News

PBB Sebut Kesepakatan Israel-Lebanon jadi Tonggak Sejarah ke Perdamaian Abadi

PBB Sebut Kesepakatan Israel-Lebanon jadi Tonggak Sejarah ke Perdamaian Abadi
PBB Sebut Kesepakatan Israel-Lebanon jadi Tonggak Sejarah ke Perdamaian Abadi
A− A+

Fokus Jepara – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa kesepakatan yang dicapai antara Israel dan Lebanon, lewat mediasi Amerika Serikat (AS), merupakan tonggak sejarah menuju perdamaian abadi. Juru Bicara PBB Stephane Dujarric menyatakan bahwa kerangka kerja trilateral antara AS, Negara Israel, dan Republik Lebanon—yang diumumkan pada 26 Juni—merupakan tonggak sejarah dalam upaya untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama beberapa dekade, dan memajukan stabilitas yang langgeng.

Kesepakatan ini merupakan hasil dari perundingan yang panjang dan sulit antara Israel dan Lebanon, dengan AS sebagai mediator. Kesepakatan ini mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari wilayah Lebanon yang diduduki, diawali dari dua “wilayah percontohan” yang tidak disebutkan lokasinya secara terbuka.

Baca juga:

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan bahwa perjanjian kerangka kerja yang ditandatangani dengan Israel “tidak melegitimasi berlanjutnya pendudukan Israel atas Lebanon”. Aoun menegaskan bahwa kesepakatan itu justru memberdayakan tentara Lebanon untuk memperluas kewenangan ke seluruh wilayah negara tersebut.

Sementara itu, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier memperingatkan bahwa tatanan global berbasis hukum internasional sedang menghadapi tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Steinmeier mendesak komitmen global baru untuk kerja sama dan reformasi PBB yang lebih kuat.

Baca juga:

Amerika Serikat juga telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendirikan kompleks kedutaan besar baru di Yerusalem. Langkah diplomatik ini dinilai pihak Israel sebagai cerminan nyata dari aliansi yang kokoh dan tak tergoyahkan antara kedua negara.

Perjanjian ini diharapkan dapat membawa perdamaian dan stabilitas di wilayah Timur Tengah, yang telah dilanda konflik selama beberapa dekade. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai perdamaian abadi.

Baca juga:

Kesimpulan dari kesepakatan ini adalah bahwa PBB dan masyarakat internasional harus terus mendukung upaya perdamaian dan stabilitas di wilayah Timur Tengah. Dengan demikian, diharapkan perdamaian abadi dapat tercapai dan konflik dapat diakhiri.

Mungkin Anda Suka