Sport

Derbi Asturiano Memanas: Real Oviedo Krisis Striker Jelang Duel Kontra Leganés

Derbi Asturiano Memanas: Real Oviedo Krisis Striker Jelang Duel Kontra Leganés
Derbi Asturiano Memanas: Real Oviedo Krisis Striker Jelang Duel Kontra Leganés
A− A+

Fokus Surabaya – Real Oviedo menghadapi situasi sulit menjelang laga krusial melawan Leganés di Carlos Tartiere. Pelatih Julián Calero harus memutar otak setelah badai cedera menghantam lini depan timnya, memaksa sejumlah pemain kunci absen. Derbi Asturiano yang selama ini menjadi laga paling dinanti justru datang di saat yang kurang menguntungkan bagi Los Carbayones.

Krisis dimulai ketika Estanis Pedrola mengalami cedera bahu saat melawan Sabadell. Penyerang sayap itu dipastikan absen setelah mengalami dislokasi. Nasib serupa menimpa Alexander Isfan, penyerang asal Rumania yang sebelumnya menjadi andalan di lini depan. Isfan mengalami masalah otot dan tidak akan tersedia untuk pertandingan melawan Leganés.

Baca juga:

Kondisi ini memperparah daftar cedera Oviedo yang sudah panjang. Carlos Fernández masih harus menepi setidaknya dua bulan setelah menjalani operasi lutut. Sementara itu, Chris Ramos sempat mengalami cedera punggung dalam pertandingan melawan Leganés sebelumnya, meski kini sudah kembali berlatih dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Dengan hanya menyisakan dua penyerang murni, Chris Ramos dan Víctor Mingo, Calero diprediksi akan mengandalkan Ramos sebagai starter. Mingo, yang didatangkan dari Arenteiro pada musim panas lalu, berpeluang besar mendapatkan menit bermain mengingat minimnya opsi di lini serang.

Selain empat pemain yang masih dalam proses pemulihan—Nacho Vidal, Brandon Domingues, Carlos Fernández, dan Ilyas Chaira—Calero juga harus memantau kondisi pemain muda. Meski demikian, ada angin segar dari akademi. Tiga pemain muda berbakat, Dieguito Menéndez, Marco Esteban, dan Enzo Pérez, siap memberikan kontribusi jika dibutuhkan.

Enzo Pérez telah mencatatkan debut bersama tim senior, sementara Dieguito juga sempat tampil melawan Albacete dan Valladolid. Marco Esteban, bek tengah jebolan akademi, memiliki pengalaman bermain di Primera División meski kini harus bersaing ketat dengan tiga bek senior.

Baca juga:

Di sisi lain, Leganés datang dengan modal berharga. Klub asal Madrid itu tercatat sebagai tim dengan nilai skuad mencapai 28,4 juta euro, menempati peringkat keenam dalam hal valuasi pemain di Segunda División. Mereka juga menjadi salah satu tim yang mampu mengalahkan Granada CF, menunjukkan kualitas yang tidak bisa diremehkan.

Menariknya, laga ini juga membangkitkan memori kelam bagi Oviedo. Dua belas tahun lalu, Sporting B pernah menghancurkan Oviedo dengan skor 1-4 di Tartiere. Beberapa pemain dari laga bersejarah itu kini masih aktif bermain, seperti Dennis Díaz di Marino de Luanco dan Alberto González di Real Murcia.

Meski demikian, Oviedo memiliki catatan apik dalam hal pembinaan pemain muda. Meskipun tidak ada pemain yang memenuhi kriteria canterano versi FIFA, kehadiran pemain seperti Dieguito, Marco Esteban, dan Enzo Pérez menjadi bukti bahwa identitas lokal tetap dijaga.

Pertandingan melawan Leganés akan menjadi ujian berat bagi Calero dalam meracik strategi tanpa striker utama. Kreativitas dalam memanfaatkan pemain muda dan fleksibilitas taktik akan menjadi kunci. Dukungan penuh dari suporter di Carlos Tartiere diharapkan mampu membangkitkan semangat juang para pemain.

Baca juga:

Dengan kondisi yang ada, Oviedo harus bermain cerdas dan disiplin. Leganés yang datang dengan kekuatan penuh tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan. Namun, sepak bola selalu menyimpan kejutan, dan derbi sering kali melahirkan pahlawan tak terduga.

Laga ini akan menjadi pembuktian bagi Calero dan skuadnya. Mampukah mereka mengatasi krisis dan meraih hasil positif? Atau akankah Leganés memanfaatkan kelemahan Oviedo? Semua akan terjawab di atas lapangan.

Mungkin Anda Suka