A− A+

Fokus Jepara – Seekor lutung Jawa mengalami luka parah setelah diduga tersengat aliran listrik saat melintas di kawasan permukiman warga di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Satwa dilindungi itu ditemukan dalam kondisi pingsan dengan cedera serius pada lengan kirinya. Tangannya nyaris putus akibat sengatan arus listrik tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Plalangan RT 04/RW 01, Kelurahan Plalangan. Warga menduga lutung itu turun dari kawasan hutan di sekitar permukiman untuk mencari makan sebelum akhirnya bergelantungan di kabel listrik dan tersengat.

Baca juga:

Mengetahui kejadian itu, warga segera menyelamatkan lutung tersebut dengan menempatkannya di dalam kandang ayam sebagai lokasi penampungan sementara. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang agar satwa tersebut mendapat penanganan.

Kepala Seksi Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Listiyanto, membenarkan adanya laporan seekor lutung Jawa yang diduga tersengat aliran listrik. Menurut dia, laporan diterima sekitar pukul 09.00 WIB oleh Pos Damkar Gunungpati.

Tim Rescue Damkar bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Setibanya Damkar Kota Semarang di lokasi, lutung tersebut sudah diamankan warga setempat di kurungan ayam, dalam kondisi tangannya hampir putus.

Untungnya, lutung itu masih bisa diselamatkan dan tak mati tersetrum. Kondisinya lutungnya tangannya sudah mau putus, nggak mati untungnya. Kemudian kami berkoordinasi dengan BKSDA terkait koordinasi dengan tim gabungan.

Baca juga:

Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan lutung itu tersetrum tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Lutung tersebut adalah lutung liar yang tengah berada di permukiman warga.

Warga yang menjadi saksi kejadian itu pun langsung mendatangi Pos Damkar Gunungpati dan menginformasikan bahwa ada lutung tersengat listrik tegangan tinggi. Memang lutung liar, biasanya ada tiga katanya. Kebetulan yang kesetrum tadi hanya satu.

Lutung tersebut kemudian dibawa ke tempat yang aman untuk mendapatkan perawatan. Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap kehadiran hewan liar di permukiman.

Dalam beberapa tahun terakhir, kehadiran hewan liar di permukiman warga telah menjadi fenomena yang cukup sering terjadi. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan lingkungan dan kerusakan habitat hutan.

Baca juga:

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dan hewan liar. Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko kecelakaan dan konflik antara manusia dan hewan liar.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.