Fokus Jepara – Piala Dunia 2026 telah menjadi fenomena global yang ditunggu-tunggu oleh penggemar sepak bola di seluruh dunia. Di Palembang, Sumatera Selatan, masyarakat telah menemukan cara unik untuk merayakan acara ini. Mereka tidak lagi membutuhkan bioskop atau tempat nonton bareng untuk menikmati pertandingan, karena kini mereka dapat menikmati suasana Piala Dunia 2026 dengan cara yang lebih menyenangkan, yaitu dengan piknik dan BBQ di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.
Jakabaring Sport City, yang merupakan kawasan olahraga terbesar di Sumatera Selatan, telah menjelma menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Hamparan rumput hijau yang luas, pepohonan rindang, serta udara yang relatif sejuk membuat kawasan ini semakin ramai dipadati pengunjung setiap Sabtu dan Minggu.
Fenomena yang paling mencuri perhatian adalah, semakin populernya kegiatan piknik sambil barbeque atau nge-grill bersama keluarga. Sejak pagi hingga menjelang sore, berbagai sudut kawasan JSC dipenuhi pengunjung yang membawa tikar, tenda lipat, kursi santai, hingga perlengkapan memasak sederhana.
Di sisi lain, Palembang juga memiliki kuliner khas yang lezat, seperti pempek. Namun, belakangan ini, pedagang pempek di Pasar 16 Ilir, Kota Palembang, mengaku terdampak setelah unggahan yang menyoroti kualitas dan kebersihan makanan tersebut viral di media sosial. Pedagang senior, Lina, mengatakan jumlah pembeli menurun setelah narasi mengenai pempek tumpah Pasar 16 Ilir ramai diperbincangkan.
Sementara itu, di kawasan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, warga dibuat resah akibat dugaan pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menyebabkan sejumlah lampu jalan tidak berfungsi. Aksi pencurian tersebut terjadi di pembatas jalan tepatnya depan kantor bank di kawasan Tangga Takat.
Kesimpulan, Palembang telah menunjukkan semangat dan antusiasme dalam menyambut Piala Dunia 2026. Dengan piknik dan BBQ di Jakabaring Sport City, masyarakat dapat menikmati acara ini dengan cara yang lebih menyenangkan. Namun, perlu diingat bahwa kualitas dan kebersihan makanan, serta keamanan kawasan, tetap menjadi prioritas yang harus dijaga.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
