Fokus Surabaya – Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tengah berada di Bali untuk memantau langsung kondisi para pemain menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Kehadirannya di Pulau Dewata memunculkan spekulasi bahwa ia akan mencoret sejumlah nama dari skuad sementara. Turnamen yang berlangsung 24 September hingga 5 Oktober 2026 ini menjadi momen krusial bagi Herdman setelah kegagalan di Piala AFF 2026.
Herdman sebelumnya memanggil 23 pemain untuk pemusatan latihan. Komposisi skuad terdiri dari tiga penjaga gawang, sembilan bek, tujuh gelandang, dan empat penyerang. Namun, sejumlah cedera membuat proses finalisasi belum tuntas. “Kami sudah sangat dekat. Selalu ada kemungkinan cedera di pekan-pekan terakhir. Kami sudah punya gambaran jelas, tetapi beberapa cedera dalam beberapa hari terakhir menimbulkan kendala,” ujar Herdman.
Beberapa pemain yang masih dalam pemantauan antara lain Adrian Wibowo, Mees Hilgers, Miliano Jonathans, Marselino Ferdinan, Jay Idzes, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama. Jay Idzes menjadi nama terbaru yang dipantau setelah ditarik keluar pada 10 menit terakhir saat Sassuolo menghadapi Juventus di Serie A.
Di sisi lain, Herdman memastikan tiga kiper yang dibawa adalah Emil Audero, Maarten Paes, dan Nadeo Argawinata. Lini belakang diisi Kevin Diks, Justin Hubner, Rizki Ridho, dan Elkan Baggott. Sementara itu, Dean James, Thom Haye, Rayhan Hannan, dan Joey Pelupessy memperkuat lini tengah. Barisan depan dihuni Mitchel Bakker, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Luke Vickery.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan Garuda akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Jadwalnya: melawan Singapura pada 25 September, Malaysia pada 28 September, dan Bangladesh pada 1 Oktober 2026.
Kegagalan di Piala AFF 2026 menjadi bayang-bayang. Indonesia finis ketiga Grup A dengan tujuh poin, di bawah Vietnam (10 poin) dan Singapura (8 poin). Herdman pun berjanji akan memberikan segalanya di FIFA ASEAN Cup 2026. “Kami harus berjanji bahwa kami akan memberikan segala yang kami miliki. Hanya itu yang bisa kami janjikan kepada penggemar,” tegasnya.
Mantan pelatih Kanada itu menekankan pentingnya fokus dan komitmen. “Anda tidak bisa mengendalikan Dewi Fortuna atau keputusan wasit. Yang bisa dikendalikan adalah usaha, fokus, dan komitmen. Itulah yang akan dilakukan para pemain,” tambahnya.
Dengan status tuan rumah, Indonesia diuntungkan secara psikologis dan logistik. Namun, badai cedera menjadi ancaman serius. Herdman harus cermat memilih pemain yang benar-benar fit. Keputusan coret di Bali akan menentukan kekuatan Garuda.
Jika berhasil melewati fase grup, Indonesia berpeluang melaju jauh. Dukungan suporter di stadion diharapkan menjadi energi tambahan. Herdman menegaskan bahwa tim, staf, dan suporter akan memberikan segalanya. Kini, bola ada di kaki para pemain untuk membuktikan kualitas di lapangan.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Herdman dan skuad Garuda. Setelah kekecewaan di Piala AFF, tidak ada pilihan lain selain tampil maksimal. Publik menanti apakah sinyal coret di Bali akan menghasilkan komposisi terbaik. Yang pasti, Herdman telah menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia.








