Daftar Isi
Fokus Surabaya – Klub sepak bola Brasil, Guarani, tengah bersiap menghadapi salah satu momen paling krusial dalam sejarahnya. Pekan ini, tepatnya Jumat (25/9), klub akan menggelar voting untuk menentukan apakah mereka akan membentuk SAF (Sociedade Anônima do Futebol) atau tetap mempertahankan status sebagai klub asosiasi. Proposal yang diajukan oleh pengusaha Roberto Graziano menjanjikan investasi total mencapai R$1,075 miliar, sebuah angka fantastis yang berpotensi mengubah lanskap sepak bola Campinas dan sekitarnya.
Sebelum pemungutan suara, dua pertemuan akan digelar pada Senin (21/9) dan Rabu (23/9) di gymnasium klub. Pertemuan ini bertujuan memberikan penjelasan dan menyelaraskan pemahaman anggota sebelum voting yang akan dilakukan secara hibrida pada Jumat, dengan panggilan pertama pukul 15.30 dan kedua pukul 16.00, serta dibuka hingga pukul 20.00.
Proposal yang saat ini dalam pembahasan merinci alokasi dana sebagai berikut:
- R$400 juta untuk operasional SAF dan klub sosial
- R$300 juta untuk pembangunan stadion baru
- R$25 juta untuk pusat pelatihan (CT) baru
- Hingga R$350 juta untuk menutup kewajiban dalam proses pemulihan judi (Recuperação Judicial)
Dalam model yang diajukan, Guarani akan mempertahankan 10% saham di SAF, sementara grup Roberto Graziano akan menguasai 90% sisanya. Jika disetujui, ini akan menjadi salah satu investasi terbesar dalam sejarah klub dan bisa menjadi contoh bagi klub-klub Brasil lainnya yang tengah mempertimbangkan model serupa.
Brinco de Ouro: Panggung Sepak Bola Perempuan dan Peluang Copa 2027
Sementara proses SAF berjalan, Stadion Brinco de Ouro terus menunjukkan eksistensinya di kancah nasional. Pada Sabtu (19/9) lalu, stadion ini menjadi tuan rumah pertandingan semifinal kedua Brasileirão Feminino antara São Paulo dan Flamengo. Laga ini menjadi bukti komitmen klub dalam mendukung perkembangan sepak bola perempuan.
Yang lebih menarik, Guarani secara resmi telah menawarkan Brinco de Ouro kepada FIFA sebagai calon pusat pelatihan untuk salah satu tim peserta Copa do Mundo Feminina 2027, yang akan diselenggarakan di Brasil. Pengalaman menjadi tuan rumah Brasil Ladies Cup pada Juli lalu, yang melibatkan tim seperti Palmeiras, Flamengo, Peñarol, dan tim nasional Paraguay, menjadi nilai tambah tersendiri.
Dengan kapasitas dan fasilitas yang terus ditingkatkan, Brinco de Ouro berpotensi menjadi magnet bagi tim-tim internasional yang mencari tempat latihan berkualitas selama turnamen akbar tersebut. Ini juga menjadi peluang emas untuk mempromosikan Campinas dan sepak bola Brasil di mata dunia.
Warisan Budaya: Situs Misión Jesuítica di Tanah Guarani
Nama Guarani juga melekat kuat pada warisan sejarah Amerika Selatan. Situs Arkeologi São Miguel Arcanjo, yang terletak di Rio Grande do Sul, menyimpan reruntuhan misi Yesuit yang dibangun pada abad ke-17 dan ke-18. Tempat ini bukan hanya saksi bisu pertemuan antara misionaris Eropa dan masyarakat adat Guarani, tetapi juga bukti kemampuan arsitektur dan seni yang luar biasa.
Dinding-dinding batu pasir yang megah, dirancang oleh arsitek Yesuit Giovanni Battista Primoli, dahulu menampung ribuan penduduk. Kompleks ini mencerminkan perpaduan pengetahuan Eropa dengan keterampilan masyarakat Guarani dalam bidang pertanian, peternakan, dan seni patung. UNESCO telah mengakui situs ini sebagai Warisan Dunia, bersama dengan Argentina, sebagai bentuk penghargaan atas nilai budaya universal yang dimilikinya.
Hingga kini, pengunjung dapat menjelajahi reruntuhan dan menyaksikan pertunjukan cahaya dan suara yang mengisahkan sejarah heroik dan dramatis dari peradaban yang pernah berjaya di sana. Ini menjadi pengingat akan kekayaan sejarah yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang.
Guarani Sport: Membangun Generasi Muda Melalui Olahraga
Di sisi lain, nama Guarani juga digunakan oleh sebuah program olahraga di Santa Catarina. Program Cultivar, yang diprakarsai oleh Grup Guarani Sport, baru-baru ini membawa 60 lapangan mini ke Virada Esportiva di São Paulo. Acara yang berlangsung pada 19-20 September ini menampilkan berbagai cabang olahraga seperti tenis, voli, basket, hoki, sepak bola, dan bulu tangkis, serta atraksi catur raksasa.
CEO Grup Guarani Sport, Marcos Fernando Luiz, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi fisik, intelektual, sosial, dan emosional siswa, sejalan dengan Base Nacional Comum Curricular (BNCC). Program ini telah menjangkau sekitar 300 kota di 25 provinsi dan melibatkan sekitar 5 juta siswa, menjadikannya salah satu inisiatif olahraga terbesar di Brasil.
Kesimpulan
Pekan ini menjadi titik balik bagi Guarani. Keputusan mengenai SAF akan menentukan arah masa depan klub, sementara Brinco de Ouro terus memperkuat posisinya sebagai stadion multifungsi yang siap menyambut even internasional. Di sisi lain, warisan budaya Guarani dan program olahraga komunitas menunjukkan bahwa nama Guarani tidak hanya identik dengan sepak bola, tetapi juga dengan pelestarian sejarah dan pengembangan generasi muda. Semua mata akan tertuju pada Campinas, menantikan hasil voting yang bisa mengubah wajah klub ini selamanya.








