empat tahun persiapan menuju Piala Dunia berikutnya,” kata Saboia.

Rangkaian uji coba ini menegaskan bahwa club friendlies dan laga persahabatan internasional bukan sekadar pertandingan pemanasan. Bagi tim seperti India U17, USMNT, Brasil, Simba SC, hingga tim futsal putri Brasil, laga-laga ini menjadi laboratorium taktik, ajang evaluasi pemain, dan batu loncatan menuju target besar berikutnya. Dengan jadwal yang padat, hasil dari setiap pertemuan akan menjadi indikator penting seberapa siap masing-masing tim menghadapi kompetisi resmi yang menanti.

Mungkin Anda Suka