A− A+

Fokus JeparaJakarta bersiap merayakan Idul Adha yang akan jatuh pada 27 Mei 2026 mendatang. Dalam momen suci ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, akan memimpin aktivitas pemerintahan ibu kota. Hal ini dikarenakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, telah dijadwalkan untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Pramono Anung mengumumkan bahwa selama ia berada di Arab Saudi, Rano Karno yang akrab disapa Si Doel akan memegang kendali penuh atas berbagai agenda besar yang berkaitan dengan perayaan Idul Adha. “Nanti yang memimpin di Jakarta adalah Pak Wagub. Kebetulan saya hari ini pergi untuk menunaikan ibadah haji,” ungkap Pramono di Balai Kota Jakarta.

Baca juga:

Perjalanan Pramono Anung ke Tanah Suci direncanakan berlangsung selama sepuluh hari, terhitung mulai tanggal 21 Mei hingga 1 Juni 2026. Sebelum keberangkatan, Pramono meminta doa restu dari jajaran Pemprov DKI Jakarta dan masyarakat untuk kelancaran ibadah hajinya, berharap agar ibadahnya dapat diterima dan mabrur.

Dalam kesempatan yang sama, Rano Karno diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, mengingat perayaan Idul Adha merupakan momen penting bagi umat Islam untuk berbagi dengan sesama melalui ibadah kurban. Rano, yang dikenal sebagai tokoh publik dan aktor, memiliki pengalaman dalam memimpin berbagai kegiatan di Jakarta.

Di sisi lain, Jakarta juga baru saja mengalami perombakan dalam jajaran pemerintahan. Pada 20 Mei 2026, Gubernur Pramono Anung melakukan pelantikan terhadap 884 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat kinerja pemerintahan dan mempercepat pengambilan keputusan. Salah satu fokus utama dari pejabat yang baru dilantik adalah mendukung program pengelolaan sampah di Jakarta, terutama dalam hal pemilahan sampah di sumbernya.

Baca juga:

Pantas Nainggolan, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, menekankan pentingnya peran para pejabat baru dalam meningkatkan kinerja pemerintah. “Mereka diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam program-program yang sudah digariskan oleh gubernur dan wakil gubernur,” ujarnya.

Dengan adanya kepemimpinan Rano Karno selama Idul Adha, masyarakat Jakarta diharapkan dapat merasakan dampak positif dari kepemimpinan tersebut, baik dalam pelaksanaan ibadah kurban maupun dalam pengelolaan pemerintahan sehari-hari. Tentu saja, tantangan tetap ada, terutama dalam hal pengelolaan sampah dan kebersihan kota, namun dengan dukungan semua pihak, diharapkan Jakarta dapat terus maju dan menjadi contoh bagi daerah lain.

Perayaan Idul Adha dan pelaksanaan haji tahun ini menjadi momen penting tidak hanya bagi Pramono Anung dan Rano Karno, tetapi juga bagi seluruh warga Jakarta. Semoga semua agenda berjalan lancar dan memberikan berkah bagi umat.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.