Sport

Dimitar Mitkov Makin Ganas, 2 Laga 4 Gol Bawa Madura United Comeback Dramatis atas PSIM

Dimitar Mitkov Makin Ganas, 2 Laga 4 Gol Bawa Madura United Comeback Dramatis atas PSIM
Dimitar Mitkov Makin Ganas, 2 Laga 4 Gol Bawa Madura United Comeback Dramatis atas PSIM
Daftar Isi
  1. Jalannya Pertandingan
  2. Rekor Empat Gol dalam Dua Laga
  3. Chemistry Jadi Kunci
  4. Kesimpulan
A− A+

Fokus SurabayaPamekasan — Nama Dimitar Mitkov terus menjadi buah bibir di pentas BRI Super League 2026/2027. Penyerang anyar Madura United tersebut tampil begitu ganas pada awal musim, mencetak empat gol hanya dalam dua pertandingan dan langsung bertengger di puncak daftar top skor sementara. Ketajaman striker asal Bulgaria itu menjadi salah satu kunci kebangkitan Laskar Sape Kerrab, yang kini menjelma menjadi salah satu tim paling berbahaya di kompetisi.

Performanya yang menakutkan kembali menjadi sorotan ketika Madura United menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ketiga di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat malam. Dalam laga yang berjalan dramatis, tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya bangkit dan menang 2-1.

Baca juga:

Jalannya Pertandingan

PSIM tampil efektif sejak awal. Tim tamu mencuri keunggulan pada menit ke-15 melalui Nermin Haljeta, penyerang asal Slovenia, yang memanfaatkan umpan Pulga Vidal dan melepaskan penyelesaian yang tak mampu dihentikan kiper Angga Saputro.

Madura United sebenarnya sempat mencetak gol lebih dulu pada menit kedelapan melalui Mitkov. Namun wasit Thoriq M Alkatiri menganulir gol tersebut karena dianggap terjadi pelanggaran terhadap Franco Ramos Mingo. Tertinggal 0-1, tuan rumah meningkatkan tekanan. Iran Junior beberapa kali mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti, tetapi belum membuahkan hasil.

Setelah turun minum, Madura United tampil lebih agresif. Tembakan Iran Junior pada menit ke-50 hanya membentur tiang gawang. Lima menit berselang, Mitkov mendapatkan peluang emas, namun tembakannya masih bisa digagalkan kiper PSIM, Cahya Supriadi, menggunakan kaki. PSIM sempat mengancam melalui Ze Valente, tetapi bola masih melebar. Tekanan tanpa henti Madura United akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-71, dan kemenangan dramatis pun tercipta.

Rekor Empat Gol dalam Dua Laga

Ketajaman Mitkov bukan isapan jempol. Pada dua laga pembuka, ia selalu mencetak dwigol. Ia membawa Madura United menang 2-0 atas Persijap Jepara, lalu mempermalukan PSS Sleman dengan skor 3-1 di Stadion Maguwoharjo. Momen paling ikonik terjadi saat menghadapi PSS Sleman, ketika ia melihat posisi kiper Ega Rizky keluar dari sarangnya dan tanpa ragu melepaskan tembakan dari garis tengah lapangan. Bola meluncur deras ke gawang kosong dan bersarang sempurna.

Baca juga:

Berkat torehan empat golnya, pemain berusia 26 tahun itu memimpin daftar top skor sementara. Madura United pun mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, hanya kalah produktivitas gol dari Bali United sebagai pemuncak klasemen. Laskar Sape Kerrab mencetak lima gol dan baru kebobolan satu kali dalam periode tersebut.

Chemistry Jadi Kunci

Mitkov menilai proses adaptasinya berjalan sangat cepat berkat kualitas individu para pemain pendukung, termasuk gelandang Hugo Gomes. Menurutnya, chemistry di dalam tim terus berkembang dan menjadi modal penting menghadapi persaingan panjang musim ini.

“Saya tahu di skuad kami punya banyak pemain sangat bagus dan sangat berkualitas. Saya pikir setiap pertandingan chemistry-nya akan terus membaik,” ujar Mitkov.

Meski menjadi bintang, mantan penggawa tim nasional kelompok umur Bulgaria itu menempatkan kepentingan tim di atas pencapaian pribadinya. “Saya sangat senang bisa cetak gol, tapi yang paling penting bisa membawa Madura United memenangkan pertandingan,” katanya.

Baca juga:

Konsistensi luar biasa ini memunculkan prediksi dari banyak pengamat. Jika Mitkov terus mempertahankan naluri mencetak golnya, Madura United tak hanya akan solid di papan atas, tetapi juga berpeluang membawa pulang Sepatu Emas di akhir musim nanti.

Kesimpulan

Dimitar Mitkov telah menjelma menjadi mesin gol baru Madura United di BRI Super League 2026/2027. Dengan empat gol dari dua laga serta kemenangan dramatis atas PSIM Yogyakarta, ia membuktikan bahwa dirinya adalah ancaman nyata bagi setiap pertahanan. Kolaborasi antara ketajaman individu dan kolektivitas tim membuat Laskar Sape Kerrab layak diperhitungkan dalam perebutan gelar musim ini.

Mungkin Anda Suka