Fokus Jepara – Nigeria baru-baru ini mengalami peningkatan modal bank sebesar N4,65 triliun, yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pinjaman bank. Namun, menurut Sonnie Ayere, pendiri dan CEO DLM Capital Group, peningkatan modal ini mungkin tidak langsung diterjemahkan menjadi perluasan kredit yang lebih luas di seluruh ekonomi.
Ayere mengatakan bahwa bank-bank lebih cenderung untuk memprioritaskan pinjaman kepada perusahaan besar daripada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) karena biaya pinjaman yang lebih rendah dan risiko yang lebih kecil. Ini berarti bahwa UKM mungkin masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan akses ke pinjaman yang terjangkau.
Sementara itu, Femi Fani-Kayode, mantan Menteri Penerbangan dan duta besar Nigeria untuk Afrika Selatan, telah bertemu dengan Menteri Informasi dan Orientasi Nasional, Mohammed Idris, untuk membahas persiapan untuk tugas diplomatiknya. Fani-Kayode juga berbagi tentang rencana untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan kerja sama antara Nigeria dan Afrika Selatan.
Di lain pihak, Sheikh Ahmad Gumi, seorang ulama Islam, telah mengkritik seruan untuk membunuh teroris yang bertobat, mengatakan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan ajaran agama dan hukum internasional. Gumi menekankan bahwa membunuh teroris yang bertobat atau tahanan perang adalah tidak benar dan melanggar prinsip-prinsip agama dan hukum internasional.
Acara Women in the Arts: Power, Voice and Economic Impact juga diadakan di Nigeria, yang membahas tentang peran wanita dalam sektor kreatif dan bagaimana mereka dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Amina Oyagbola, Presiden Dewan Delphic Nasional Nigeria, menekankan bahwa investasi pada wanita dalam seni dapat membantu meningkatkan kemampuan ekonomi dan mengurangi kesenjangan gender.
Kesimpulan, Nigeria masih menghadapi banyak tantangan, termasuk masalah keamanan, ekonomi, dan kesenjangan gender. Namun, dengan upaya yang tepat, termasuk investasi pada sektor kreatif dan peningkatan akses ke pinjaman bagi UKM, Nigeria dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan sosial.








