Fokus Surabaya – Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara puncak perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam. Keduanya tampil serasi dengan mengenakan batik bernuansa biru dan cokelat, menunjukkan kekompakan di hadapan para tamu undangan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 19.05 WIB dengan balutan batik dan peci hitam. Ia disambut langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas. Sementara Gibran hadir tak lama berselang, mengenakan batik dengan aksen cokelat dan biru. Kedatangan orang nomor satu dan dua di Indonesia itu disambut riuh oleh kader PAN yang sudah menunggu sejak sore.
Dengan diiringi Zulhas, Prabowo menyapa satu per satu tamu yang hadir. Ia terlebih dahulu menyalami para elite PAN, termasuk Eko Patrio. Prabowo juga menyapa para pembantunya di Kabinet Merah Putih, seperti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti hingga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Dalam momen singkat itu, Abdul Mu’ti terlihat berbisik kepada Prabowo selama beberapa detik sebelum Presiden melanjutkan menyapa tamu lainnya.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam acara tersebut. Tampak Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman, elite NasDem Lestari Moerdijat, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PPP M Mardiono, serta Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Sementara PDIP diwakili Ahmad Basarah dan Utut Adianto. Hadir pula pimpinan lembaga negara seperti MPR, DPR, dan DPD RI.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars PAN. Setelah itu, pembacaan doa dipimpin oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Suasana khidmat menyelimuti ruangan ketika seluruh hadirin mengenang perjalanan panjang partai berlambang matahari terbit tersebut.
Dalam sambutannya, Zulhas memaknai angka 28 tahun sebagai refleksi perjuangan tanpa batas bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kesetiaan kader PAN dalam mengawal koalisi bersama Prabowo Subianto membuahkan hasil manis setelah melewati tiga kali kontestasi politik. “Ya, kita harus terus konsisten karena terutama dengan berpihak tanpa Prabowo, karena kami nunggunya enggak tidak sebentar ya, dan kita ini mengalami apa namanya itu jatuh bangun koalisi dengan Prabowo ini kan kami tiga kali ya,” ungkap Zulhas.
Zulhas menambahkan bahwa kemenangan pada pemilu kali ini menjadi momentum pembuktian bagi arah kebijakan partai. Seluruh program kerja dipastikan wajib berjalan sukses demi mewujudkan kesejahteraan rakyat secara nyata di berbagai sektor. “Tiga kali ini baru menang sekarang gitu. Oleh karena itu, buat Partai Amanat Nasional kebijakan-kebijakan yang kita kerjakan ini tidak boleh gagal, kita harus berhasil, karena tadi itu, tiga kali baru ini berhasil ya,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, PAN juga meluncurkan program PANsar Murah secara serentak nasional. Program ini menyediakan minyak goreng bersubsidi dan paket sembako seharga Rp5 ribu untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Sebelumnya, PAN telah menggelar tasyakur peringatan HUT ke-28 di Kantor DPP, Jakarta Selatan, pada Minggu (23/8/2026), dengan doa bersama anak yatim di seluruh Indonesia. PAN juga membuka layanan pengaduan masyarakat dan program beasiswa bagi siswa kurang mampu.
Kehadiran Prabowo dan Gibran dalam perayaan HUT ke-28 PAN menjadi simbol kuatnya dukungan politik terhadap partai besutan Zulhas tersebut. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyebut kehadiran Presiden sebagai suatu kehormatan bagi keluarga besar PAN. “Suatu kehormatan bagi keluarga besar PAN atas kehadiran Pak Presiden di Hari Ulang Tahun ke-28 PAN. Mohon doa agar acara lancar dan khidmat,” ujarnya.
Dengan rangkaian acara yang berlangsung meriah, perayaan HUT ke-28 PAN tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga panggung konsolidasi politik menjelang berbagai agenda kebangsaan ke depan. Dukungan PAN terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran semakin terlihat kokoh, seiring dengan program-program sosial yang digulirkan untuk masyarakat luas.








